Pertamina Masih Sosialisasi Uji Coba Pengisian BBM MyPertamina di Jaktim, Bekasi dan Tangerang

Zulfikar SyZulfikar Sy - Selasa, 19 Juli 2022
Pertamina Masih Sosialisasi Uji Coba Pengisian BBM MyPertamina di Jaktim, Bekasi dan Tangerang

Ilustrasi. (Foto: MP/Rizki Fitrianto)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - PT Pertamina memperluas wilayah pelaksanaan uji coba pembelian BBM bersubsidi dengan aplikasi MyPertamina atau melalui website subsiditepat.mypertamina.id. Pertamina kini menyasar kawasan Jakarta Timur, Bekasi, dan Kota Tangerang.

Sebelumnya pendaftaran aplikasi MyPertamina diprioritaskan untuk 11 wilayah, kini Pertamina memperluas menjadi 50 wilayah.

Baca Juga:

Uji Coba Beli BBM Bersubsidi Pakai MyPertamina Mulai Menyasar Jaktim, Tangerang, dan Bekasi

Corporate Secretary PT Pertamina Patra Niaga Irto Ginting mengatakan, PT Pertamina belum menentukan SPBU di kawasan Jaktim, Bekasi, dan Kota Tangerang yang ditetapkan untuk uji coba MyPertamina. Sebab saat ini, masih dalam proses pendaftaran dan tahap sosialisasi.

"Saat ini masih pendaftaran dan sosialisasi," ujar Irto saat dikonfirmasi Merahputih.com, Selasa (19/7).

Irto menjelaskan, alasan Pertamina kini memperbanyak wilayah yang ikut serta dalam uji coba pengisian BBM bersubsidi dengan MyPertamina karena antusiasme masyarakat yang tinggi. Terlebih data yang dipunya Pertamina, banyak pengendara dari luar wilayah uji coba yang daftar subsidi tepat melalui https://subsiditepat.mypertamina.id.

"Antusiasme masyarakat cukup besar, di awal pendaftaran juga banyak dari berbagai provinsi," tegasnya.

Data yang dimiliki Pertamina, tercatat lebih dari 150.000 kendaraan yang sudah mendaftar melalui website subsiditepat.mypertamina.id, selama delapan belas hari setelah pendaftaran secara nasional dibuka.

"Sampai kemarin sudah 155 ribu lebih (pendaftar)," lanjut Irto.

Baca Juga:

Pertamina Bertanggung Jawab Atas Insiden Kecelakaan Truk BBM di Jalan Transyogi

Sejak 1 Juli 2022, Pertamina membuka pendaftaran kendaraan yang mengkonsumsi BBM subsidi, yaitu Pertalite dan solar dalam upaya memastikan BBM subsidi yang disalurkan lebih tepat sasaran.

Terdapat tiga cara pendaftaran yang mudah dilakukan. Pertama, melalui website subsiditepat.mypertamina.id. Cara kedua, dengan aplikasi MyPertamina. Dan ketiga, bisa datang langsung ke SPBU untuk dibantu mendaftarkan kendaraan.

Pendaftaran dilakukan guna mendapatkan QR Code yang menjadi dasar bagi petugas SPBU untuk melayani penjualan BBM bersubsidi. Dan ke depan, hanya jenis kendaraan yang sesuai dengan peraturan dan telah terdaftar yang dibuktikan dengan QR code, yang dapat membeli BBM subsidi. (Asp)

Baca Juga:

