Peringati Harkitnas, Jokowi: Pahit dan Manisnya Zaman Sudah Kita Arungi

Alwan Ridha RamdaniAlwan Ridha Ramdani - Jumat, 20 Mei 2022
Peringati Harkitnas, Jokowi: Pahit dan Manisnya Zaman Sudah Kita Arungi

Presiden Joko Widodo. (Foto: Antara)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Hari Kebangkitan Nasional atau Harkitnas diperingati pada Jumat (20/5) ini. Presiden Joko Widodo (Jokowi) pun menyampaikan ucapan Selamat Hari Kebangkitan Nasional kepada seluruh rakyat di Indonesia.

Jokowi mengatakan, semua tantangan telah dihadapi bersama. Dari mulai pandemi hingga ketidakpastian global.

Baca Juga:

Peringati Harkitnas, Gerak Kelompok Intoleran Harus Dipersempit

"Pahit dan manisnya zaman sudah kita arungi. Pandemi, resesi, ketidakpastian global kita hadapi," kata Jokowi dikutip dari Instagram pribadinya, Jumat (20/5).

Mantan Gubernur DKI Jakarta dan Walikota Solo ini berharap, masyarakat dan semua pihak lainnya dapat bangkit bersama untuk melakukan pembangunan secara merata di seluruh wilayah Indonesia.

Ia menilai, Indonesia sebagai bangsa yang besar, setiap ayunan langkah tak boleh terhenti.

"Kita tetap bangkit dan maju bersama-sama, membangun merata dari Sabang sampai Merauke, dari Miangas sampai Pulau Rote," sebut Jokowi.

Ia meminta masyarakat saling bahu-membahu dan bangkit bersama. Ia tidak mau ada suatu daerah yang tertinggal bahkan tersisihkan.

"Tidak boleh ada yang tertinggal. Tak ada yang boleh tersisihkan," tuturnya.

Harkitnas. (Foto: Tangkapan layar)
Harkitnas. (Foto: Tangkapan layar)

Hal sama juga diungkapkam Menteri Pertahanan (Menhan) Prabowo Subianto. Hari Kebangkitan Nasional sebagai momentum untuk mempersatukan dan menjaga semangat nasionalisme. Itu karena saat ini tantangan yang dihadapi Indonesia kian kompleks.

"Pak Menhan mengajak memaknai kembali momentum kebangkitan nasional sebagai momentum mempersatukan dan menjaga semangat nasionalisme di tengah tantangan yang semakin kompleks," ujar Juru Bicara Menhan Prabowo, Dahnil Anzhar Simanjuntak kepada wartawan, Jumat (20/5).

Ia menyebut, Prabowo memiliki keyakinan Indonesia maju, adil, dan makmur bisa terwujud jika semua anak bangsa saling bergandengan-tangan, bersatu, dan berlomba-lomba berbuat yang terbaik untuk bangsa dan negara.

"Khususnya anak muda berkaryalah sesuai bakat dan minat dan terus pupuk semangat nasionalisme dan mari kira rawat Indonesia yang tinggi keberagamannya ini," ucap Dahnil.

Sekedar informasi, hari Kebangkitan Nasional selalu diperingati pada 20 Mei karena anggal tersebut sesuai dengan waktu berdirinya organisasi Budi Utomo. Penetapan Harkitnas diinisiasi Presiden Soekarno saat awal kemerdekaan Indonesia. (Knu)

Baca Juga:

Harkitnas, Ratusan Sopir dan Kondektur Bus Terminal Tirtonadi Kibarkan Merah Putih

