Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1
Relasi

Perempuan Menikah Di Usia Tua? Tidak Masalah!

Ananda Dimas PrasetyaAnanda Dimas Prasetya - Minggu, 11 Agustus 2019
Perempuan Menikah Di Usia Tua? Tidak Masalah!

Sah-sah saja perempuan menikah di usia tua (Foto: Pixabay/Free-Photos)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

TANGGAPAN terhadap perempuan yang memilih untuk menikah di usia tua dulu sempat dianggap negatif. Perempuan dianggap ideal untuk menikah di usia muda karena berbagai alasan yang kini digeser dengan nilai-nilai baru.

Di era modern ini perempuan justru memilih untuk menikah ketika mereka siap, rata-rata mereka memilih untuk menikah ketika sudah memasuki usia yang bisa terbilang tua. Begitu banyak yang dipertimbangkan dari segi ekonomi hingga siap secara mental.

Baca juga:

Pernikahan Dini, Banyak Rintangan?

Melansir laman oprahmag, perempuan yang menikah di usia tua ternyata mendapatkan banyak keuntungan. Perempuan akan belajar mencintai dan menghargai dirnya sendiri sebelum mencintai orang lain.

Melalui banyak pengalaman hidup serta jaringan kerja, mereka akan lebih siap untuk memulai hidup baru dalam jenjang pernikahan. Konflik pun akan jarang terjadi karena mentalnya yang sudah dewasa.

Penasaran keuntungan apa saja yang bisa kamu dapatkan ketika memilih untuk menikah bukan karena diburu-buru usia? Yuk baca ulasan berikut ini!

1. Kondisi Finansial Tidak Tergantung Suami

Perempuan Menikah Di Usia Tua? Tidak Masalah!
Kondisi finansial tidak tergantung suami (Foto: Pixabay/Pexels)

Rata-rata perempuan yang menunda pernikahan karena mereka sedang merintis kariernya. Mereka memilih untuk mencari uang sebanyak-banyaknya untuk tabungan masa depan dan investasi.

Kondisi finansial tidak akan jadi masalah lagi ketika akhirnya memutuskan untuk menikah karena tidak tergantung pada isi dompet sang suami. Dengan begitu, pasangan suami istri bisa saling bekerja sama dalam menghidupi rumah tangganya.

2. Lebih Siap Secara Mental

Perempuan Menikah Di Usia Tua? Tidak Masalah!
Siap secara mental (Foto: Pixabay/JillWellington)

Jangan khawatir jika kamu memilih untuk menikah di usia yang sudah terbilang tua karena mentalmu sudah pasti siap. Di usia muda ego seseorang masih tinggi dan cenderung tidak mau mengalah.

Ketika kamu memutuskan untuk menunda kewajiban menikah, mentalmu akan menjadi dewasa seiring dengan berjalannya waktu. Konflik pun akan jarang terjadi karena kamu dan pasangan sudah sama-sama dewasa dan saling mengerti.

Baca juga:

Terungkap Sudah, Ini Usia Ideal Menikah Secara Medis

3. Sudah Puas Mencari Pengalaman Hidup

Perempuan Menikah Di Usia Tua? Tidak Masalah!
Sudah puas mencari pengalaman hidup (Foto: Pixabay/StockSnap)

Sibuk bekerja dan traveling sebelum akhirnya memutuskan untuk menikah akan membuatmu puas dalam menjalani kehidupan ini, pernikahan pun menjadi pelabuhan terakhir bagimu.

Berbeda jika kamu memutuskan untuk menikah di usia muda, meskipun masih bisa menambah pengalaman hidup tetapi ada tanggung jawab suami dan anak yang harus kamu tanggung. Sehingga untuk pergi kemana-mana rasanya serba salah.

4. Lebih Fleksibel

Perempuan Menikah Di Usia Tua? Tidak Masalah!
Lebih fleksibel (Foto: Pixabay/Free-photos)

Perempuan dewasa lebih fleksibel dalam menjalani segala hal. Menikah di usia tua akan membuat perempuan lebih luwes beradaptasi dengan keadaan ditambah mentalnya yang sudah dewasa sehingga lebih bijak dalam menghadapi konflik dan mengambil keputusan. (mar)

Baca juga:

Bisa Jadi Ide, Suvenir Pernikahan yang Sedang Kekinian

#Pernikahan #Perempuan #Menikah
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Ananda Dimas Prasetya

