Kesehatan

Perhatikan Perempuan Jadi Lebih Tua pada Hari Rabu Pukul 15.30

P Suryo RP Suryo R - Rabu, 14 November 2018
Perhatikan Perempuan Jadi Lebih Tua pada Hari Rabu Pukul 15.30

Hati-hati dengan hari Rabu. (Foto: Pexels/Pixabay)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

LAMAN Go Dok menuliskan kalau perempuan saban hari Rabu pukul 15.30 terlihat lebih jelek dan tua. Mengapa?

Dari waktu seminggu banyak orang yang menunjukan satu hari yang paling menyebalkan. Hasil riset menunjukan 1 dari 10 wanita merasa Rabu adalah hari paling menyebalkan. Penelitian yang dilakukan perusahan produk tanning St Tropez yang menyatakan bahwa 2/3 korespondennya terlihat kurang berenergi pada hari Rabu pukul 15.30.

Ahli kulit Nichola Joss, mengatakan hari Rabu pukul 15.30 adalah waktu dimana perempuan akan terlihat paling tua. Perpaduan tingkat stres yang tinggi dengan rendahnya energi sore hari menjadi alasan mengapa perempuan akan terlihat lebih tua.

cewek
Hari Rabu pukul 15.30 harus diwaspadai. (Foto: Pexels/freestockorg)

Alasannya karena pada hari Rabu mereka cenderung kurang tidur pada Senin malam. Alasan yang mendasarinya bisa beragam, namun kebanyakan dikarenakan oleh stres dan cemas yang didapat dari tempat kerja. Dampak buruk kurang tidur pada Senin malam dapat bertahan selama 48 jam. Inilah yang akhirnya membuat perempuan terlihat ‘tua’ dan awut-awutan di Rabu sore.

Alasan berikutnya karena perempuan cenderung menghabiskan terlalu banyak energi di akhir pekan. Pada akhir pekan itu banyak pekerja perempuan yang kemudian memutuskan untuk melakukan beragam acara hangout bersama kerabatnya.

cewek
Hangout di akhir pekan bisa jadi sumber kehilangan energi. (Foto: Pexels/rawpixel.com)

Beragam kegiatan yang mereka pilih, mulai dari belanja, marathon watching, hingga minum-minum di bar atau diskotek. Jika dilakukan secara berlebihan, kegiatan tersebut akan menguras stamina dan tenaga. Hasilnya, para perempuan akan terlihat lemah dan lesu di hari Rabu.

Bagaimana agar terlihat segar dan tetap cantik pada Rabu sore? Yang jelas kamu harus merencanakan dengan matang kegiatan akhir pekan. Ada baiknya meluangkan hari Minggu untuk mengembalikan tenaga tubuh yang hilang setelah bersenang-senang di hari sebelumnya.

Kemudian biasakanlah untuk berolahraga secara rutin demi memperbaiki pola tidur. Faktanya, dengan berolahraga secara teratur produksi hormon melatonin (atau dikenal juga dengan istilah hormon ‘tidur’) akan berjalan lebih optimal. (*)

#Hari #Perempuan
Bagikan
Ditulis Oleh

P Suryo R

Stay stoned on your love

Berita Terkait

Indonesia
Dasco Dukung Putusan MK soal Kuota 30 Persen Perempuan, Bakal Masuk Revisi UU Pemilu
Putusan MK soal kewajiban 30 persen caleg perempuan mendapat dukungan dari Sufmi Dasco Ahmad. DPR memastikan aturan tersebut akan masuk dalam revisi UU Pemilu.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 26 Mei 2026
Dasco Dukung Putusan MK soal Kuota 30 Persen Perempuan, Bakal Masuk Revisi UU Pemilu
ShowBiz
Yacko Rilis 'Unbreakable Me', Jadi Anthem Perempuan Bangkit dan Lawan Trauma
Yacko merilis 'Unbreakable Me', anthem tentang pemulihan kesehatan mental perempuan. Lagu ini juga jadi bagian kampanye di Sydney Marathon 2026.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 29 April 2026
Yacko Rilis 'Unbreakable Me', Jadi Anthem Perempuan Bangkit dan Lawan Trauma
Lifestyle
Jangan Dianggap Sepele, Stigma Menstruasi Bisa Ganggu Kesehatan Mental
Psikiater mengungkap stigma dan ejekan saat menstruasi bisa memicu tekanan mental. Perempuan didorong berani membela diri dan memahami kondisi.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 23 April 2026
Jangan Dianggap Sepele, Stigma Menstruasi Bisa Ganggu Kesehatan Mental
Lifestyle
Psikiater: Mood Swing saat Menstruasi Itu Normal, Begini Cara Mengelolanya
Mood swing saat menstruasi sering disalahpahami. Psikiater Elvine Gunawan menjelaskan cara mengatasinya dan pentingnya self love serta pola hidup sehat.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 22 April 2026
Psikiater: Mood Swing saat Menstruasi Itu Normal, Begini Cara Mengelolanya
Lifestyle
Bukan Sekadar PMS, PMDD Bisa Berdampak Serius hingga Picu Depresi Berat
PMDD adalah gangguan menjelang haid yang lebih berat dari PMS. Psikiater ingatkan gejalanya bisa picu depresi hingga butuh penanganan serius.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 21 April 2026
Bukan Sekadar PMS, PMDD Bisa Berdampak Serius hingga Picu Depresi Berat
Fun
Sambut Hari Kartini, Roemah Koffie Beri Akses Belajar Kopi untuk Perempuan
Roemah Koffie Academy hadirkan program edukasi kopi untuk perempuan dengan diskon 21% selama April dalam rangka Hari Kartini.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 09 April 2026
Sambut Hari Kartini, Roemah Koffie Beri Akses Belajar Kopi untuk Perempuan
Lifestyle
Tren Video Podcast Buka Ruang Baru bagi Kreator Perempuan di Indonesia
Secara global, lebih dari 250 juta pengguna telah menyaksikan video podcast di Spotify.
Dwi Astarini - Minggu, 15 Maret 2026
Tren Video Podcast Buka Ruang Baru bagi Kreator Perempuan di Indonesia
Indonesia
Kekerasan Pada Anak dan Perempuan Kian Melonjak, Pengaduan ke Komnas Perempuan Naik 10 Persen
Pengaduan kasus kekerasan berbasis gender terhadap perempuan yang diterima Komnas Perempuan selama 2025 naik 10 persen dengan total 4.597 kasus.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 06 Maret 2026
Kekerasan Pada Anak dan Perempuan Kian Melonjak, Pengaduan ke Komnas Perempuan Naik 10 Persen
Fun
Sinopsis Film Alone, Jules Willcox Terjebak Kucing-Kucingan dengan Kematian
Tanpa banyak dialog dan minim bantuan, Alone menyoroti naluri bertahan hidup manusia harus menghadapi ancaman di tempat terisolasi.
Wisnu Cipto - Minggu, 22 Februari 2026
Sinopsis Film Alone, Jules Willcox Terjebak Kucing-Kucingan dengan Kematian
Indonesia
Megawati Ingatkan Perempuan Jangan Terjebak Dilema Palsu Cita-Cita Vs Rumah
Megawati Soekarnoputri menegaskan mengejar cita-cita publik dan komitmen keluarga bukanlah hal yang saling bertentangan bagi kaum perempuan muda saat ini.
Wisnu Cipto - Rabu, 04 Februari 2026
Megawati Ingatkan Perempuan Jangan Terjebak Dilema Palsu Cita-Cita Vs Rumah
Bagikan