Penyuap Bupati Dodi Alex Noerdin Segera Duduk di Kursi Pesakitan
Bupati Musi Banyuasin Dodi Reza Alex Noerdin (tengah/rompi jingga) di Gedung KPK, Jakarta, Sabtu (16/10). ANTARA/HO-Humas KPK
MerahPutih.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah merampungkan berkas penyidikan tersangka Suhandy, penyuap Bupati nonaktif Musi Banyuasin, Sumatera Selatan, Dodi Reza Alex Noerdin.
Dengan demikian, Direktur PT Selaras Simpati Nusantara itu, akan segera diadili dalam kasus dugaan suap pengadaan barang dan jasa di Dinas PUPR Musi Banyuasin.
Baca Juga
Geledah Rumah Dodi Alex Noerdin, KPK Amankan Uang Hingga Dokumen
"Selasa, 14 Desember 2021 telah selesai dilaksanakan tahap dua yaitu penyerahan tersangka dan barang bukti dari tim penyidik kepada tim jaksa KPK," kata Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri dalam keterangannya, Rabu (15/12).
Suhandy kini ditahan lagi selama 20 hari ke depan. Penahanannya dilakukan di Rumah Tahanan (Rutan) KPK cabang Gedung Merah Putih.
"Terhitung mulai 14 Desember 2021 sampai dengan 2 Januari 2022," ujar Ali.
Baca Juga
Ali mengatakan, tim jaksa akan menyusun surat dakwaan selama 14 hari kerja. Setelah rampung, dakwaan itu akan diserahkan ke pengadilan.
"Persidangan direncanakan akan dilaksanakan di Pengadilan Tipikor pada PN Palembang," kata Ali. (Pon)
Bagikan
Ponco Sulaksono
Berita Terkait
Bos Maktour Sebut Kuota Haji Tambahan Tanggung Jawab Kemenag
Saksi Beberkan Pertemuan Pimpinan Google dengan Nadiem di Kantor Kemendikbudristek
Eks Wamenaker Noel Bocorkan Partai Ikut Terima Uang Peras K3, Cluenya Ada Huruf 'K'
Terdakwa Nadiem Makarim Bingung Pemilihan OS Laptop Dipermasalahkan
Tersangka Gus Alex Irit Bicara Usai Diperiksa KPK, 3 Pertanyaan Kasus Haji Dijawab Sama
Eks Direktur SMA Kemendikbud Akui Terima USD 7.000 dari Vendor Chromebook
Susah Dapat Kuota Haji, Bos Maktour: Terpaksa Berangkatkan Jemaah Pakai Furoda
KPK Periksa Pemilik Maktour terkait Kasus Korupsi Kuota Haji di Kemenag
KPK: Keterangan Eks Menpora Dito Perkuat Dugaan Korupsi Kuota Haji
Diperiksa KPK soal Kuota Haji, Eks Menpora Dito Ungkap Isi Pertemuan di Arab Saudi saat Dampingi Jokowi