Perppu Ormas, Fadli Zon: Pemerintah Belajar Jadi Diktator Baru

Yohannes AbimanyuYohannes Abimanyu - Sabtu, 15 Juli 2017
Perppu Ormas, Fadli Zon: Pemerintah Belajar Jadi Diktator Baru

Wakil Ketua DPR RI Fadli Zon (kanan) menghadiri diskusi publik "Cemas Perppu Ormas" di Warung Daun, Jakarta Pusat, Sabtu (15/7). (Foto: MP/Fadli Vetel)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih - Wakil Ketua DPR RI Fadli Zon menilai penerbitan Perppu ormas oleh pemerintah merupakan bentuk kediktatoran gaya baru. Pasalnya, secara sepihak pemerintah melalui tafsiran sendiri berhak membubarkan ormas tertentu tanpa melalui pengadilan.

Oleh sebab itu, gaya pemerintahan seperti ini harus dilawan karena bertentangan dengan konstitusi sendiri.

"Ini diktator gaya baru, karena ormas manisferstasi dari kebebasan yang dilindungi UUD. Kalau PKI sudah jelas landasannya. Kalau HTI mereka mendukung Perkembangan dan UUD ga ada masalah tuh. Harus dilawan," kata Fadli Zon saat mengisi diskusi publik "Cemas Perppu Ormas" di Warung Daun, Jakarta Pusat, Sabtu (15/7).

Politisi Gerindra ini mengakui meski partainya sendiri belum mengambil sikap terkait penerbitan Perppu ini, tapi secara logika Gerindra akan menolak ini.

"Pemerintah baru belajar jadi diktator. Sehingga UU coba di pangkas. Dulu ada diktator kepemimpinan seumur hidup, sekarang muncul lagi dengan gaya baru," ucapnya.

Senada dengan Fadli, rekan sesama anggota Dewan, Yandri Susanto menilai penerbitan Perppu ormas akan berdampak pada penegasian terhadap pengadilan di tanah air. Jadi, percuma adanya pengadilan, kalau ranah itu tidak dijadikab penengah dalam memutus persolan.

"Dalam Perppu tidak ada pengadilan, dan pemerintah tidak perlu pendapat dari MK, Pengadilan, MA dan DPR, jadi pemerintah bisa sepihak membubarkan, bahaya ini," terangnya.

Anggota komisi II DPR RI ini pun menduga, pemerintah sudah mengarah kepada kediktatoran seperti yang terjadi pada zaman dahulu. (Fdi)

#Fadli Zon #Perppu Ormas #Ormas #Perppu
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Yohannes Abimanyu

Wonderful Indonesia, Pesona Indonesia dan pesona gw adalah satu
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Indonesia Dorong Penguatan Pelindungan Warisan Budaya di Negara Anggota BRICS
Deklarasi negara-negara BRICS juga menyatakan bahwa kebudayaan perlu dipertimbangkan sebagai tujuan tersendiri dalam kerangka pembangunan internasional pada masa mendatang.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 10 Agustus 2026
Indonesia Dorong Penguatan Pelindungan Warisan Budaya di Negara Anggota BRICS
Indonesia
Muktamar ke-15 Nasyiatul Aisyiyah, Ketum Muhammadiyah Berpesan Jaga Komitmen Nilai Muhammadiyah
Meminta seluruh peserta Muktamar ke-15 Nasyiatul Aisyiyah menjaga komitmen terhadap nilai-nilai dasar Muhammadiyah.
Dwi Astarini - Sabtu, 08 Agustus 2026
Muktamar ke-15 Nasyiatul Aisyiyah, Ketum Muhammadiyah Berpesan Jaga Komitmen Nilai Muhammadiyah
Indonesia
Cegah Konflik Horizontal, DPR Minta Pemerintah Libatkan Ormas
Jatuhnya korban jiwa dalam konflik horisontal yang terjadi menjadi indikator bahwa mekanisme resolusi konflik di tingkat masyarakat masih perlu diperkuat.
Dwi Astarini - Selasa, 28 Juli 2026
Cegah Konflik Horizontal, DPR Minta Pemerintah Libatkan Ormas
Indonesia
FBI Balikin Artefak Suku Dani, Suku Asmat dan Suku Danau ke Indonesia
Pertemuan itu membawa pengembalian benda-benda budaya, artefak budaya, yang diselundupkan ke Amerika Serikat secara ilegal dan setelah dilakukan satu provenance research atau asal-usul,.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 23 Juli 2026
FBI Balikin Artefak Suku Dani, Suku Asmat dan Suku Danau ke Indonesia
Indonesia
Indonesia Kembali Masuk Komite UNESCO Setelah 12 Tahun, Siap Bawa AI ke Dunia Budaya
Indonesia resmi terpilih sebagai anggota Komite Warisan Budaya Takbenda UNESCO periode 2026–2030 dengan 113 suara. Fokus pada AI, preservasi digital, dan ketahanan budaya.
Wisnu Cipto - Jumat, 19 Juni 2026
Indonesia Kembali Masuk Komite UNESCO Setelah 12 Tahun, Siap Bawa AI ke Dunia Budaya
Indonesia
Menteri Kebudayaan Minta Tambahan Dana Rp 3,9 Triliun, Buat Dukung Industri Film
Menbud siap berkoordinasi dengan Danantara terkait tantangan ini untuk mendukung distribusi film nasional yang lebih merata di berbagai wilayah di Indonesia.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 18 Juni 2026
Menteri Kebudayaan Minta Tambahan Dana Rp 3,9 Triliun, Buat Dukung Industri Film
Indonesia
Fadli Zon Sebut Kunjungan Prabowo ke Prancis Menguntungkan
Kunjungan kali ini merupakan kunjungan keempat Prabowo ke Prancis.
Frengky Aruan - Rabu, 27 Mei 2026
Fadli Zon Sebut Kunjungan Prabowo ke Prancis Menguntungkan
Lifestyle
Fadli Zon Resmikan Art Jakarta Gardens 2026, Tekankan Kolaborasi dan Edukasi Seni
Jakarta Art Gardens juga menjadi sarana edukasi publik agar semakin dekat memahami dan menghargai seni rupa sebagai bagian penting dari kehidupan budaya kita
Dwi Astarini - Kamis, 07 Mei 2026
Fadli Zon Resmikan Art Jakarta Gardens 2026, Tekankan Kolaborasi dan Edukasi Seni
Indonesia
Datangi Keraton Solo, Fadli Zon Tegaskan Revitalisasi Sesuai Mandat Presiden
Menteri Kebudayaan (Menbud), Fadli Zon menegaskan proses revitalisasi Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat akan dilanjutkan secara bertahap
Frengky Aruan - Jumat, 27 Maret 2026
Datangi Keraton Solo, Fadli Zon Tegaskan Revitalisasi Sesuai Mandat Presiden
Indonesia
Yusril Ihza Mahendra Tegaskan UU Organisasi Profesi Bakal Tertibkan Ormas Gadungan
Boleh saja membuat perkumpulan, nggak ada yang marah. Tapi tidak bisa memberi sanksi misalnya kepada dokter yang melakukan malapraktik. Nah, ini yang belum ada sampai sekarang
Angga Yudha Pratama - Kamis, 12 Maret 2026
Yusril Ihza Mahendra Tegaskan UU Organisasi Profesi Bakal Tertibkan Ormas Gadungan
Bagikan