Peringatan Yusril untuk Jokowi: Jangan Anggap Enteng Virus Corona

Andika PratamaAndika Pratama - Senin, 13 April 2020
Peringatan Yusril untuk Jokowi: Jangan Anggap Enteng Virus Corona

Yusril Ihza Mahendra. (MP/Dery Ridwansah)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Pakar Hukum Tata Negara Yusril Ihza Mahendra menilai perlu adanya terobosan dan kecerdasan dalam menangani penyebaran COVID-19.

Yusri melihat, Indonesia belum melaporkan tipe-tipe virus corona yang berkembang di tanah air. Padahal di banyak negara lain sudah mempersiapkan vaksin dan menyebut kemungkinan adanya gelombang baru COVID-19 ini.

Baca Juga

Alhamdulillah! Tidak Ada Lagi Pasien COVID-19 di Aceh

"Riset kita sangat ketinggalan. Kalau ketiga type virus itu secara bersama-sama ada di sini, kita bakal kewalahan," jelas Yusril dalam keterangannya yang dikutip pada Senin (13/4).

Yusril menilai, bisa saja dalam tiga bulan ke depan virus type A, B dan C yang ada sekarang sudah bermutasi lagi ke type D, E dan F.

"Kalau asumsi itu benar terjadi, bangsa kita, dan bahkan umat manusia benar-benar berada dalam ancaman. Sekali lagi (pemerintah) Jangan anggap enteng," terang dia

Ketua Umum Partai Bulan Bintang Yusril Ihza Mahendra
Ketum Partai Bulan Bintang, Yusril Ihza Mahendra. Foto: MP/Win

Ketua umum Partai Bulan Bintang ini mengaku, sejak Februari sudah mengingatkan Pemerintah dan bangsa agar waspada menghadapi virus ini.

Bahkan ia sudah meminta pemerintah harus siap mengalokasikan dana untuk menghadapi bencana wabah ini karena dampaknya akan sangat besar ke bidang lain.

"Ini bukan sedekar masalah kesehatan, ini masalah ekonomi, sosial, politik bahkan pertahanan keamanan," terang Yusril.

Mantan Menteri Kehakiman dan HAM RI ini mengaku banyak yang menuding dirinya ngeyel dan nyinyir. Padahal, ini adalah kewajiban untuk mengingatkan.

"Saya berpikir dalam konteks pengalaman dan pengetahuan di masa lalu ketika kita menghadapi SARS. ASEAN waktu itu mengadakan KTT Darurat di Bangkok. Saya ikut Bu Mega ( Presiden Kelima Mengawati Soekarnoputri) datang ke sana," jelas Yusril

Mantan Ketua Tim Advokasi Presiden Joko Widodo di Pemilu 2019 ini mendesak pemerintah harus mampu bertindak cepat dan tepat. Salah ambil putusan, lambat mengantisipasi keadaan dan cenderung menganggap enteng sesuatu, harus dijauhi.

"Kita kini berpacu dengan waktu. Karena itu kita tetap harus tegar. Jangan kalah dengan virus ini," harap Yusril.

Hingga Minggu (12/4) pemerintah telah melakukan pemeriksaan sebanyak dua puluh ribu lebih sampel di 40 laboratorium di seluruh wilayah Indonesia untuk mengetahui real time dengan menggunakan metode polymerace chain reaction (PCR).

Baca Juga

Pemprov DKI: 174 Tenaga Medis di DKI Terpapar Corona

Sementara, berdasarkan data yang dikumpulkan pemerintah dari seluruh rumah sakit yang menangani pasien COVID-19 di seluruh Indonesia hingga Minggu (12/4) pukul 12.00 WIB masih mengalami peningkatan.

Seperti yang disampaikan juru bicara (Jubir) pemerintah untuk penanganan COVID-19, Achmad Yurianto, jumlah pasien terkonfirmasi positif COVID-19 bertambah 399 orang sehingga jumlah total sebanyak 4.241 orang. (Knu)

