Pepaya, Buah Tropis yang Kaya Manfaat

Muchammad YaniMuchammad Yani - Jumat, 15 Oktober 2021
Pepaya, Buah Tropis yang Kaya Manfaat

Manfaat pepaya bagi kesehatan. (Foto: unsplash/HappyPatel)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

PEPAYA adalah buah tropis yang sehat dan lezat. Buah ini mengandung antioksidan yang mampu mengurangi peradangan, melawan penyakit, dan membantu kamu tetap terlihat muda.

Selain buahnya, kamu bisa memanfaatkan bijinya dan daunnya untuk perawatan, maupun untuk dijadikan sebagai bahan masakan. Untuk penyajiannya, pepaya bisa dijadikan sebagai makanan pembuka, saus salsa, smoothie, salad, dan makanan penutup.

Baca juga:

Meski Segar, 6 Buah ini Sebaiknya tak Diolah Jadi Jus

Sementara, daunnya bisa direbus dan dikonsumsi seperti sayuran pada umumnya. Bijinya, bisa dimanfaatkan untuk ekstrak di produk perawatan kulit. Inilah beberapa manfaat yang bisa kamu peroleh dari mengkonsumsi pepaya, dilansir dari laman Healthline.

1. Lezat dan Penuh Nutrisi

Pepaya kaya akan nutrisinya. (Foto: unsplash/HappyPatel)
Pepaya kaya akan nutrisinya. (Foto: unsplash/HappyPatel)

Pepaya mengandung enzim yang disebut papain. Enzim ini dapat memecah rantai protein keras yang ditemukan di dalam otot. Oleh karena itu, banyak orang yang menggunakan pepaya untuk melunakan daging, selama ribuan tahun.

Jika pepaya sudah matang, kamu bisa langsung memakannya. Namun, pepaya mentah harus dimasak sebelum dimakan, terutama untuk ibu hamil, lantaran buah pepaya mengandung lateks yang tinggi yang dapat merangsang kontraksi.

2. Memiliki Antioksidan

Pepaya mengandung antioksidan. (Foto: pexels/Kindel Media)
Pepaya mengandung antioksidan. (Foto: pexels/Kindel Media)

Radikal bebas adalah molekul reaktif yang dapat meningkatkan stres oksidatif tubuh, sehingga dapat menimbulkan penyakit. Dengan kandungan antioksidan termasuk karotenoid yang terdapat dalam pepaya, ini dapat menetralisir radikal bebas.

Menurut studi, pepaya dapat mengurangi stres oksidatif pada orang dewasa, dengan pradiabetes, hipotiroidisme ringan, dan penyakit hati.

Baca juga:

Boleh Mengonsumsi Buah di Malam Hari, Asalkan

3. Memiliki Sifat Antikanker

Mencegah kanker. (Foto: pexels/alleksana)
Mencegah kanker. (Foto: pexels/alleksana)

Nyatanya kandungan likopen dalam pepaya ini berfungsi untuk mengurangi risiko kanker. Kemungkinan, manfaatnya serupa dapat diberikan kepada orang dengan perawatan kanker.

Selain itu, ada pepaya mempunyai beberapa efek unik yang tidak dimiliki oleh buah lain. Di antara 14 buah dan sayuran yang diketahui memiliki sifat antioksidan, hanya pepaya yang menunjukkan aktivitas antikanker pada sel kanker payudara.

4. Dapat Melawan Peradangan

Pepaya dikenal mampu melawan peradangan. (Foto: pexels/alleksana)
Pepaya dikenal mampu melawan peradangan. (Foto: pexels/alleksana)

Peradangan kronis adalah akar dari banyak penyakit. Begitu pula dengan makanan yang tidak sehat serta pilihan gaya hidup, dapat mendorong proses peradangan. Studi menunjukan bahwa pepaya yang kaya akan antioksidan ini, mampu mengurangi inflamasi atau peradangan.

5. Mencegah Masalah Kulit

Selain buahnya, daun pepaya juga bisa dikonsumsi. (Foto: pexels/AnyLane)
Selain buahnya, daun pepaya juga bisa dikonsumsi. (Foto: pexels/AnyLane)

Vitamin C yang dimiliki pepaya, mampu mencegah masalah kulit. Buah ini dapat membantu kulit kamu terlihat lebih kencang dan awet muda. Aktivitas radikal bebas yang berlebihan biasanya membuat kulit tampak berkerut, kendur, dan kerusakan kulit lain seiring berjalannya usia. (Cil)

Baca juga:

