Kesehatan

Jenis Makanan yang Harus Dihindari Anak ADHD

P Suryo RP Suryo R - Rabu, 09 Oktober 2019
Jenis Makanan yang Harus Dihindari Anak ADHD

Ketahui makanan dan minuman yang berdampak buruk untuk anak ADHD (Foto Pexels/amsw photography)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

ADHD atau attention deficit hyperactivity disorder bisa menimpa anak di usia muda. Terlalu bersemangat, sulit fokus, banyak berbicara dan mudah teralihkan menjadi salah satu gejalanya. Untuk mengurangi gejala tersebut, makanan si kecil perlu diperhatikan. Sebagai orangtua wajib menjaga dan mengawasi apa saja yang di konsumsi anaknya.

Dilansir dari laman alodokter, terdapat empat jenis makanan yang harus dihindari guna mengurangi efek dari ADHD. Makanan yang terlihat aman hingga berbahaya ada dalam penjelasan dibawah ini. Bagi kamu yang memiliki anak penderita ADHD, wajib tahu informasi ini ya.


Baca Juga:

Efek Tak Terduga Yang Timbul Saat Rajin Olahraga

1. Manis

manis
Hindari mengonsumsi makanan dan minuman yang mengandung gula buatan (Foto: Pexels/kaboompic.com)

Penting untuk membatasi konsumsi makanan yang mengandung gula. Di antaranya permen, makanan atau minuman kemasan, pemanis buatan dan lainnya. Asupan makanan dan minuman yang mengandung pemanis berlebihan bisa meningkatkan keaktifan anak. Akibatnya, anak ADHD semakin sulit mengontrol diri dalam bersikap dan bertindak.

Kandungan gula memicu anak jadi lebih hiperaktif, karena gula lebih cepat diubah jadi energi tubuh. Bunda harus membatasi pemberian makanan dan minuman yang mengandung kadar gula olahan secara berlebihan. Untuk mengurangi kadar gula, bisa diganti dengan makanan bernutrisi tinggi, kaya akan vitamin dan mineral.

2. Makanan cepat saji

makanan
Jangan berikan makanan cepat saji pada anak ADHD (Foto: Pexels/Pixabay)


Meski terasa lebih praktis dan digemari, makanan cepat saji memiliki dampak buruk bagi tubuh anak ADHD. Selain tak menyehatkan, makanan cepat saji juga berisiko mengganggu perilaku anak. Tingginya kalori, beserta kadar gula, garam dan lemak dalam makanan tersebut bisa memicu meningkatkan keagresifan anak sehingga lebih aktif dari biasanya.

Anak yang sering mengonsumsi makanan cepat saji berisiko mengalami obesitas, merusak gigi, menggangggu pernapasan hingga terkena kanker. Untuk itu, hindarilah makanan dan minuman siap saji dengan mengganti yang lebih sehat. Di antaranya salad, yogurt, buah-buahan, air mineral, teh atau susu.

Baca Juga:

Gangguan Mental Paling Banyak Menyerang Generasi Milenial, Apa Penyebabnya?


3. Kandungan merkuri

merkuri
Hindari mengonsumsi ikan mentah pada anak ADHD (Foto: Pexels/Pixabay)

Salah satu permasalahan yang bisa membahayakan adalah kekeliruan mengonsumsi ikan. Meski direkomendasikan untuk anak ADHD, pemberian ikan harus diwaspadai. Ikan makarel dan ikan todak berisiko mengandung merkuri berbahaya. Merkuri jadi zat berbahaya yang mengancam gangguan kesehatan. Jika dikonsumsi, merkuri yang terpapar langsung pada kulit, terhirup melalui udara atau bahkan langsung dikonsumsi bisa merusak sistem kekebalan tubuh, otak, ginjal, paru-paru, jantung, dan lainnya.

Untuk itu, bunda harus membatasi konsumsi ikan yang berisiko mengandung merkuri. Pilih jenis ikan yang mengandung merkuri lebih rendah, seperti salmon, teri atau kakap. Setidaknya, 200-350 gram untuk satu minggu. Hindari mengonsumsi ikan mentah. Pilih produk olahan yang menunjukkan logo Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) di kemasan.

