Permukiman yang Layak harus Memperhatikan Kebutuhan Masyarakat

P Suryo RP Suryo R - Selasa, 29 November 2022
Permukiman yang Layak harus Memperhatikan Kebutuhan Masyarakat

Rumah yang diincar oleh masyarakat adalah memiliki kenyamanan, ekamanan dan lokai yang baik. (Unsplash/Tierra Mallorca)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

KEBUTUHAN hunian yang nyaman, sehat dan aman saat ini semakin meningkat seiring dengan pertumbuhan jumlah penduduk yang setiap hari semakin bertambah. Di DKI Jakarta, lokasi hunian terus bermunculan sebagai penopang kehidupan masyarakat yang sibuk.

Faktor penyebab perkembangan permukiman dipengaruhi oleh kedekatan tempat kerja, pusat pertumbuhan kota, fasilitas pelayanan dan dominasi pemilik lahan dalam perencanaan dan pengunaan lahan itu sendiri. Namun, kondisi keterbatasan lahan serta keterbatasan ekonomi mengakibatkan masyarakat membangun rumah di tempat yang sempit bahkan illegal sehingga pertumbuhan kawasan permukiman menjadi tidak terkendali yang mengakibatkan munculnya permukiman kumuh.

Baca Juga:

5 Tips Memulai 'Slow Decorating' Demi Estetika Rumah

rumah
Konsumen properti semakin bijak dalam memilih produk properti khususnya hunian. (the esencia)

Dinamika tersebut mendorong bahwa permukiman layak huni harus memiliki kelengkapan minimal berupa fasilitas sarana dan prasarana sehingga menumbuhkan keadaan yang baik secara fisik, mental, maupun sosial budaya. Mempertimbangkan hal-hal tersebut maka Sinbad Reality melalui The Esencia, membangun hunian sebanyak 23 unitnya di Lubang Buaya, Pondok Gede, Jakarta. Tentunya hunian ini hadir dengan menyesuaikan kebutuhan
konsumen dan perkembangan zaman.

Permukiman ini turut serta dalam pengadaan pemukiman layak huni tepatnya di Jakarta Timur, dengan menyesuaikan kebutuhan konsumen yang sesuai perkembangan zaman. Selain itu, mendukung pemenuhan kebutuhan harian masyarakat, yang dalam masa adaptasi pola hidup baru ini semakin terlihat meningkat signifikan

Kemudian dengan konsep Modern Tropical Living merupakan upaya untuk melengkapi kawasan yang memiliki sirkulasi udara yang mengalir serta menghadirkan tanaman hijau, baik itu berupa taman kering atau sekadar pot di ruangan. Konsep ini dikembangkan dengan inovasi, memperhatikan dan membedah potensi-potensi terbaik yang ada.

Modern tropical living menghadirkan suasana yang rileks, jauh dari kesan kaku, dan tetap mampu menghadirkan nuansa kehidupan yang modern. Gaya hunian modern tropikal ini memang lebih cocok di negara seperti Indonesia yang memiliki curah hujan serta terik Matahari yang cukup tinggi.

Atap bangunan dengan teritis lebar adalah salah satu solusi untuk melindungi tempias saat hujan. Nuansa natural dan elegan pada interior, desainer interior menghadirkan berbagai material alami.

Baca Juga:

Tak Asal Terang, Ini Panduan Classy Menata Cahaya di Rumah

rumah
Konsumen lebih mencari dan memilih hunian yang memiliki nilai. (Unsplash/Harmen Jelle van Mourik)

Kini, konsumen properti semakin bijak dalam memilih produk properti khususnya hunian. Konsumen lebih mencari dan memilih hunian yang memiliki nilai, baik dari propertinya atau bahkan dari pengembangnya.

Permukiman ini adalah jawaban dan ajakan pada konsumen untuk mendapatkan nilai dengan catatan prestasi
dan tingkat kepercayaan yang sudah terbukti. "Ini menjadi semangat kami untuk terus menjaga komitmen dalam memberikan yang berkualitas serta pelayanan after sales yang prima dan berkelanjutan," kata Marketing Sinbad Realty Syahrul Sobari saat ditemui di sela peluncuran The Esencia (26/11).