#Harkitnas #Jokowi
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Roy Suryo Ajukan Ahli Bedah Saraf hingga Pendeteksi Gambar ke Polda Metro, Tepis Penetapan Status Tersangka Dirinya
Polda Metro Jaya menjadwalkan pemeriksaan sejumlah saksi dan ahli meringankan yang diajukan Roy Suryo Cs dalam kasus tudingan ijazah palsu Jokowi.
Dwi Astarini - Selasa, 20 Januari 2026
Roy Suryo Ajukan Ahli Bedah Saraf hingga Pendeteksi Gambar ke Polda Metro, Tepis Penetapan Status Tersangka Dirinya
Indonesia
Ketua Komisi III DPR Sebut Restorative Justice Kasus Ijazah Jokowi, Bukti Implementasi KUHP Baru
Penerapan mekanisme keadilan restoratif (restorative justice/RJ) dalam perkara tersebut mencerminkan arah kebijakan hukum pidana nasional di masa depan.
Dwi Astarini - Senin, 19 Januari 2026
Ketua Komisi III DPR Sebut Restorative Justice Kasus Ijazah Jokowi, Bukti Implementasi KUHP Baru
Indonesia
Eggi Sudjana Ajukan RJ ke Polda, Kasus Hoaks Ijazah Jokowi Berpotensi Damai
Tersangka Eggi Sudjana dan Damai Hari Lubis telah mengajukan surat permohonan restorative justice (RJ) ke Polda Metro Jaya.
Wisnu Cipto - Jumat, 16 Januari 2026
Eggi Sudjana Ajukan RJ ke Polda, Kasus Hoaks Ijazah Jokowi Berpotensi Damai
Indonesia
Kuasa Hukum Jokowi: Terlalu Dini Simpulkan Restorative Justice usai Pertemuan dengan Eggi Sudjana
Kuasa hukum Jokowi, Yakup Hasibuan mengatakan, terlalu dini membicarkan restorative justice usai kliennya bertemu dengan Eggi Sudjana.
Soffi Amira - Sabtu, 10 Januari 2026
Kuasa Hukum Jokowi: Terlalu Dini Simpulkan Restorative Justice usai Pertemuan dengan Eggi Sudjana
Indonesia
Jokowi Maafkan 2 Tersangka Kasus Ijazah Palsu, PSI: Proses Hukum Harus Tetap Berjalan
Presiden ke-7 RI, Jokowi, memaafkan dua tersangka kasus ijazah palsu. Namun, PSI menyebutkan bahwa proses hukum harus tetap berjalan.
Soffi Amira - Sabtu, 10 Januari 2026
Jokowi Maafkan 2 Tersangka Kasus Ijazah Palsu, PSI: Proses Hukum Harus Tetap Berjalan
Indonesia
2 Tersangka Kasus Ijazah Palsu Kunjungi Rumah Jokowi di Solo, Apa Saja yang Dibahas?
Dua tersangka kasus ijazah palsu menemui Jokowi di Solo, Kamis (8/1) sore. Lokasi kediamannya pun langsung disterilkan.
Soffi Amira - Jumat, 09 Januari 2026
2 Tersangka Kasus Ijazah Palsu Kunjungi Rumah Jokowi di Solo, Apa Saja yang Dibahas?
Indonesia
Sidang Gugatan Ijazah Jokowi, Tergugat tak Bisa Tunjukkan Ijazah karena Dibawa Polda Metro
Tim kuasa hukum tergugat hanya mengajukan satu alat bukti berupa salinan hasil pemindaian laporan polisi yang menyatakan ijazah sedang disita.
Dwi Astarini - Rabu, 07 Januari 2026
Sidang Gugatan Ijazah Jokowi, Tergugat tak Bisa Tunjukkan Ijazah karena Dibawa Polda Metro
Indonesia
SBY Dibawa-bawa dalam Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Demokrat Tegaskan itu Fitnah
Susilo Bambayng Yudhoyono (SBY) dikaitkan dengan isu ijazah palsu Jokowi. Partai Demokrat pun menegaskan, bahwa hal itu merupakan fitnah.
Soffi Amira - Jumat, 02 Januari 2026
SBY Dibawa-bawa dalam Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Demokrat Tegaskan itu Fitnah
Berita
Polda Metro Gelar Perkara Khusus Tunjukkan Ijazah Asli, Jokowi: soal Maaf Urusan Pribadi
Jokowi menegaskan memaafkan para tersangka merupakan urusan pribadi, sedangkan masalah hukum tetap jalan.
Dwi Astarini - Rabu, 24 Desember 2025
Polda Metro Gelar Perkara Khusus Tunjukkan Ijazah Asli, Jokowi: soal Maaf Urusan Pribadi
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Anies Gelar Syukuran setelah Roy Suryo Dipenjara atas Kasus Dugaan Hoaks Ijazah Palsu Jokowi
Diketahui, konteks asli video yakni momen Anies tumpengan dalam peresmian jembatan jembatan gantung di Desa Cihanjuang, Pandeglang, Banten.
Dwi Astarini - Rabu, 24 Desember 2025
[HOAKS atau FAKTA]: Anies Gelar Syukuran setelah Roy Suryo Dipenjara atas Kasus Dugaan Hoaks Ijazah Palsu Jokowi
Bagikan