Manfaat Buah Srikaya

#Kesehatan
Bagikan
Ditulis Oleh

Muchammad Yani

Lebih baik keliling Indonesia daripada keliling hati kamu

Berita Terkait

Indonesia
Cegah Virus Nipah, DPR Dorong Kampanye Digital Protokol Kesehatan
Tantangan kesehatan di masa depan banyak bersumber dari zoonosis seperti virus Nipah.
Dwi Astarini - Sabtu, 31 Januari 2026
Cegah Virus Nipah, DPR Dorong Kampanye Digital Protokol Kesehatan
Indonesia
Cak Imin Janjikan Program Penghapusan Tunggakan Iuran JKN Segera Terwujud
Program ini dirancang untuk membantu masyarakat kurang mampu yang selama ini terkendala dalam mengakses layanan kesehatan akibat tunggakan iuran JKN.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 28 Januari 2026
Cak Imin Janjikan Program Penghapusan Tunggakan Iuran JKN Segera Terwujud
Berita Foto
Program Keluarga SIGAP Dorong Perubahan Perilaku Lewat Layanan Kesehatan Primer
Ketua Tim Bidang Penyusunan Rencana Prioritas Pemanfaatan Dana Desa, Sappe M. P. Sirait saat Program Keluarga Sigap di Jakarta, Kamis (15/1/2026).
Didik Setiawan - Kamis, 15 Januari 2026
Program Keluarga SIGAP Dorong Perubahan Perilaku Lewat Layanan Kesehatan Primer
Indonesia
Usai Banjir Bandang, Warga Aceh Tamiang Banyak Alami Gangguan Kesehatan
Ratusan pengungsi pascabanjir bandang di Aceh Tamiang mengalami berbagai penyakit seperti ISPA hingga diare. Tim Dokkes Polri turun beri layanan kesehatan.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 15 Januari 2026
Usai Banjir Bandang, Warga Aceh Tamiang Banyak Alami Gangguan Kesehatan
Dunia
AS Kurangi Jumlah Vaksin Wajib untuk Anak-Anak, Timbulkan Kekhawatiran Peningkatan Risiko Penyakit
Perubahan ini terjadi setelah Presiden Donald Trump meminta Departemen Kesehatan dan Layanan Kemanusiaan AS (HHS) meninjau bagaimana negara-negara sejawat merekomendasikan vaksin.
Dwi Astarini - Selasa, 06 Januari 2026
  AS Kurangi Jumlah Vaksin Wajib untuk Anak-Anak, Timbulkan Kekhawatiran Peningkatan Risiko Penyakit
Indonesia
Gubernur Pramono Tegaskan belum Ditemukan Super Flu di Jakarta
Pemerintah DKI telah berkoordinasi dengan Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin ihwal Super Flu ini.
Dwi Astarini - Selasa, 06 Januari 2026
Gubernur Pramono Tegaskan belum Ditemukan Super Flu di Jakarta
Indonesia
DPR Minta Pemerintah Gerak Cepat Antisipasi Ancaman Super Flu, Dorong Kemenkes Terbitkan Vaksin Pencegah
Dikhawatirkan, penyakit ini berdampak pada beban layanan kesehatan.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Januari 2026
DPR Minta Pemerintah Gerak Cepat Antisipasi Ancaman Super Flu, Dorong Kemenkes Terbitkan Vaksin Pencegah
Indonesia
Waspada Super Flu, 62 Kasus Terkonfirmasi di Indonesia Terbanyak di Jawa Timur
Subclade K telah terdeteksi di Indonesia sejak Agustus 2025 melalui sistem surveilans sentinel ILI-SARI di berbagai fasilitas pelayanan kesehatan.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Januari 2026
Waspada Super Flu, 62 Kasus Terkonfirmasi di Indonesia Terbanyak di Jawa Timur
Indonesia
Super Flu Masuk ke Indonesia, Kemenkes Imbau Kenali Gejala dan Terapkan Protokol Kesehatan
Indonesia menjadi salah satu negara yang terpapar jenis virus ini.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Januari 2026
Super Flu Masuk ke Indonesia, Kemenkes Imbau Kenali Gejala dan Terapkan Protokol Kesehatan
Lifestyle
Teknologi Bedah Robotik Memungkinkan Tindakan Presisi untuk Kenyamanan Pasien, kini Hadir di Siloam Hospitals Kebon Jeruk
Siloam Hospitals Kebon Jeruk memiliki dan mengoperasikan tiga sistem robotik, yakni Da Vinci Xi (urologi, ginekologi, bedah digestif, dan bedah umum), Biobot MonaLisa (khusus diagnostik kanker prostat presisi tinggi), dan ROSA (ortopedi total knee replacement).
Dwi Astarini - Jumat, 19 Desember 2025
Teknologi Bedah Robotik Memungkinkan Tindakan Presisi untuk Kenyamanan Pasien, kini Hadir di Siloam Hospitals Kebon Jeruk
Bagikan