Perludem: Jadi Peserta Pemilu di Indonesia Rumit dan Mahal

Andika PratamaAndika Pratama - Minggu, 22 Oktober 2017
Perludem: Jadi Peserta Pemilu di Indonesia Rumit dan Mahal

Sekretaris Jenderal Partai Demokrat Hinca Pandjaitan (kedua kanan) didampingi Ketua Pemenangan Pemilu Edhie Baskoro Yudhoyono (kanan). Foto: ANTARA

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih - Direktur Eksekutif Perludem, Titi Anggraini mengatakan penurunan jumlah partai politik yang mendaftarkan diri ke Komisi Pemilihan Umum pada perhelatan Pemilihan Umum pada tahun 2019 mendatang akibat rumitnya persyaratan yang diberikan oleh KPU

"Dr Marcin Walecki, pakar partai politik asal Polandia, dalam ceramahnya di Jakarta tahun 2016 menyebutkan persyaratan parpol menjadi peserta pemilu di Indonesia adalah salah satu yang paling berat, rumit dan tentunya mahal di dunia," kata Titi D'hotel, Jakarta Selatan, Minggu (22/10).

Sementara itu, kata Titi, di pemilu tahun 2019, sistem informasi partai politik (sipol) menjadi persyaratan awal yang harus diisi olah parpol dalam pendaftaran calon perserta pemilu. Sehingga, menurut Titi, sipol tersebut menjadi faktor gagalnya parpol untuk mendaftar.

"Jadi saya kira adanya sipol juga menjadi penyaring menurunnya parpol mengikuti proses pemilu," jelasnya.

Tak hanya sipol, Titi mengaku, adanya instrumen hukum baru di undang-undang pemilu di Indonesia disebut sebagai salah satu faktor berkurangnya jumlah parpol yang mendaftar.

"Faktor lain juga ada kontribusi dari sipol, karena waktu (pemilu) 2014, kan sipol tidak diwajibkan," tandas Titi. (Asp)

#Pemilu 2019 #Partai Politik
Bagikan
Ditulis Oleh

Andika Pratama

Berita Terkait

Indonesia
PDIP Gelar Rakarnas 10 -12 Januari, Ini Tema dan Agenda Yang Dibahas
PDIP memilih tema Satyam Eva Jayate, dengan sub tema Di Sanalah Aku Berdiri, untuk Selama-lamanya.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 09 Januari 2026
PDIP Gelar Rakarnas 10 -12 Januari, Ini Tema dan Agenda Yang Dibahas
Indonesia
Mayoritas Pemilih Partai Politik Tolak Pilkada Dipilih DPRD
Hanya 53,3 persen publik percaya partai politik bekerja untuk kepentingan rakyat, sementara 39,3 persen menyatakan tak percaya.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 07 Januari 2026
Mayoritas Pemilih Partai Politik Tolak Pilkada Dipilih DPRD
Berita
Pramono Perintahkan 2 Hari Setelah Acara Bendera dan Spanduk Partai Harus Diturunkan
Pria yang akrab disapa Pram itu pun mengaku tidak peduli jika ia dikritik terkait keputusannya untuk membersihkan spanduk dan bendera partai di Jakarta.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 03 Desember 2025
Pramono Perintahkan 2 Hari Setelah Acara Bendera dan Spanduk Partai Harus Diturunkan
Indonesia
Gimmick Baru PSI, Tinggalkan Sapaan Bro dan Sis Demi Kesan Lebih Egaliter
Ketua Harian PSI Ahmad Ali mencontohkan sapaan Bro dan Sis tidak sesuai jika digunakan dalam konteks tertentu, misalnya saat berkunjung ke pondok pesantren.
Wisnu Cipto - Sabtu, 22 November 2025
Gimmick Baru PSI, Tinggalkan Sapaan Bro dan Sis Demi Kesan Lebih Egaliter
Indonesia
Presiden Perintahkan Kader PKS Jadi Negarawan, Jaga Integritas
Al Muzzammil berpesan kepada para kader PKS untuk menjadi negarawan sejati yang mengutamakan kepentingan bangsa dan negara.
Alwan Ridha Ramdani - Minggu, 02 November 2025
Presiden Perintahkan Kader PKS Jadi Negarawan, Jaga Integritas
Indonesia
Kader Partai Lain Loncat Gabung PSI, Jokowi Melihat Masa Depan Cerah
Jokowi menilai mereka yang bergabung ke PSI kemungkinan melihat masa depan cerah PSI atau merasa cocok dengan suasananya.
Wisnu Cipto - Senin, 13 Oktober 2025
Kader Partai Lain Loncat Gabung PSI, Jokowi Melihat Masa Depan Cerah
Indonesia
Pramono Bakal Tindak Bendera Partai yang Ganggu Keindahan Kota, Pasukan Oranye Jadi Andalan
DLH DKI Jakarta kini menyediakan layanan khusus pengangkutan sampah berukuran besar
Angga Yudha Pratama - Senin, 13 Oktober 2025
Pramono Bakal Tindak Bendera Partai yang Ganggu Keindahan Kota, Pasukan Oranye Jadi Andalan
Indonesia
Pegang SK Menkum, PPP Kubu Mardiono Ajak Agus Suparmanto Cs Gabung
Usman mengajak Agus dan Husnan Bey Fananie kembali bersatu di bawah komando Mardiono dan berjuang bersama-sama demi masa depan PPP.
Wisnu Cipto - Jumat, 03 Oktober 2025
Pegang SK Menkum, PPP Kubu Mardiono Ajak Agus Suparmanto Cs Gabung
Indonesia
Kata Menteri Hukum Soal Klaim 2 Ketum PPP Merasa Menang di Muktamar
Pemerintah pun tidak akan mencampuri urusan partai, termasuk adanya aksi kericuhan dalam munas PPP tersebut.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 30 September 2025
Kata Menteri Hukum Soal Klaim 2 Ketum PPP Merasa Menang di Muktamar
Indonesia
Nasib Dua Ketua Umum PPP di Tangan Menkum, AD/ART Jadi Penentu
Saat ini Kementerian Hukum (Kemenkum) menunggu dan memproses dokumen pendaftaran dari setiap kubu yang mengklaim sebagai pengurus sah.
Dwi Astarini - Selasa, 30 September 2025
Nasib Dua Ketua Umum PPP di Tangan Menkum, AD/ART Jadi Penentu
Bagikan