Pernyataan Eggi Sudjana Dinilai Mengadu Domba Umat Beragama

Zulfikar SyZulfikar Sy - Jumat, 06 Oktober 2017
Pernyataan Eggi Sudjana Dinilai Mengadu Domba Umat Beragama

Norman Hadinegoro. (MP/Fadhli)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Pengacara Eggi Sudjana menuai masalah setelah pernyataannya tersebar luas di ranah media sosial. Eggi dilaporkan sejumlah pihak ke Bareskrim Polri karena diduga menista agama saat sidang uji materi Perppu Ormas, baru-baru ini.

Pernyataan Eggi yang sempat terekam video kamera itu kemudian beredar luas di Youtube.

Norman Hadinegoro, Ketua Umum Perjuangan Rakyat Nusantara (Pernusa) salah satu ormas yang ikut melaporkan Eggi mengatakan pernyataan pengacara kawakan tersebut telah membuat keresahan.

"Ini kan persoalan sensitif, ini bahaya seorang doktor ngomong seperti itu," kata Norman saat membuat laporan di Gedung Bareskrim Polri, Gambir, Jakarta Pusat, Jumat (6/10).

Menurut Norman, pernyataan Eggi sangat tidak berdasar dan seakan-akan mengadu domba umat beragama.

"Ini kalau dibiarkan bahaya, di Youtube ramai yang mengecam dia (Eggi)," imbuhnya.

Seharusnya, lanjutnya, sesama umat beragama saling menghormati. Tidak memaksakan kehendak pemeluk lain. "Toh, semua orang Indonesia beragama, dari zaman nenek moyang kita semuanya beragama, kok," kata dia.

Ini yang menjadi alasan kumpulan ormas hari ini mendatangi Bareskrim untuk melaporkan Eggi Sudjana. Puluhan ormas mendatangi Bareskrim Polri untuk melaporkan pengacara Eggi Sudjana. Setidaknya ada delapan perwakilan ormas.

Adapun sejumlah ormas yang ikut melaporkan hari ini di antaranya adalah Pernusa, Ganaspati, Format, dan Peradi.

Sebelumnya, beredar video pernyataan kontroversi Eggi Sudjana di medsos. Eggi mengatakan hanya agama Islam yang sesuai dengan Pancasila terkait butir Ketuhanan Yang Maha Esa. Karenanya, jika Perppu Ormas disahkan maka seluruh agama selain Islam harus dibubarkan. (Fdi)

Baca juga berita lainnya dalam artikel: Eggi Sudjana Tegaskan Rizieq Shihab Belum Mau Pulang ke Indonesia

#Eggi Sudjana # Penistaan Agama
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Fadhli

Berkibarlah bendera negerku, tunjukanlah pada dunia.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Jadi Tersangka, Pemenang Tantangan Ayat dapat Miras di Konser Musik Ancol Tidak Ditahan
Tersangka M adalah pengunjung yang tampil melafalkan Surah Ad-Dhuha menggunakan pengeras suara untuk memenangkan tantangan hadiah miras.
Wisnu Cipto - Kamis, 13 Agustus 2026
Jadi Tersangka, Pemenang Tantangan Ayat dapat Miras di Konser Musik Ancol Tidak Ditahan
Indonesia
Tersangka Penistaan Agama Tantangan Ayat Berhadiah Miras Jadi 4 Orang, Ini Perannya
Polda Metro Jaya tetapkan empat tersangka kasus penistaan agama di konser musik Ancol. RES, AK, I, dan M berperan sebagai host, pemberi tantangan, dan pembaca surah.
Wisnu Cipto - Kamis, 13 Agustus 2026
Tersangka Penistaan Agama Tantangan Ayat Berhadiah Miras Jadi 4 Orang, Ini Perannya
Indonesia
Gaya 2 Tersangka Kasus Hafal Ayat Berhadiah Miras Konser Musik Ancol Saat Masuk Bui
Gaya kedua tersangka pun tampak sama-sama memakai topi dengan masker yang menutupi wajah bagian bawah
Wisnu Cipto - Kamis, 13 Agustus 2026
Gaya 2 Tersangka Kasus Hafal Ayat Berhadiah Miras Konser Musik Ancol Saat Masuk Bui
Indonesia
Fraksi PKS DPRD DKI Kecam Challenge Hafalan Alqurab Berhadiah Miras, Desak Polisi Turun Tangan
Harus ada sanksi hukum untuk pihak-pihak yang sengaja membuat tantangan baca surah Alquran berhadian miras, agar ada efek jera.
Dwi Astarini - Rabu, 12 Agustus 2026
Fraksi PKS DPRD DKI Kecam Challenge Hafalan Alqurab Berhadiah Miras, Desak Polisi Turun Tangan
Indonesia
Ketua DPRD DKI Kecam Tantangan Hafalan Alquran Berhadiah Miras
Tindakan tersebut sudah menyakiti perasaan umat beragama khususnya umat Islam.
Dwi Astarini - Rabu, 12 Agustus 2026
Ketua DPRD DKI Kecam Tantangan Hafalan Alquran Berhadiah Miras
Indonesia
Pramono Anung Murka, Tutup Pintu Maaf Bagi Pelaku Dugaan Penistaan Agama Promosi Miras Berkedok Hafalan Al-Quran
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menolak maaf dan memproses hukum panitia The Sounds Project atas dugaan penistaan agama berupa promo miras berkedok hafalan surah
Angga Yudha Pratama - Rabu, 12 Agustus 2026
Pramono Anung Murka, Tutup Pintu Maaf Bagi Pelaku Dugaan Penistaan Agama Promosi Miras Berkedok Hafalan Al-Quran
Indonesia
Promosi Miras Pakai Tantangan Hafalan Al-Qur’an, Komisi VIII DPR RI: Sangat Tercela!
Maman Imanul Haq mengecam promosi Newport di The Sounds Project yang menggunakan tantangan hafalan Surah Ad-Dhuha dengan hadiah minuman keras.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 11 Agustus 2026
Promosi Miras Pakai Tantangan Hafalan Al-Qur’an, Komisi VIII DPR RI: Sangat Tercela!
Indonesia
Tanggapi Dugaan Promosi Miras Pakai Ayat Al-Qur'an di Festival Musik, Pasha Ungu: Jangan Tunggu Umat Marah
Pasha Ungu mendesak Polri menindak dugaan promosi minuman beralkohol menggunakan ayat Al-Qur'an dalam acara musik The Sound Project 2026.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 11 Agustus 2026
Tanggapi Dugaan Promosi Miras Pakai Ayat Al-Qur'an di Festival Musik, Pasha Ungu: Jangan Tunggu Umat Marah
Indonesia
Pramono Anung Kecam Challenge Hafalan Al-Qur'an Berhadiah Miras di Festival Musik
Challenge hafalan Surah Ad-Duha dengan hadiah sebotol minuman keras viral di media sosial. Pramono Anung mengecam kegiatan tersebut dan meminta tindakan tegas.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 11 Agustus 2026
Pramono Anung Kecam Challenge Hafalan Al-Qur'an Berhadiah Miras di Festival Musik
Indonesia
Kasus Dugaan Penistaan Agama Pandji Pragiwaksono, Polisi Dalami Materi ‘Mens Rea’
Kasus dugaan penistaan agama Pandji Pragiwaksono kini mandek. Polda Metro Jaya masih mendalami materi Mens Rea, sehingga belum menggelar perkara.
Soffi Amira - Selasa, 10 Februari 2026
Kasus Dugaan Penistaan Agama Pandji Pragiwaksono, Polisi Dalami Materi ‘Mens Rea’
Bagikan