Peringati Harkitnas, Jokowi: Pahit dan Manisnya Zaman Sudah Kita Arungi
Presiden Joko Widodo. (Foto: Antara)
MerahPutih.com - Hari Kebangkitan Nasional atau Harkitnas diperingati pada Jumat (20/5) ini. Presiden Joko Widodo (Jokowi) pun menyampaikan ucapan Selamat Hari Kebangkitan Nasional kepada seluruh rakyat di Indonesia.
Jokowi mengatakan, semua tantangan telah dihadapi bersama. Dari mulai pandemi hingga ketidakpastian global.
Baca Juga:
Peringati Harkitnas, Gerak Kelompok Intoleran Harus Dipersempit
"Pahit dan manisnya zaman sudah kita arungi. Pandemi, resesi, ketidakpastian global kita hadapi," kata Jokowi dikutip dari Instagram pribadinya, Jumat (20/5).
Mantan Gubernur DKI Jakarta dan Walikota Solo ini berharap, masyarakat dan semua pihak lainnya dapat bangkit bersama untuk melakukan pembangunan secara merata di seluruh wilayah Indonesia.
Ia menilai, Indonesia sebagai bangsa yang besar, setiap ayunan langkah tak boleh terhenti.
"Kita tetap bangkit dan maju bersama-sama, membangun merata dari Sabang sampai Merauke, dari Miangas sampai Pulau Rote," sebut Jokowi.
Ia meminta masyarakat saling bahu-membahu dan bangkit bersama. Ia tidak mau ada suatu daerah yang tertinggal bahkan tersisihkan.
"Tidak boleh ada yang tertinggal. Tak ada yang boleh tersisihkan," tuturnya.
Hal sama juga diungkapkam Menteri Pertahanan (Menhan) Prabowo Subianto. Hari Kebangkitan Nasional sebagai momentum untuk mempersatukan dan menjaga semangat nasionalisme. Itu karena saat ini tantangan yang dihadapi Indonesia kian kompleks.
"Pak Menhan mengajak memaknai kembali momentum kebangkitan nasional sebagai momentum mempersatukan dan menjaga semangat nasionalisme di tengah tantangan yang semakin kompleks," ujar Juru Bicara Menhan Prabowo, Dahnil Anzhar Simanjuntak kepada wartawan, Jumat (20/5).
Ia menyebut, Prabowo memiliki keyakinan Indonesia maju, adil, dan makmur bisa terwujud jika semua anak bangsa saling bergandengan-tangan, bersatu, dan berlomba-lomba berbuat yang terbaik untuk bangsa dan negara.
"Khususnya anak muda berkaryalah sesuai bakat dan minat dan terus pupuk semangat nasionalisme dan mari kira rawat Indonesia yang tinggi keberagamannya ini," ucap Dahnil.
Sekedar informasi, hari Kebangkitan Nasional selalu diperingati pada 20 Mei karena anggal tersebut sesuai dengan waktu berdirinya organisasi Budi Utomo. Penetapan Harkitnas diinisiasi Presiden Soekarno saat awal kemerdekaan Indonesia. (Knu)
Baca Juga:
Harkitnas, Ratusan Sopir dan Kondektur Bus Terminal Tirtonadi Kibarkan Merah Putih
Bagikan
Joseph Kanugrahan
Berita Terkait
Roy Suryo Ajukan Ahli Bedah Saraf hingga Pendeteksi Gambar ke Polda Metro, Tepis Penetapan Status Tersangka Dirinya
Ketua Komisi III DPR Sebut Restorative Justice Kasus Ijazah Jokowi, Bukti Implementasi KUHP Baru
Eggi Sudjana Ajukan RJ ke Polda, Kasus Hoaks Ijazah Jokowi Berpotensi Damai
Kuasa Hukum Jokowi: Terlalu Dini Simpulkan Restorative Justice usai Pertemuan dengan Eggi Sudjana
Jokowi Maafkan 2 Tersangka Kasus Ijazah Palsu, PSI: Proses Hukum Harus Tetap Berjalan
2 Tersangka Kasus Ijazah Palsu Kunjungi Rumah Jokowi di Solo, Apa Saja yang Dibahas?
Sidang Gugatan Ijazah Jokowi, Tergugat tak Bisa Tunjukkan Ijazah karena Dibawa Polda Metro
SBY Dibawa-bawa dalam Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Demokrat Tegaskan itu Fitnah
Polda Metro Gelar Perkara Khusus Tunjukkan Ijazah Asli, Jokowi: soal Maaf Urusan Pribadi
[HOAKS atau FAKTA]: Anies Gelar Syukuran setelah Roy Suryo Dipenjara atas Kasus Dugaan Hoaks Ijazah Palsu Jokowi