Permadi: Saya dan Amien Rais Berbeda Sekali
Permadi Satrio Wiwoho (Foto: Ist)
MerahPutih.com - Politikus Partai Gerindra, Permadi mengaku kasus dugaan makar yang dituduhkan kepadanya berbeda dengan perkara yang menimpa petinggi Partai Amanat Nasional (PAN) Amien Rais.
"(Pemeriksaan Amien) itu urusan lain, saya dan Amien Rais berbeda sekali, terserah Pak Amien kalau melawan, kalau kooperatif silakan," kata Permadi usai menjalani pemeriksaan di Polda Metro Jaya, Senin (20/5) malam.
Permadi menjalani pemeriksaan sebagai saksi untuk tersangka dugaan tindak pidana makar Eggi Sudjana selama hampir 13 jam sejak pukul 10.00 hingga 23.00 WIB.
Permadi juga menegaskan bahwa dirinya tidak mengetahui kasus dugaan makar yang menjerat Eggi yang berpidato people power di Rumah Kemenangan Pasangan Calon Presiden dan Wakil Presiden RI Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, kawasan Kertanegara, Jakarta Selatan.
"Eggi (jadi) tersangka untuk kasus dia pidato di Jalan Kertanegara. Saya tidak hadir, bagaimana saya bisa tahu ucapan Eggi," katanya.
BACA JUGA: Deklarasi Kemenangan, Prabowo Cs Bisa Dikenakan Pidana Makar
Kepada penyidik, Permadi telah menyampaikan keterangan perihal ketidakhadirannya saat Eggi berpidato di Kertanegara.
Ia mengaku tiga kali menjalani pemeriksaan sebagai saksi terkait dengan laporan dugaan tindak pidana makar, yakni saksi untuk Eggi, saksi untuk Kivlan Zein, dan tuduhan makar bersama putri presiden pertama RI Soekarno, Rachmawati Soekarnoputri.
"Saya tidak pernah rapat di rumah Rachmawati bagaimana saya dituduh makar tentu setelah ada yang melaporkan," ujar Permadi.
Sebelumnya, politikus PDI Perjuangan Dewi Tanjung melaporkan Amien Rais ke Polda Metro Jaya terkait dengan dugaan ujaran people power saat berorasi di depan Kantor KPU RI, 1 Maret 2019.
Sementara itu, Permadi dilaporkan politikus PDI Perjuangan lainnya, Stefanus Asat Gusma, ke Polda Metro Jaya atas dugaan tindakan makar pada hari Jumat (10/5). (Knu)
BACA JUGA: Pengakuan Permadi saat Diperiksa Sebagai Saksi Kivlan Zen
Bagikan
Berita Terkait
Dasco Tegaskan Pencalonan Thomas Djiwandono sebagai Deputi Gubernur BI bukan Usul Prabowo
Gerindra Pastikan Thomas Djiwandono Keponakan Prabowo Sudah Tidak Pegang KTA Partai
Thomas Djiwandono Dikabarkan Keluar dari Gerindra, Demi Posisi Deputi Gubernur BI
Cegah Penyalahgunaan, Fraksi Gerindra DKI Dorong Pengawasan Ketat Obat Keras
Pengamat Ungkap Dampak Kepala Daerah Dipilih DPRD, hanya Partai Penguasa yang Bisa Tentukan Arah dan Picu Kompromi Politik
Ikuti Jejak Golkar, Gerindra Usulkan Kepala Daerah Dipilih Lewat DPRD
Amien Rais, Refly Harun, dan Rismon Datangi PN Solo untuk Sidang Ijazah Palsu
Bupati Aceh Selatan Mirwan MS Didepak Gerindra Buntut Umrah Viral di Tengah Bencana
Ketua DPC Solo Terang-terangan Tolak Rencana Budi Arie Mau Masuk Gerindra
Di Hadapan Kader Gerindra, Prabowo Tekankan Pemimpin Sejati Harus Paham Arah Bangsa, Bukan Sekadar Punya Rasa Suka atau Tidak Suka