Daftar Harga BBM Nonsubsidi Antarwilayah di Indonesia

#BBM #Pertamina
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Prabowo Mau BUMN Lebih Gesit, Minta Anak-Cucu PLN dan Pertamina Dipangkas
Presiden RI, Prabowo Subianto, meminta PLN dan Pertamina memangkas anak perusahaannya.
Soffi Amira - Senin, 10 Agustus 2026
Prabowo Mau BUMN Lebih Gesit, Minta Anak-Cucu PLN dan Pertamina Dipangkas
Indonesia
KPK Tahan 3 Tersangka Dugaan Korupsi Digitalisasi SPBU
KPK telah memulai penyidikan dugaan korupsi proyek digitalisasi SPBU di Pertamina periode 2018-2023 sejak September 2024.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 04 Agustus 2026
KPK Tahan 3 Tersangka Dugaan Korupsi Digitalisasi SPBU
Indonesia
Bahlil Ungkap Instruksi Prabowo agar Harga BBM Subsidi Ditahan, Non-Subsidi Menyesuaikan Pasar
Bahlil menjelaskan bahwa dinamika pasar energi global menjadi perhatian utama pemerintah
Angga Yudha Pratama - Selasa, 04 Agustus 2026
Bahlil Ungkap Instruksi Prabowo agar Harga BBM Subsidi Ditahan, Non-Subsidi Menyesuaikan Pasar
Indonesia
Penurunan Harga Pertamax ke Inflasi Dinilai Tidak Terlalu Besar
BBM nonsubsidi memiliki bobot yang relatif kecil dalam keranjang Indeks Harga Konsumen dibandingkan BBM bersubsidi.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 03 Agustus 2026
Penurunan Harga Pertamax ke Inflasi Dinilai Tidak Terlalu Besar
Indonesia
Harga Pertamax Pertamina Agustus Turun Rp 300 Perak, Pas Juni Naik Sampai Rp 4 Ribu
Harga Pertamax Agustus turun Rp300 perak per liter menjadi Rp15.950. Sebelumnya sempat naik Rp 4.000 pada Juni.
Wisnu Cipto - Senin, 03 Agustus 2026
Harga Pertamax Pertamina Agustus Turun Rp 300 Perak, Pas Juni Naik Sampai Rp 4 Ribu
Indonesia
BP Turunkan Harga BBM 92 Rp 540 Per Liter
Di sisi lain, PT Pertamina (Persero) mengumumkan harga bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi jenis solar, seperti Pertamina Dex dan Dexlite, tidak mengalami perubahan.
Alwan Ridha Ramdani - Sabtu, 01 Agustus 2026
BP Turunkan Harga BBM 92 Rp 540 Per Liter
Indonesia
Pertamina Turunkan Harga BBM Pertamax Jadi Rp 15.950 Per liter
Penyesuaian ini juga karena tren harga rata-rata harga minyak dunia serta mempertimbangkan nilai tukar rupiah sesuai ketentuan yang berlaku.
Alwan Ridha Ramdani - Sabtu, 01 Agustus 2026
Pertamina Turunkan Harga BBM Pertamax Jadi Rp 15.950 Per liter
Indonesia
Pertamina Usung Ekosistem Digital dan Konsep Energi Masa Depan di GIIAS 2026
Masyarakat bisa melihat langsung ekosistem energi terintegrasi
Angga Yudha Pratama - Rabu, 29 Juli 2026
Pertamina Usung Ekosistem Digital dan Konsep Energi Masa Depan di GIIAS 2026
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA] : SPBU bakal Dijaga Petugas Samsat untuk Menilang Penunggak Pajak
Pertamina menegaskan tidak ada kebijakan semacam itu dalam pelayanan.
Dwi Astarini - Sabtu, 25 Juli 2026
[HOAKS atau FAKTA] : SPBU bakal Dijaga Petugas Samsat untuk Menilang Penunggak Pajak
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: BBM Langka karena Gaji Sopir Truk Tangki Banyak yang Belum Dibayar
Sebuah konten berisi narasi kelangkaan BBM terjadi karena banyak sopir truk tangki yang belum dibayar. Cek kebenaran informasinya.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 23 Juli 2026
[HOAKS atau FAKTA]: BBM Langka karena Gaji Sopir Truk Tangki Banyak yang Belum Dibayar
Bagikan