Perjuangan Jerry Hermawan Lo Menghapuskan Peraturan Diskriminatif SBKRI

Yudi Anugrah NugrohoYudi Anugrah Nugroho - Sabtu, 23 November 2019
Perjuangan Jerry Hermawan Lo Menghapuskan Peraturan Diskriminatif SBKRI

Jerry Hermawan Lo. (Foto: MP/Rizki Fitrianto)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

OWNER JHL Group, Jerry Hermawan Lo, merasa tak nyaman ketika harus mengurus Surat Bukti Kewarganegaraan Republik Indonesia (SBKRI) pada tahun 2000-an. SKBRI merupakan produk Orde Baru. Mochtar Kusumaatmadja pada tahun 1978 mengeluarkan Peraturan Menteri Kehakiman No.J.B.3/4/12 Tahun 1978 dalam pasal 1 menyatakan setiap warga negara RI memerlukan pembuktian kewarganegaraan dapat mengajukan permohonan kepada Menteri Kehakiman untuk memperoleh SBKRI.

Meski dinyatakan setiap warga negara, kenyataannya hanya warga Tionghoa diharuskan mengurus SBKRI. Selain diskriminatif, praktiknya pun sarat akan pungli. Peraturan penuh momok bagi orang Tionghoa ini kemudian dihapus melalui Keputusan Presiden Nomor 56 Tahun 1996 Tentang Bukti Kewarganegaraan Republik Indonesia dan ditindaklanjuti dengan Instruksi Menteri Dalam Negeri Nomor 25 Tahun 1996.

Pembatalan itu tak lantas membuat SBKRI sirna dari praktik pencatatan sipil di tiap institusi pelbagai daerah. Keturunan Tioghoa, seperti Jerry tetap diharuskan mengurus SBKRI untuk bekal mengurus KTP, paspor, daftar pendidikan, dan tata administrasi sipil lainnya.

SBKRI bahkan turut menyulitkan buah hati pria 62 tahun itu untuk mengenyam pendidikan. "Dulu anak saya ditanya kalau mau sekolah harus buka SBKRI, lalu saat buka rekening bank, dan bikin paspor," ujar Jerry dalam acara peluncuran buku Life University di JHL Solitaire Hotel, Jumat (22/11).

Merasa mendapatkan perlakuan diskriminatif, Jerry pun tidak tinggal diam. Ia mencoba mencari cara agar SBKRI dihapuskan. Jerry memulainya dengan melakukan rapat selama berkali-kali dengan fraksi PDIP di DPR. Inti rapat itu pencabutan SBKRI nan selama ini menghalangi potensi orang keturunan Tionghoa berbakti pada negara.

Selain menghadiri rapat, Jerry juga menyampaikan orasi di depan gedung DPR. Ia juga dibantu beberapa organisasi masyarakat untuk mendukung perjuangannya. Tindakan Jerry benar-benar tegas kala itu. "Saya bawa Surat SBKRI pas demo lalu saya bakar karena ini UU diskriminasi yang diciptakan rezim," kenang Jerry.

Perjuangan Jerry pun berhasil. Akhirnya, tersua UU No. 22 tahun 2006, tentang penghapusan SBKRI. Perjuangannya tak berhenti sampai di situ. Ia rajin berkeliling daerah bersosialisasi untuk memastikan agar SBKRI benar-benar tiada. "Kami akan somasi kepala daeeah yang masih menanyakan SBKRI," ujarnya.

Sosok Jerry Hermawan Lo memang terkenal pantang menyerah. Menghapus kebijakan SBKRI tidak hanya menjadi satu-satunya bentuk kepedulian dia terhadap masyarakat Tionghoa di Indonesia. Di balik ditetapkannya Hari Raya Imlek sebagai hari libur nasional juga ada jasa Jerry. "Setelah itu (menghapuskan SBKRI) kami memperjuangkan imlek sebagai libur nasional," tukasnya. (Ikh)

