Dasco Tegaskan Pencalonan Thomas Djiwandono sebagai Deputi Gubernur BI bukan Usul Prabowo

Dwi AstariniDwi Astarini - Rabu, 21 Januari 2026
Dasco Tegaskan Pencalonan Thomas Djiwandono sebagai Deputi Gubernur BI bukan Usul Prabowo

Wamenkeu Thomas Djiwandono dipanggil Presiden Prabowo Subianto saat pengumuman jajaran menteri Kabinet Merah Putih di Istana Merdeka, Jakarta, Minggu (20/10/2024). (ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MERAHPUTIH.COM - WAKIL Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad menegaskan pencalonan Thomas Djiwandono sebagai Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI) bukan merupakan inisiatif Presiden Prabowo Subianto. Ketua Harian DPP Partai Gerindra itu menyebut proses pengajuan nama calon Deputi Gubernur BI sepenuhnya berasal dari Gubernur BI sesuai dengan mekanisme yang berlaku.
?
“Hal yang pertama, soal Thomas Djiwandono itu karena ada pengunduran diri dari salah satu Deputi Gubernur BI. Lalu yang saya tahu, Gubernur BI mengirimkan surat kepada Presiden. Ada tiga nama calon pengganti Deputi Gubernur yang mengundurkan diri,” kata Dasco di kompleks parlemen Senayan, Jakarta, Rabu (21/1).
?
Menurut Dasco, Presiden kemudian hanya meneruskan surat dari Gubernur BI tersebut ke DPR RI untuk selanjutnya dilakukan uji kelayakan dan kepatutan. Ia menegaskan penunjukan nama-nama calon bukan berasal dari Presiden. “Presiden meneruskan surat Gubernur BI itu kepada DPR untuk kemudian dilakukan fit and proper test. Jadi usul nama-nama itu bukan dari Presiden, melainkan dari Gubernur BI yang mencari pengganti deputi gubernur yang mengundurkan diri,” ujarnya.
?
Dasco juga menjelaskan posisi Thomas Djiwandono di Gerindra. Ia menegaskan bahwa Thomas sudah tidak lagi berada dalam struktur kepengurusan partai sejak pelaksanaan musyawarah nasional (Munas) terakhir. "Thomas Djiwandono itu sudah tidak dalam struktur kepengurusan yang baru sejak Munas kemarin. Jadi sebagai pengurus partai itu sudah tidak,” jelasnya.

Baca juga:

Gerindra Bantah Prabowo Usulkan Thomas Djiwandono Jadi Deputi Gubernur BI


?
Bahkan, lanjut Dasco, Thomas telah secara resmi mengajukan pengunduran diri sebagai pengurus partai per 31 Desember 2025. Dengan demikian, status Thomas saat ini sudah bukan lagi pengurus partai.
?
“Per 31 Desember 2025 yang bersangkutan sudah mengajukan pengunduran diri sebagai pengurus partai. Jadi efektif sudah mengajukan pengunduran diri,” katanya.
?
Menanggapi kekhawatiran publik soal independensi BI, mengingat Thomas Djiwandono memiliki hubungan keluarga dengan Presiden Prabowo Subianto. Dasco kembali menegaskan tidak ada intervensi dalam proses tersebut. “Pengusulan Thomas Djiwandono sebagai Deputi Gubernur BI itu merupakan pilihan dari Gubernur BI sendiri. Jadi kalau dikatakan ada intervensi dari Presiden, itu tidak tepat,” tegasnya.
?
Dasco menambahkan pengambilan keputusan di BI dilakukan secara kolektif kolegial sehingga tidak mungkin seorang deputi mengambil keputusan strategis secara sepihak tanpa persetujuan anggota lainnya.(Pon)

Baca juga:

Gerindra Pastikan Thomas Djiwandono Keponakan Prabowo Sudah Tidak Pegang KTA Partai


?

