Perundingan Teknis Dengan AS Gagal, Iran dan Oman Malah Bikin Komite Bersama Selat Hormuz

Alwan Ridha RamdaniAlwan Ridha Ramdani - Selasa, 23 Juni 2026
Perundingan Teknis Dengan AS Gagal, Iran dan Oman Malah Bikin Komite Bersama Selat Hormuz

Ketegangan Iran-AS mengancam Selat Hormuz, jalur vital ekspor minyak dan LNG dunia. (Foto: YouTube/Dawn News English)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Perundingan teknis antara Iran dan Amerika Serikat yang dimediasi oleh Pakistan dan Qatar berlangsung di Burgenstock, Swiss, pada 21 Juni, gagal berlangsung karena komentar Presiden Trump di media social.

Di sisi lain, Iran dan Oman membentuk komite bersama untuk melakukan dialog terkait Selat Hormuz, kata Ketua Parlemen Iran sekaligus kepala negosiator Iran, Mohammad Bagher Ghalibaf, Selasa.

Setelah kunjungan delegasi ke Muscat, Iran dan Oman telah membentuk komite bersama untuk dialog mengenai Selat Hormuz, yang rinciannya akan dipublikasikan dalam pernyataan bersama,

tulis Ghalibaf di Telegram.

Sebelumnya pada bulan ini, otoritas Iran menyatakan sedang mengembangkan mekanisme pelayaran di Selat Hormuz bersama Oman.

Baca juga:

Ketegangan Selat Hormuz Berakhir Happy Ending , Kapal Minyak Bebas Melenggang Usai AS-Iran Berdamai

Pekan lalu, Iran dan Amerika Serikat menandatangani secara daring nota kesepahaman yang mengatur penghentian konflik militer yang dimulai pada 28 Februari.

Dokumen tersebut juga menetapkan jadwal bagi Amerika Serikat untuk mencabut blokade angkatan laut terhadap pelabuhan-pelabuhan Iran serta bagi Iran untuk memulihkan lalu lintas pelayaran di Selat Hormuz.

Menteri Luar Negeri Qatar Mohammed bin Abdulrahman Al Thani menegaskan bahwa dialog dengan Iran tetap diperlukan untuk menjamin keamanan dan stabilitas kawasan.

Al Thani menegaskan hal tersebut meski ia menyatakan sejumlah perkembangan terbaru yang melibatkan Qatar dan negara-negara Teluk lainnya sebagai sesuatu yang "tidak dapat diterima."

Dalam wawancara dengan Al Jazeera, Sheikh Mohammed bin Abdulrahman Al Thani mengatakan Doha menginginkan adanya visi bersama negara-negara Teluk serta kerangka keamanan regional baru yang mampu menjamin stabilitas dan mencegah berulangnya krisis di masa depan.

Namun demikian, ia menegaskan bahwa stabilitas kawasan secara menyeluruh tidak akan terwujud tanpa penyelesaian yang adil terhadap isu Palestina, penghentian penderitaan rakyat Palestina, serta pemenuhan hak mereka untuk mendirikan negara yang merdeka dan berdaulat.

#Selat Hormuz #Iran #Amerika Serikat
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Alwan Ridha Ramdani

Alwan Ridha Ramdanu adalah Jurnalis kelahiran di Bandung, Jawa Barat. Sudah 20 tahun menjadi jurnalis dengan mayoritas fokus pada liputan atau menulis terkait ekonomi makro. Selain jurnalis, Alwan juga adalah pendamping petani sawit swadaya dan juga berpengalaman dalam communication dan community terkait isu keberlanjutan dan lingkungan hidup.
Show More