Penulis, editor, dan praktisi konten digital dengan latar belakang akademis di bidang jurnalistik serta pengalaman dalam penyusunan artikel berita, konten informatif, dan optimasi mesin pencari (SEO). Lulusan Fakultas Ilmu Komunikasi, Jurusan Jurnalistik, Universitas Padjadjaran (2007–2014) dengan pemahaman mendalam mengenai kaidah jurnalistik, etika media, verifikasi informasi, dan teknik penulisan profesional. Berfokus pada pengembangan konten yang mengutamakan akurasi, relevansi, dan nilai informasi bagi pembaca. Memastikan artikel disusun melalui proses riset, verifikasi sumber, dan pengolahan data cermat guna menjamin kualitas informasi yang disajikan. Berbagai topik yang menjadi perhatian meliputi pemerintahan, ekonomi, pendidikan, teknologi, budaya, hiburan (musik & film), gaya hidup, motorsports, hingga isu-isu sosial yang berkembang di masyarakat.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Fun
'Enchanting Beginning' JSI Resort Megamendung Tawarkan Pilihan Paket Pernikahan Impian
Menjadi titik temu para calon pengantin untuk mewujudkan mimpi meeraykan pernikahan yang berkesan dan mendalam bagi pengatin, keluarga serta tamu undangan.
Dwi Astarini - Selasa, 07 Juli 2026
'Enchanting Beginning' JSI Resort Megamendung Tawarkan Pilihan Paket Pernikahan Impian
Indonesia
Kesedehanaan Rahmi Hatta yang Penuh Integritas Teladan Perempuan Indonesia
Sejarah Indonesia mencatat banyak perempuan yang memberikan kontribusi besar bagi kemajuan bangsa, baik melalui peran publik maupun melalui pengabdian di lingkungan keluarga dan masyarakat.
Dwi Astarini - Kamis, 02 Juli 2026
Kesedehanaan Rahmi Hatta yang Penuh Integritas Teladan Perempuan Indonesia
Indonesia
11,54 Juta Perempuan Indonesia Jadi Kepala Keluarga, Kesenjangan Bisa Melebar
Komposisi penduduk laki-laki mencapai 50,47 persen, sementara perempuan sebesar 49,53 persen. Sementara itu, perempuan dewasa berusia 18-59 tahun sekitar 29,57 persen.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 26 Juni 2026
11,54 Juta Perempuan Indonesia Jadi Kepala Keluarga, Kesenjangan Bisa Melebar
Fun
Cari Jodoh di Golek Garwo Nikah Fest 2026, ini Syarat dan Jadwalnya
Melalui Golek Garwo, para jomlo dibukakan kesempatan untuk bertemu calon pasangan hidup melalui proses ta'aruf yang diklaim berlangsung sesuai syariat Islam.
Dwi Astarini - Selasa, 23 Juni 2026
Cari Jodoh di Golek Garwo Nikah Fest 2026, ini Syarat dan Jadwalnya
Indonesia
Dasco Dukung Putusan MK soal Kuota 30 Persen Perempuan, Bakal Masuk Revisi UU Pemilu
Putusan MK soal kewajiban 30 persen caleg perempuan mendapat dukungan dari Sufmi Dasco Ahmad. DPR memastikan aturan tersebut akan masuk dalam revisi UU Pemilu.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 26 Mei 2026
Dasco Dukung Putusan MK soal Kuota 30 Persen Perempuan, Bakal Masuk Revisi UU Pemilu
ShowBiz
Yacko Rilis 'Unbreakable Me', Jadi Anthem Perempuan Bangkit dan Lawan Trauma
Yacko merilis 'Unbreakable Me', anthem tentang pemulihan kesehatan mental perempuan. Lagu ini juga jadi bagian kampanye di Sydney Marathon 2026.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 29 April 2026
Yacko Rilis 'Unbreakable Me', Jadi Anthem Perempuan Bangkit dan Lawan Trauma
Lifestyle
Jangan Dianggap Sepele, Stigma Menstruasi Bisa Ganggu Kesehatan Mental
Psikiater mengungkap stigma dan ejekan saat menstruasi bisa memicu tekanan mental. Perempuan didorong berani membela diri dan memahami kondisi.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 23 April 2026
Jangan Dianggap Sepele, Stigma Menstruasi Bisa Ganggu Kesehatan Mental
Lifestyle
Psikiater: Mood Swing saat Menstruasi Itu Normal, Begini Cara Mengelolanya
Mood swing saat menstruasi sering disalahpahami. Psikiater Elvine Gunawan menjelaskan cara mengatasinya dan pentingnya self love serta pola hidup sehat.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 22 April 2026
Psikiater: Mood Swing saat Menstruasi Itu Normal, Begini Cara Mengelolanya
Lifestyle
Bukan Sekadar PMS, PMDD Bisa Berdampak Serius hingga Picu Depresi Berat
PMDD adalah gangguan menjelang haid yang lebih berat dari PMS. Psikiater ingatkan gejalanya bisa picu depresi hingga butuh penanganan serius.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 21 April 2026
Bukan Sekadar PMS, PMDD Bisa Berdampak Serius hingga Picu Depresi Berat
Fun
Sambut Hari Kartini, Roemah Koffie Beri Akses Belajar Kopi untuk Perempuan
Roemah Koffie Academy hadirkan program edukasi kopi untuk perempuan dengan diskon 21% selama April dalam rangka Hari Kartini.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 09 April 2026
Sambut Hari Kartini, Roemah Koffie Beri Akses Belajar Kopi untuk Perempuan
Bagikan