#Thomas Djiwandono #Presiden Prabowo #Gerindra
Bagikan
Ditulis Oleh

Ponco Sulaksono

Berita Terkait

Indonesia
Prasetyo Hadi: Tidak Ada Instruksi Gerindra untuk Menguasai Dapur MBG atau SPPG
Ketua DPP Partai Gerindra Prasetyo Hadi menegaskan tidak ada instruksi kepada kader partainya untuk membangun atau menguasai SPPG maupun dapur program MBG.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 11 Juni 2026
Prasetyo Hadi: Tidak Ada Instruksi Gerindra untuk Menguasai Dapur MBG atau SPPG
Indonesia
Presiden Prabowo Targetkan Renovasi 400 RS dan Modernisasi 10 Ribu Puskesmas dalam 3 Tahun
Pemerintah melalui Kementerian Kesehatan telah menyusun rencana besar untuk meningkatkan kualitas infrastruktur kesehatan nasional, terutama di daerah-daerah yang masih membutuhkan penguatan layanan kesehatan.
Dwi Astarini - Rabu, 10 Juni 2026
Presiden Prabowo Targetkan Renovasi 400 RS dan Modernisasi 10 Ribu Puskesmas dalam 3 Tahun
Indonesia
Presiden Prabowo Bertemu Luhut dan Chatib Basri Bahas Strategi Ekonomi, bukan Kursi Menkeu
Luhut hadir sebagai Ketua DEN, sedangkan Chatib Basri merupakan anggota DEN. 

Dwi Astarini - Selasa, 09 Juni 2026
Presiden Prabowo Bertemu Luhut dan Chatib Basri Bahas Strategi Ekonomi, bukan Kursi Menkeu
Indonesia
Kasus Dadan dan Silmy Karim, Presiden Prabowo Nyatakan Perang terhadap Korupsi
Pemerintah menegaskan komitmen memperkuat pengawasan terhadap pelaksanaan berbagai program strategis nasional guna memastikan seluruh kebijakan dapat berjalan secara akuntabel dan bebas dari praktik korupsi.
Dwi Astarini - Jumat, 05 Juni 2026
Kasus Dadan dan Silmy Karim, Presiden Prabowo Nyatakan Perang terhadap Korupsi
Indonesia
Prihatin Dadan dan Silmy Karim Dipenjara karena Kasus Korupsi, Istana: sudah Diingatkan Prabowo
Presiden Prabowo Subianto selalu mengingatkan jajarannya untuk melawan praktik-praktik korupsi setiap menjalankan tugas.
Dwi Astarini - Kamis, 04 Juni 2026
Prihatin Dadan dan Silmy Karim Dipenjara karena Kasus Korupsi, Istana: sudah Diingatkan Prabowo
Indonesia
Sosok Sonny Sonjaya, Pensiunan Jenderal Polisi yang Didepak Prabowo dari Kursi Wakil Kepala BGN
Ia merupakan lulusan Akademi Kepolisian (Akpol) Angkatan 1991 atau seangkatan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo.
Dwi Astarini - Selasa, 02 Juni 2026
Sosok Sonny Sonjaya, Pensiunan Jenderal Polisi yang Didepak Prabowo dari Kursi Wakil Kepala BGN
Indonesia
Profil Lodewyk Pusung, Pimpinan BGN yang Juga Dicopot Presiden Prabowo
Pria yang fasih berbahasa Inggris dan Prancis ini memulai pendidikan militer (Akmil) di Magelang dan lulus pada 1981.
Dwi Astarini - Selasa, 02 Juni 2026
Profil Lodewyk Pusung, Pimpinan BGN yang Juga Dicopot Presiden Prabowo
Indonesia
Profil Dadan Hindayana yang Dicopot dari Posisi Kepala BGN
Dadan dikenal sebagai akademisi senior dari Universitas IPB.
Dwi Astarini - Selasa, 02 Juni 2026
Profil Dadan Hindayana yang Dicopot dari Posisi Kepala BGN
Indonesia
Gerindra Balas Dino Patti Djalal, Diplomasi Presiden tak Bisa cuma lewat Zoom
Pertemuan tatap muka memiliki nilai diplomatik yang jauh lebih besar ketimbang komunikasi jarak jauh.
Dwi Astarini - Selasa, 02 Juni 2026
Gerindra Balas Dino Patti Djalal, Diplomasi Presiden tak Bisa cuma lewat Zoom
Indonesia
Mantan Wamenlu Kritik Perjalanan Luar Negeri Prabowo, Kader Gerindra Nilai Tidak Produktif
Habiburokhman bahkan mencontohkan sejumlah pemimpin dunia yang tetap melakukan kunjungan ke berbagai negara untuk memperkuat kerja sama bilateral dan memperjuangkan kepentingan nasional masing-masing.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 02 Juni 2026
Mantan Wamenlu Kritik Perjalanan Luar Negeri Prabowo, Kader Gerindra Nilai Tidak Produktif
Bagikan