Berita Terkait

Dunia
Insiden Rollercoaster di Amerika Serikat, 1 Orang Tewas
Saksi mata memberi tahu media lokal bahwa mereka melihat seorang pria terlempar dari wahana tersebut.
Dwi Astarini - Selasa, 13 Oktober 2026
Insiden Rollercoaster di Amerika Serikat, 1 Orang Tewas
Dunia
USS Abraham Lincoln Tiba di San Diego, ABK Stres 265 Hari Satroni Iran Pulang Tanpa Kemenangan
Isak tangis haru berbaur rasa trauma membuncah di San Diego Bay, California, saat kapal induk raksasa Angkatan Laut Amerika Serikat, USS Abraham Lincoln, akhirnya resmi berlabuh
Wisnu Cipto - Sabtu, 10 Oktober 2026
USS Abraham Lincoln Tiba di San Diego, ABK Stres 265 Hari Satroni Iran Pulang Tanpa Kemenangan
Dunia
Eksekusi Tembak Mati Tentara AS Pembunuh 13 Rekannya Bakal di Siarkan Langsung
Nidal Malik Hasan divonis bersalah karena telah membunuh 13 rekannya sesama tentara AS di sebuah pangkalan militer di Texas pada 2009.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 09 Oktober 2026
Eksekusi Tembak Mati Tentara AS Pembunuh 13 Rekannya Bakal di Siarkan Langsung
Indonesia
PHK 6.000 Warga AS, Karyawan Asing di Microsoft Ditolak Jadi Residen
"Mereka juga telah melakukan PHK terhadap 6.000 pekerja Amerika dan menggantinya dengan 6.300 pekerja pemegang visa H-1B," kata Vance.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 09 Oktober 2026
PHK 6.000 Warga AS, Karyawan Asing di Microsoft Ditolak Jadi Residen
Dunia
Jangan Liburan ke New York Dulu, Gubernur Terbitkan Dekrit Darurat Campak Hingga 4 November
Gubernur New York Kathy Hochul resmi menetapkan status darurat bencana akibat ledakan wabah campak hingga 4 November 2026. Simak peringatan penting ini!
Wisnu Cipto - Selasa, 06 Oktober 2026
Jangan Liburan ke New York Dulu, Gubernur Terbitkan Dekrit Darurat Campak Hingga 4 November
Dunia
Donald Trump: Biarkan Iran Hancurkan Los Angeles dan San Diego
Donald Trump menyinggung kemungkinan Iran melancarkan serangan terhadap kota di AS.
Yusuf Abdillah - Selasa, 06 Oktober 2026
Donald Trump: Biarkan Iran Hancurkan Los Angeles dan San Diego
Dunia
Rektor Cornell University Tegaskan Kampus Harus Berbenah setelah Kasus Pemerkosaan
Rektor Cornell University menggambarkan dugaan yang disampaikan perempuan tersebut, yang diidentifikasi sebagai Jane Doe, sebagai hal yang ‘sangat meresahkan’.
Dwi Astarini - Senin, 05 Oktober 2026
Rektor Cornell University Tegaskan Kampus Harus Berbenah setelah Kasus Pemerkosaan
Dunia
Kasus Pemerkosaan Cornell University, Rektor Dukung Pemeriksaan Eksternal
Korban mengklaim ia dicekoki ketamin, dianiaya, dan diperkosa tujuh anggota fraternity Chi Phi.
Dwi Astarini - Senin, 05 Oktober 2026
Kasus Pemerkosaan Cornell University, Rektor Dukung Pemeriksaan Eksternal
Dunia
AS Siapkan Tambahan Pasukan dan Pesawat Militer ke Israel, Ada Apa?
Amerika Serikat (AS) dikabarkan tengah menyiapkan pengerahan tambahan pasukan dan pesawat militer ke Israel.
Yusuf Abdillah - Senin, 05 Oktober 2026
AS Siapkan Tambahan Pasukan dan Pesawat Militer ke Israel, Ada Apa?
ShowBiz
Dari Brooklyn ke Fort Dix, Sean 'Diddy' Combs Tetap Jadi 'Raja' Meski Terjerat Kasus Prostitusi
Dugaan kepemilikan zat terlarang dan obat resep ilegal kembali mencoreng reputasi Sean 'Diddy' Combs di penjara.
Wisnu Cipto - Minggu, 04 Oktober 2026
Dari Brooklyn ke Fort Dix, Sean 'Diddy' Combs Tetap Jadi 'Raja' Meski Terjerat Kasus Prostitusi
Bagikan