RUmah di pemrukiman ini ditawarkan dengan harga mulai dari Rp 1,8 miliar. Secara singkat, rumah modern ini bertujuan membuat penghuni di dalamnya merasa terkoneksi dan berinteraksi dengan lingkungan alam terbuka di sekitarnya. Dengan demikian, menciptakan rumah yang aman, namun sejuk pula walaupun berada di Jakarta yang identik dengan iklim tropis. (DGS)

Baca Juga:

Cara Memasukkan Cahaya Alami di Rumah

#Properti #Rumah
Bagikan
Ditulis Oleh

P Suryo R

Stay stoned on your love

Berita Terkait

Indonesia
Kejagung Selamatkan Rp 6,6 Triliun, Prabowo: Bisa Bangun 100 Ribu Rumah untuk Korban Bencana
Kejagung berhasil menyelamatkan Rp 6,6 triliun. Presiden RI, Prabowo Subianto mengatakan, uang itu bisa membangun 100 ribu rumah untuk korban bencana.
Soffi Amira - Rabu, 24 Desember 2025
Kejagung Selamatkan Rp 6,6 Triliun, Prabowo: Bisa Bangun 100 Ribu Rumah untuk Korban Bencana
Indonesia
270.985 Unit Rumah FLPP Terserap Warga di 2025, Tertinggi Sejak 2010
Penyaluran dana ini disalurkan melalui 39 bank penyalur dengan rumah yang dibangun oleh 8.058 pengembang yang terdiri dari 13.118 perumahan.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 24 Desember 2025
270.985 Unit Rumah FLPP Terserap Warga di 2025, Tertinggi Sejak 2010
Indonesia
Bangun 2.000 Rumah untuk Korban Banjir Sumatra, DPR Minta Pemda Gerak Cepat
Pemerintah bakal bangun 2.000 rumah untuk korban banjir Sumatera. DPR pun meminta Pemda setempat agar bergerak cepat.
Soffi Amira - Rabu, 17 Desember 2025
Bangun 2.000 Rumah untuk Korban Banjir Sumatra, DPR Minta Pemda Gerak Cepat
Lifestyle
'Summarecon Discovery', Pengalaman Visual Perjalanan 50 Tahun Bisnis Properti
Summarecon Discovery menampilkan perjalanan lima dekade perusahaan properti Indonesia ini.
Dwi Astarini - Jumat, 28 November 2025
'Summarecon Discovery', Pengalaman Visual Perjalanan 50 Tahun Bisnis Properti
Indonesia
PSI Desak Gubernur Pramono Ubah Aturan BPHTB, Era Anies Digratisiskan Rumah di Bawah Rp 2 Miliar
Kebijakan terbaru Pemerintah DKI itu tidak memberikan keringanan sama sekali apabila dibandingkan dengan kebijakan sebelumnya dalam Peraturan Gubernur (Pergub) No. 23/2023
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 12 November 2025
PSI Desak Gubernur Pramono Ubah Aturan BPHTB, Era Anies Digratisiskan Rumah di Bawah Rp 2 Miliar
Indonesia
PPN DTP Ditanggung 100 Persen Sampai 2027, Pasar Properti Dipastikan Kembali Bergeliat
Apalagi, saat ini banyak bank yang sudah melakukan "gimmick" agar masyarakat bisa membeli properti.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 06 November 2025
PPN DTP Ditanggung  100 Persen Sampai 2027, Pasar Properti Dipastikan Kembali Bergeliat
Indonesia
KPR Masih Dominasi Pembelian Rumah di Indonesia
Pembelian rumah primer melalui pembayaran tunai bertahap dan tunai masing-masing memiliki pangsa sebesar 17 persen dan 8,59 persen.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 06 November 2025
KPR Masih Dominasi Pembelian Rumah di Indonesia
Property
Panduan Cerdas Memilih Kost di Bandung: Jangan Hanya Lihat Harga dan Lokasi
Bandung masih menjadi salah satu kota favorit untuk tempat tinggal sementara, terutama bagi mahasiswa dan pekerja muda.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 04 November 2025
Panduan Cerdas Memilih Kost di Bandung: Jangan Hanya Lihat Harga dan Lokasi
Indonesia
Begini Cara UMKM Akses Kredit Program Perumahan Buat Penuhi Target 3 Juta Rumah
Setidaknya ada sejumlah syarat yang harus dipenuhi oleh UMKM maupun masyarakat untuk bisa mendapatkan KPP.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 24 Oktober 2025
Begini Cara  UMKM Akses Kredit Program Perumahan Buat Penuhi Target 3 Juta Rumah
Indonesia
Setahun Prabowo-Gibran: Program Makan Gratis Prabowo Disorot Tajam, Dianggap Sebagai 'Nasi yang Belum Matang Sempurna'
Kekuatan tanpa partisipasi hanya akan melahirkan efisiensi semu
Angga Yudha Pratama - Selasa, 21 Oktober 2025
Setahun Prabowo-Gibran: Program Makan Gratis Prabowo Disorot Tajam, Dianggap Sebagai 'Nasi yang Belum Matang Sempurna'
Bagikan