4. Kafein

kopi
Kafein bisa meningkatkan hiperaktif anak ADHD (Foto: Pexels/gagan)

Kebanyakan, kafein terkandung dalam minuman seperti kopi, teh, coklat atau soda. Penting untuk membatasi konsumsi kafein pada anak ADHD, baik minuman ataupun makanan. Meski kafein efektif mengurangi risiko sakit jantung dan diabetes, serta meningkatkan daya ingat sebaiknya dikurangi. Kandungan yang tinggi akan antioksidan ini, bisa mengakibatkan kesulitan tidur, dada berdebar dan meningkatkan hiperaktif anak. (Dys)

Baca Juga:

Ternyata Mangga Bisa Lindungi Kamu dari Sinar UV

#Anak #Minuman Manis #Pemanis Buatan
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

P Suryo R

Stay stoned on your love
Show More

Berita Terkait

Indonesia
620 Anak Terhubung Terorisme, BNPT Soroti Bahaya Paparan Radikalisme di Media Sosial
BNPT mengungkap 620 anak usia 11-18 tahun terpapar kekerasan dan radikalisme. 6 anak di Jakarta diarahkan menjalani rehabilitasi.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 03 September 2026
620 Anak Terhubung Terorisme, BNPT Soroti Bahaya Paparan Radikalisme di Media Sosial
Lainnya
Jangan Dianggap Sakit Perut Biasa, Ini Ciri-Ciri Gejala Usus Buntu Anak!
Usus buntu bisa mengakibatkan kematian. Jangan anggap semua sakit perut anak sebagai keluhan biasa.
Wisnu Cipto - Selasa, 01 September 2026
Jangan Dianggap Sakit Perut Biasa, Ini Ciri-Ciri Gejala Usus Buntu Anak!
Berita Foto
Jaring Bibit Padel Muda Lewat Rosiade Padel Tournament Youth Series 2026
Sejumlah anak mengikuti pertandingan padel dalam ajang Rosiade Padel Tournament Youth Series 2026 di Tangerang, Banten, Sabtu (29/8/2026).
Didik Setiawan - Sabtu, 29 Agustus 2026
Jaring Bibit Padel Muda Lewat Rosiade Padel Tournament Youth Series 2026
Indonesia
Menteri PPPA Soroti Pola Asuh di Era Digital, Anak Lebih Nyaman Curhat ke Teman
Survei Forum Anak di Jawa Tengah terhadap lebih dari 20 ribu anak menunjukkan 80 persen lebih nyaman curhat kepada teman dibanding orang tua.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 24 Agustus 2026
Menteri PPPA Soroti Pola Asuh di Era Digital, Anak Lebih Nyaman Curhat ke Teman
Foto Essay
Peluh dan Semangat Anak Menteng Berlatih Tinju Melawan Keterbatasan
Gio dan Hamzah berlatih tinju dengan alat seadanya di Kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu (15/8/2026).
Didik Setiawan - Rabu, 19 Agustus 2026
Peluh dan Semangat Anak Menteng Berlatih Tinju Melawan Keterbatasan
Indonesia
Ramai Bincang Anak Jadi Bintang Vape di Media Sosial, DPR Desak Polisi Bertindak
Perlindungan anak adalah tanggung jawab bersama. Jangan pernah menjadikan anak sebagai alat untuk memperoleh keuntungan ekonomi
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 03 Agustus 2026
Ramai Bincang Anak Jadi Bintang Vape di Media Sosial, DPR Desak Polisi Bertindak
Indonesia
KPAI Soroti Dugaan Anak Dijadikan Promosi Vape, Minta Penegak Hukum Bertindak
KPAI menyoroti dugaan keterlibatan anak dalam promosi vape di YouTube dan meminta aparat penegak hukum segera melakukan penyelidikan.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 03 Agustus 2026
KPAI Soroti Dugaan Anak Dijadikan Promosi Vape, Minta Penegak Hukum Bertindak
Fun
S-26 Exceptional Journey Hadir di Jakarta, Ajak Orang Tua Pahami Perkembangan Otak Anak
S-26 Exceptional Journey: Journey Inside The Brain menghadirkan pengalaman edukatif imersif yang mengajak orang tua memahami perkembangan anak.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 25 Juli 2026
S-26 Exceptional Journey Hadir di Jakarta, Ajak Orang Tua Pahami Perkembangan Otak Anak
Lifestyle
Festival Pahlawan Anak 2026 Digelar di Jakarta, Angkat Isu Kekerasan hingga Stunting
Save the Children menggelar Festival Anak Pahlawan pada 13-16 Agustus 2026. Acara ini mengajak masyarakat mewujudkan lingkungan aman.
Soffi Amira - Jumat, 17 Juli 2026
Festival Pahlawan Anak 2026 Digelar di Jakarta, Angkat Isu Kekerasan hingga Stunting
Indonesia
Ancol Gratiskan Tiket Unit Rekreasi Saat Hari Anak, Tapi Ada Kuota
Pemberian tiket gratis hanhya bagi anak-anak untuk menikmati pengalaman rekreasi wisata edukatif dan hiburan dalam memperingati Hari Anak Nasional (HAN) 2026.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 16 Juli 2026
Ancol Gratiskan Tiket Unit Rekreasi Saat Hari Anak, Tapi Ada Kuota
Bagikan