#Yusril Ihza Mahendra #Presiden Jokowi
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
LSP Tersandung Kasus Penyadapan, Yusril Bicara Sosok Plt Kepala KSP
Yusril Ihza Mahendra berbicara soal siapa pengganti LSP di Kepala Kantor Staf Presiden.
Soffi Amira - Rabu, 04 November 2026
LSP Tersandung Kasus Penyadapan, Yusril Bicara Sosok Plt Kepala KSP
Indonesia
Polri Tetapkan 3 Tersangka Kasus Penyadapan Ilegal, Menko Yusril Minta Kasus Diusut Tuntas
Yusril Ihza Mahendra meminta masyarakat mempercayakan Polri menangani kasus dugaan penyadapan Presiden Prabowo yang telah menetapkan tiga tersangka.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 04 November 2026
Polri Tetapkan 3 Tersangka Kasus Penyadapan Ilegal, Menko Yusril Minta Kasus Diusut Tuntas
Indonesia
Menko Yusril: Kasus Penyadapan Ilegal Presiden Prabowo Tidak Terindikasi Makar
Menko Yusril Ihza Mahendra pastikan kasus penyadapan ilegal Presiden Prabowo oleh Pati Polri (LSP) tak terindikasi makar. Cek pasal UU ITE & KUHP di sini!
Wisnu Cipto - Selasa, 03 November 2026
Menko Yusril: Kasus Penyadapan Ilegal Presiden Prabowo Tidak Terindikasi Makar
Indonesia
Yusril Soroti Underinvoicing Pertambangan, Kerugian Negara Disebut Tembus Ratusan Triliun
Yusril Ihza Mahendra mengatakan pemerintah mengkaji praktik underinvoicing dalam pemberantasan korupsi. Kerugian negara disebut mencapai ratusan triliun rupiah per tahun.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 27 Oktober 2026
Yusril Soroti Underinvoicing Pertambangan, Kerugian Negara Disebut Tembus Ratusan Triliun
Indonesia
Yusril Ingatkan Berpikir Bijak dan Hati-Hati Rumuskan Perubahan Definisi Korupsi Hanya Penyuapan
Pemahaman sejarah sangat penting karena sebuah peraturan tidak muncul tiba-tiba serta praktik penerapannya harus dievaluasi dengan kritis di mana kekuatan dan di mana kelemahannya.
Alwan Ridha Ramdani - Minggu, 25 Oktober 2026
Yusril Ingatkan Berpikir Bijak dan Hati-Hati Rumuskan Perubahan Definisi Korupsi Hanya Penyuapan
Indonesia
Tok! Negara Larang Konser Israel di Jakarta 24 Oktober: Uang Tiket Wajib Dikembalikan!
Pemerintah resmi melarang konser penyanyi gospel AS Israel Houghton pada 24 Oktober 2026 di Jakarta demi keamanan dan menolak motif politik pro-Israel.
Wisnu Cipto - Senin, 05 Oktober 2026
Tok! Negara Larang Konser Israel di Jakarta 24 Oktober: Uang Tiket Wajib Dikembalikan!
Indonesia
Alasan Indonesia Legowo Mary Jane Veloso Dapat Pengampunan Mutlak dari Filipina
Kasus Mary Jane Veloso akhirnya menemui titik terang setelah Presiden Filipina memberikan pengampunan mutlak. Simak alasan Pemerintah RI menghormati keputusan ini dan kesepakatan di baliknya!
Angga Yudha Pratama - Sabtu, 26 September 2026
Alasan Indonesia Legowo Mary Jane Veloso Dapat Pengampunan Mutlak dari Filipina
Indonesia
Ombudsman Temukan Sel Mewah di Lapas Cibinong, Yusril: Jangan Ada Dusta di Antara Kita
Menko Yusril tegaskan sanksi berat bagi oknum terkait dugaan sel mewah Lapas Cibinong temuan Ombudsman. "Jangan ada dusta!" Cek selengkapnya!
Wisnu Cipto - Kamis, 24 September 2026
Ombudsman Temukan Sel Mewah di Lapas Cibinong, Yusril: Jangan Ada Dusta di Antara Kita
Indonesia
Menko Yusril Persilakan Media Liput Lapas Cibinong Buktikan Sendiri Tuduhan Sel Napi Sultan
Menko Yusril Ihza Mahendra persilakan media buktikan temuan Ombudsman soal sel mewah berfasilitas apartemen di Lapas Cibinong. Cek selengkapnya!
Wisnu Cipto - Kamis, 24 September 2026
Menko Yusril Persilakan Media Liput Lapas Cibinong Buktikan Sendiri Tuduhan Sel Napi Sultan
Indonesia
Hukum Tidak Pandang Bulu, Menko Yusril Persilakan KPK Periksa Menteri Nusron Wahid
Menko Yusril Ihza Mahendra persilakan KPK periksa Menteri ATR/BPN Nusron Wahid terkait dugaan suap HGB PT Summarecon Agung Tbk.
Wisnu Cipto - Rabu, 23 September 2026
Hukum Tidak Pandang Bulu, Menko Yusril Persilakan KPK Periksa Menteri Nusron Wahid
Bagikan