Wisata Indonesia

Peraturan Berubah-ubah, Yogyakarta Tetap diminati Pelancong Menghabiskan Akhir Tahun

P Suryo RP Suryo R - Kamis, 16 Desember 2021
Peraturan Berubah-ubah, Yogyakarta Tetap diminati Pelancong Menghabiskan Akhir Tahun

Yogyakarta tetap menarik bagi pelancong. (Foto: Unsplash/Angga Kurniawan)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

DAERAH Istimewa Yogyakarta tetap diminati oleh wisatawan untuk menghabiskan moment akhir tahun walaupun peraturan PPKM dari pemerintah pusat berubah-ubah. Jumlah kamar yang sudah terbooking diakhir tahun disejumlah hotel terus meningkat.

Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) DIY, Deddy Pranowo Eryono mengatakan saat ini jumlah kamar yang sudah dipesan dari tanggal 24 Desember hingga 2 Januari berjumlah 50 hingga 80 persen. Jumlah ini dihitung dari 50 persen kapasitas kamar hotel.

Baca Juga:

Satai Klatak dan Mie Lethek khas Bantul Jadi Warisan Budaya Tak benda

yogya
Libur nataru, Yogyakarta tetap menerapkan prokes ketat. (Foto: Unsplash/Dyah Arum)

"Kemarin sempat ada wacana pemberlakuan PPKM Level 3, jumlah reservasi kita turun. Tapi cuma sedikit dan enggak turun drastis. Belum banyak yang cancel," jelas Deddy.

PHRI siap melaksanakan aturan dari pemerintah terkait Nataru, termasuk memperketat prokes di hotel dan restoran. Dia juga telah memberikan anjuran kepada seluruh anggota yang tergabung dalam PHRI DIY untuk mematuhi peraturan.

Namun PHRI DIY berharap mendekati liburan akhir tahun, Pemerintah memberikan kepastian aturan. Sehingga pengelola hotel, restauran dan wisata bisa mantap mengambil keputusan.

Deddy melanjutkan berkaca dari tahun sebelumnya dimana aturan berubah-ubah menjelang hari libur membuat sejumlah hotel merugi. Pasalnya sejumlah hotel dan restoran sudah menambah sejumlah stok bahan makan, termasuk bahan pendukung prokes seperti handsanitizer dan sabun cuci tangan. Sayangnya tahun lalu pemerintah memberlakukan larangan ketat pada industri pariwisata.

"Kami butuh kepastian, karena jika kami melaksanakan tanpa kepastian dari pemerintah, wisatawan juga akan ragu," kata Deddy.

Ia menjelaskan dalam satu bulan terakhir, okupansi hotel di DIY pada akhir pekan sekitar 40-60 persen. Begitu juga dengan tingkat booking kamar hotel selama Nataru juga tergolong baik.

Baca Juga:

Tren Berwisata Selama Pandemi Berubah

yogya
Kapasitas pengunjung lokasi wisata hanya 25 persen. (Foto: HUMAS PEMDA DIY)

Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X memastikan tempat wisata tetap akan buka saat liburan nataru. Namun masyarakat diminta untuk meningkatkan kesadaran diri menjaga protokol kesehatan.

Kepala Dinas Pariwisata (Dispar) DIY, Singgih Raharja mengatakan kapasitas jumlah pengunjung lokasi wisata tetap diberlakukan sebesar 25 persen dari kapasitas normal. Pemerintah akan menerapkan sanksi tegas yakni penutupan lokasi wisata jika ditemukan ada klaster COVID-19.

"Kami sendiri tidak berharap itu terjadi. Untuk itu kami sudah persiapan, salah satunya adalah pemberlakukan pembelian tiket secara online," katanya.

Menurut Singgih, dari hasil pengamatannya, sejauh ini kesadaran wisatawan untuk menerapkan protokol kesehatan dan melengkapi syarat perjalanan dan penggunaan aplikasi PeduliLindungi sudah cukup dipahami.