#Jerry Hermawan Lo #Life University
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Beli Alat Produksi Canggih dari Tiongkok, PT RAI Mampu Mengolah 2 Juta Butir Kelapa Per Hari
“Kami hadir dengan komitmen untuk menyejahterakan para petani kelapa dan putra-putri daerah. Selain itu, cita-cita kami adalah 'Mengembalikan Kejayaan Kelapa Nusantara di Mata Dunia',” kata Jerry.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 16 September 2026
Beli Alat Produksi Canggih dari Tiongkok, PT RAI Mampu Mengolah 2 Juta Butir Kelapa Per Hari
Merah Putih Kasih
Beasiswa Kelapa JHL Foundation Targetkan 2.000 Mahasiswa Jadi Petani Modern Hingga Akhir 2026
Krisis regenerasi petani muda mengancam masa depan pangan. JHL Foundation hadir lewat Beasiswa Kelapa untuk mencetak petani milenial terdidik
Angga Yudha Pratama - Jumat, 04 September 2026
Beasiswa Kelapa JHL Foundation Targetkan 2.000 Mahasiswa Jadi Petani Modern Hingga Akhir 2026
Berita Foto
JHL Foundation Dorong Regenerasi Petani Muda lewat Beasiswa Kelapa untuk 100 Mahasiswa UBB
Dewan Pembina JHL Foundation Jerry Hermawan Lo bersama Gubernur Kepulauan Bangka Belitung Hidayat Arsani berfoto bersama di Pangkalpinang, Rabu (2/9/2026).
Didik Setiawan - Jumat, 04 September 2026
JHL Foundation Dorong Regenerasi Petani Muda lewat Beasiswa Kelapa untuk 100 Mahasiswa UBB
Indonesia
JHL Foundation Dorong Regenerasi Petani Lewat Beasiswa Kelapa untuk Mahasiswa UBB
JHL Foundation memberikan Beasiswa Kelapa kepada lebih dari 100 mahasiswa UBB untuk mendukung pendidikan dan mendorong regenerasi petani muda di Indonesia.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 04 September 2026
JHL Foundation Dorong Regenerasi Petani Lewat Beasiswa Kelapa untuk Mahasiswa UBB
Merah Putih Kasih
Puluhan Lansia di Ende NTT Takut Kembali Bekerja Usai Gempa, Bantuan JHL Foundation Jadi Penguat
Sebanyak 60 warga lanjut usia (lansia) di Desa Ranggatalo dan Lia Beke, Kecamatan Lio Timur, Kabupaten Ende, Nusa Tenggara Timur, menerima bantuan dari JHL Foundation Yayasan Merah Putih Peduli Kasih, Selasa (25/8).
Frengky Aruan - Selasa, 25 Agustus 2026
Puluhan Lansia di Ende NTT Takut Kembali Bekerja Usai Gempa, Bantuan JHL Foundation Jadi Penguat
Indonesia
Hari Kedua, JHL Foundation Sisir Tiga Kecamatan di Manggarai Barat Salurkan Bantuan Langsung
Penyaluran langsung ini jadi komitmen JHL Foundation untuk memastikan bantuan kemanusiaan senilai Rp 1,3 miliar sampai ke warga terdampak gempa Flores, NTT.
Dwi Astarini - Sabtu, 22 Agustus 2026
Hari Kedua, JHL Foundation Sisir Tiga Kecamatan di Manggarai Barat Salurkan Bantuan Langsung
Indonesia
JHL Foundation Kirim Bantuan ke Paroki Watoe Neso, NTT, Penyemangat nan Diapresiasi Doa
Romo Yanuarius mengungkapkan rasa syukur dengan mendoakan Jerry Hermawan Lo senantiasa diberikan kesehatan, umur panjang, kekuatan, serta perlindungan Tuhan.
Dwi Astarini - Sabtu, 22 Agustus 2026
JHL Foundation Kirim Bantuan ke Paroki Watoe Neso, NTT, Penyemangat nan Diapresiasi Doa
Fun
BAIC T1 Jadi Sorotan di GIIAS 2026, Jerry Hermawan Lo Nilai Prospeknya Cerah
BAIC T1 mencuri perhatian di GIIAS 2026. Dibekali 12 fitur ADAS, kabin lega, panoramic roof, dan teknologi pintar, mobil listrik ini dinilai memiliki prospek besar.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 04 Agustus 2026
BAIC T1 Jadi Sorotan di GIIAS 2026, Jerry Hermawan Lo Nilai Prospeknya Cerah
Lifestyle
BAIC BJ41 Hybrid Siap Mengaspal di Indonesia Tahun Depan, Bakal Punya Fitur Parkir Otomatis!
BAIC BJ41 Hybrid siap mengaspal di Indonesia tahun depan. Hal itu dibocorkan Founder PT JIO, Jerry Hermawan Lo.
Soffi Amira - Senin, 03 Agustus 2026
BAIC BJ41 Hybrid Siap Mengaspal di Indonesia Tahun Depan, Bakal Punya Fitur Parkir Otomatis!
Indonesia
Terharu Terima Penghargaan KONI, Jerry Hermawan Lo Ajak Lebih Banyak Pihak Peduli Atlet Purnatugas
Founder JHL Group, Jerry Hermawan Lo, menerima penghargaan dari KONI. Ia mengajak banyak pihak untuk memperhatikan atlet purnatugas.
Soffi Amira - Jumat, 12 Juni 2026
Terharu Terima Penghargaan KONI, Jerry Hermawan Lo Ajak Lebih Banyak Pihak Peduli Atlet Purnatugas
Bagikan