Kesehatan

Perhatikan Kandungan Gizi, Ini 4 Rekomendasi Jenis Makanan untuk Anak ADHD

Ananda Dimas PrasetyaAnanda Dimas Prasetya - Rabu, 09 Oktober 2019
Perhatikan Kandungan Gizi, Ini 4 Rekomendasi Jenis Makanan untuk Anak ADHD

Pastikan jenis makanan dan minuman yang dikonsumsi anak ADHD tepat (Foto: pexels/samer daboul)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

ANAK dengan kondisi mental yang dikenal dengan attention deficit hyperactivity disorder (ADHD), dimana seseorang sulit untuk memusatkan perhatian, perlu mendapatkan pengawasan lebih dari orangtua. Gangguan kesehatan yang membuat pengidapnya terlalu bersemangat dan banyak bicara, membuat tubuh mereka mungkin akan cepat kelelahan, bahkan hingga dehidrasi. Kesehatan buah hati bisa terganggu jika orangtua tidak benar-benar mengawasi kegiatan harian mereka.

Demi menjaga kesehatan anak ADHD, bunda harus memilah kandungan gizi pada makanan dan minuman yang akan dikonsumsi. Karena kondisi tersebut, tak semua bahan makanan dan minuman bisa diterima dengan baik oleh tubuh. Penting untuk memerhatikan kebutuhan gizi si kecil untuk mendukung tumbuh kembangnya. Berikut ini beberapa rekomendasi jenis makanan dan minuman bergizi untuk anak ADHD.

Baca juga:

Jenis Makanan yang Harus Dihindari Anak ADHD

1. Mengandung omega-3

Perhatikan Kandungan Gizi, Ini 4 Rekomendasi Jenis Makanan untuk Anak ADHD
Minyak ikan baik untuk mendukung tumbuh kembang anak ADHD (Foto: pexels/pixabay)

Kandungan omega-3 jadi salah satu jenis makanan baik untuk anak ADHD. Tak hanya baik untuk menangkal banyak penyakit, omega-3 juga mendukung tumbuh kembang anak. Baik anak yang mengidap asma, alergi, gangguan ingatan hingga ADHD.

Untuk memperoleh omega-3, berikan minyak ikan secara rutin sebagai asupan makanan sehari-hari. Minyak ikan dapat diperoleh dari makarel, salmon, tuna, sarden dan lainnya.

EPA (Eikosapentaenoik) dan DHA (Dokosaheksaenoat) jadi kandungan utama dalam minyak ikan. Jika si kecil mengonsumsi olahan ikan, bunda tak perlu repot memberikan suplemen minyak ikan. Perhatikan dosis konsumsi suplemen minyak ikan sesuai dengan anjuran di kemasannya.

Biasanya, anak gangguan atensi dan hiperaktif mengonsumsi 500-1000mg sehari. Baiknya konsultasikan dengan dokter.

2. Mengandung protein

Perhatikan Kandungan Gizi, Ini 4 Rekomendasi Jenis Makanan untuk Anak ADHD
Penuhi kebutuhan protein anak (Foto: pexels/pixabay)

Anak yang mengonsumsi makanan berprotein tinggi berisiko lebih rendah mengalami ADHD. Sumber protein efektif meningkatkan fungsi otak anak ADHD untuk berkonsentrasi. Tak hanya itu, juga bantu memaksimalkan kerja obat ADHD yang dikonsumsi.

Hal tersebut dikarenakan kemampuan protein dalam memperbaiki dan memproduksi sel baru. Protein berperan penting saat masa anak-anak hingga remaja. Setidaknya, dua ribu kalori dibutuhkan tubuh dalam sehari. Sekitar 50-175 gram protein harus terpenuhi.

Meski tidak memakan daging (vegetarian), tubuh tetap memerlukan protein. Sumber protein dapat diperoleh dari hewani dan nabati. Di antaranya telur, olahan susu, daging sapi tanpa lemak, makanan laut, biji-bijian, kacang-kacangan, brokoli dan kedelai.

Baca juga:

Parental Burnout, Kenali Tanda Keresahan Orangtua

3. Mengandung kalsium

Perhatikan Kandungan Gizi, Ini 4 Rekomendasi Jenis Makanan untuk Anak ADHD
Cukupi asupan mengandung kalsium (Foto: pexels/pixabay)

Penuhi kebutuhan asupan kalsium si kecil. Salah satu asupan mineral yang memengaruhi tumbuh kembang anak, terutama yang mengalami ADHD. Kalsium mampu merangsang pembentukan hormon dan mempertahankan sistem kesehatan saraf anak. Selain itu, kalsium juga diperlukan oleh jantung dan sistem pembekuan darah.

Asupan kalsium dibutuhkan lebih banyak saat masa pertumbuhan anak. Untuk mencukupi asupan kalsium, si kecil harus mengonsumsi susu, yogurt, keju, tahu, tempe, dan lainnya. Bisa juga dengan mengonsumsi suplemen kalsium. Jangan lupa memeriksa anjuran pemakaiannya ya.

4. Perbanyak karbohidrat

Perhatikan Kandungan Gizi, Ini 4 Rekomendasi Jenis Makanan untuk Anak ADHD
Tingkatkan makanan dan minuman yang mengandung karbohidrat (Foto: pexels/pixabay)

Jenis makanan untuk anak penderita ADHD lainnya dengan mencukupi asupan karbohidrat. Perbanyaklah mengonsumsi buah-buahan dan sayuran setiap harinya. Makanan berkarbohidrat kompleks bisa meningkatkan kualitas tidur anak.