Saat ini sudah lebih dari 250 objek wisata yang telah menggunakan aplikasi PeduliLindungi. (Patricia Vicka/Yogyakarta)

Baca Juga:

Pemda DIY Buka Lokasi Wisata Selama Libur Nataru 2022

#Wisata #Travel #Traveling
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Promo Ancol 2026: Tiket Masuk Rp 35 Ribu, Gratis Voucher Makan Rp 20 Ribu
Ancol kini menggelar promo tiket masuk seharga Rp 35 ribu. Nantinya, pengunjung mendapatkan voucher makan senilai Rp 20 ribu.
Soffi Amira - Kamis, 15 Januari 2026
Promo Ancol 2026: Tiket Masuk Rp 35 Ribu, Gratis Voucher Makan Rp 20 Ribu
Indonesia
Syahbandar Larang Kapal Wisata Labuan Bajo Berlayar Malam Hari
Larangan pergerakan kapal pada malam hari di wilayah perairan Taman Nasional (TN) Komodo.
Wisnu Cipto - Jumat, 09 Januari 2026
Syahbandar Larang Kapal Wisata Labuan Bajo Berlayar Malam Hari
Indonesia
Kereta Panoramic Jadi Favorit Wisata Nataru 2025-2026, Pelanggan Capai 11.819 Orang
Menjadi representasi transformasi layanan kereta api dari sekadar moda transportasi menjadi bagian dari ekosistem pariwisata.
Dwi Astarini - Jumat, 09 Januari 2026
Kereta Panoramic Jadi Favorit Wisata Nataru 2025-2026, Pelanggan Capai 11.819 Orang
Indonesia
Cirebon Jadi Tujuan Pariwisata Baru saat Nataru 2026, KAI Catat 274 Ribu Penumpang Kereta Api Turun dan Naik
Aktivitas perjalanan di Cirebon selama Nataru mencerminkan tingginya kebutuhan mobilitas masyarakat sekaligus meningkatnya minat perjalanan wisata berbasis kereta api.
Dwi Astarini - Selasa, 06 Januari 2026
Cirebon Jadi Tujuan Pariwisata Baru saat Nataru 2026, KAI Catat 274 Ribu Penumpang Kereta Api Turun dan Naik
Indonesia
Penumpang KA Panoramic Tembus 150 Ribu Orang per Tahun, Bukti Naik Kereta Jadi Tren Baru Berlibur
Perjalanan dengan kereta api kini dimaknai sebagai momen menikmati waktu, suasana, dan keindahan alam di sepanjang jalur rel.
Dwi Astarini - Jumat, 02 Januari 2026
Penumpang KA Panoramic Tembus 150 Ribu Orang per Tahun, Bukti Naik Kereta Jadi Tren Baru Berlibur
Foto Essay
Menikmati Keindahan Senja di Pantai Pattaya, Wajah Lain Wisata Alam Thailand
Suasana warga piknik bersama keluarga menikmati matahari terbenam di Pantai Pattaya, Chonburi, Thailand, Sabtu (20/12/2025).
Didik Setiawan - Sabtu, 27 Desember 2025
Menikmati Keindahan Senja di Pantai Pattaya, Wajah Lain Wisata Alam Thailand
Indonesia
Teater Bintang Planetarium Buka Sampai April 2026, Fasilitas Canggih Siap Bikin Pemuda Jakarta Pintar
Untuk itu, ia mendesak Pemprov DKI agar lebih masif dalam menyebarkan informasi pembukaan ini melalui berbagai kanal resmi pemerintah
Angga Yudha Pratama - Jumat, 26 Desember 2025
Teater Bintang Planetarium Buka Sampai April 2026, Fasilitas Canggih Siap Bikin Pemuda Jakarta Pintar
Indonesia
Setelah Kemalingan, Museum Louvre Alami Kebocoran yang Merusak Koleksi Buku
Kebocoran tersebut merupakan masalah besar ketiga yang dihadapi museum yang paling banyak dikunjungi di dunia tersebut dalam beberapa bulan terakhir.
Dwi Astarini - Selasa, 09 Desember 2025
  Setelah Kemalingan, Museum Louvre Alami Kebocoran yang Merusak Koleksi Buku
Indonesia
Ketok Harga Bikin Orang Kapok Liburan di Banten, DPRD Desak Regulasi Tarif Wisata
Ketiadaan standar harga yang jelas sering kali dimanfaatkan untuk mematok tarif semaunya sehingga wisatawan kapok liburan di Banten
Wisnu Cipto - Selasa, 25 November 2025
Ketok Harga Bikin Orang Kapok Liburan di Banten, DPRD Desak Regulasi Tarif Wisata
Fun
Wisatawan Indonesia Andalkan Fitur AI untuk Rekomendasi dan Layanan Hotel
Survei SiteMinder 2026 mencatat 59% wisatawan RI menginginkan layanan hotel berbasis AI untuk pengalaman menginap lebih efisien.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 24 November 2025
Wisatawan Indonesia Andalkan Fitur AI untuk Rekomendasi dan Layanan Hotel
Bagikan