Karbohidrat kompleks membutuhkan waktu lebih lama dalam mencerna makanan dalam tubuh. Cukupi asupan serat, mineral, dan vitamin.

Buah berkarbohidrat tinggi, meliputi apel, jeruk atau pir. Untuk sayuran berkarbohidrat terdapat pada kentang, jagung, kacang polong dan sebagainya. Biasakan, mengonsumsi sayuran dan buah-buahan lebih banyak daripada lainnya. (Dys)

Baca juga:

Mengunyah Es Batu? Buruk Bagi tumbuh Kembang Anak

#Lampu Kuning Oktober #Kesehatan #Kesehatan Mental #ADHD #Gizi Anak
Bagikan
Ditulis Oleh

Ananda Dimas Prasetya

nowhereman.. cause every second is a lesson for you to learn to be free.

Berita Terkait

Indonesia
Polda dan Polres se-Indonesia Zoom Meeting Bahas Antisipasi Hoaks Virus Nipah
Hingga kini, belum ada kasus Nipah di Indonesia. Polri menekankan kewaspadaan Polri dan pentingnya komunikasi publik agar masyarakat tidak panik.
Wisnu Cipto - Rabu, 04 Februari 2026
Polda dan Polres se-Indonesia Zoom Meeting Bahas Antisipasi Hoaks Virus Nipah
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA] : Sering Main Ponsel di Ruangan Gelap Bisa Bikin Kebutaan pada Mata
Penggunaan ponsel secara berlebihan dalam kondisi minim cahaya memang dapat menimbulkan gangguan kesehatan mata, seperti computer vision syndrome dengan gejala mata lelah, penglihatan kabur, mata merah, mata kering, hingga sakit kepala.
Dwi Astarini - Selasa, 03 Februari 2026
[HOAKS atau FAKTA] : Sering Main Ponsel di Ruangan Gelap Bisa Bikin Kebutaan pada Mata
Indonesia
Sekda DKI Minta Dinas KPKP Uji Kelayakan Daging Ikan Sapu-sapu
kajian kesehatan perlu dilakukan guna Memastikan ikan sapu-sapu layak dikonsumsi dan tidak menimbulkan risiko kesehatan bagi masyarakat.
Dwi Astarini - Selasa, 03 Februari 2026
Sekda DKI Minta Dinas KPKP Uji Kelayakan Daging Ikan Sapu-sapu
Indonesia
Cegah Virus Nipah, DPR Dorong Kampanye Digital Protokol Kesehatan
Tantangan kesehatan di masa depan banyak bersumber dari zoonosis seperti virus Nipah.
Dwi Astarini - Sabtu, 31 Januari 2026
Cegah Virus Nipah, DPR Dorong Kampanye Digital Protokol Kesehatan
Indonesia
Cak Imin Janjikan Program Penghapusan Tunggakan Iuran JKN Segera Terwujud
Program ini dirancang untuk membantu masyarakat kurang mampu yang selama ini terkendala dalam mengakses layanan kesehatan akibat tunggakan iuran JKN.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 28 Januari 2026
Cak Imin Janjikan Program Penghapusan Tunggakan Iuran JKN Segera Terwujud
Berita Foto
Program Keluarga SIGAP Dorong Perubahan Perilaku Lewat Layanan Kesehatan Primer
Ketua Tim Bidang Penyusunan Rencana Prioritas Pemanfaatan Dana Desa, Sappe M. P. Sirait saat Program Keluarga Sigap di Jakarta, Kamis (15/1/2026).
Didik Setiawan - Kamis, 15 Januari 2026
Program Keluarga SIGAP Dorong Perubahan Perilaku Lewat Layanan Kesehatan Primer
Indonesia
Usai Banjir Bandang, Warga Aceh Tamiang Banyak Alami Gangguan Kesehatan
Ratusan pengungsi pascabanjir bandang di Aceh Tamiang mengalami berbagai penyakit seperti ISPA hingga diare. Tim Dokkes Polri turun beri layanan kesehatan.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 15 Januari 2026
Usai Banjir Bandang, Warga Aceh Tamiang Banyak Alami Gangguan Kesehatan
Dunia
Kemenkes: 4 dari 1.000 Orang Mengalami Skizofrenia
Sekitar 2 persen orang dewasa di Indonesia mengalami masalah kesehatan mental.
Wisnu Cipto - Kamis, 08 Januari 2026
Kemenkes: 4 dari 1.000 Orang Mengalami Skizofrenia
Dunia
AS Kurangi Jumlah Vaksin Wajib untuk Anak-Anak, Timbulkan Kekhawatiran Peningkatan Risiko Penyakit
Perubahan ini terjadi setelah Presiden Donald Trump meminta Departemen Kesehatan dan Layanan Kemanusiaan AS (HHS) meninjau bagaimana negara-negara sejawat merekomendasikan vaksin.
Dwi Astarini - Selasa, 06 Januari 2026
  AS Kurangi Jumlah Vaksin Wajib untuk Anak-Anak, Timbulkan Kekhawatiran Peningkatan Risiko Penyakit
Indonesia
Gubernur Pramono Tegaskan belum Ditemukan Super Flu di Jakarta
Pemerintah DKI telah berkoordinasi dengan Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin ihwal Super Flu ini.
Dwi Astarini - Selasa, 06 Januari 2026
Gubernur Pramono Tegaskan belum Ditemukan Super Flu di Jakarta
Bagikan