Penyelundupan Harley di Garuda Diduga Dilakukan Terorganisir dan Sistematis

Zulfikar SyZulfikar Sy - Selasa, 10 Desember 2019
Penyelundupan Harley di Garuda Diduga Dilakukan Terorganisir dan Sistematis

Pesawat Garuda Indonesia. (Foto: MP/Rizki Fitrianto)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Pengamat kebijakan publik Azas Tigor Nainggolan menduga kasus penyelundupan motor Harley Davidson dan sepeda Brompton oleh sejumlah bos Garuda Indonesia dilakukan secara sistematis.

Menurut Azas, sebuah tindakan koruptif seperti penyelundupan bukan dan tidak mungkin hanya dilakukan seorang diri.

Baca Juga:

Kasus Penyelundupan Harley dan Brompton, Garuda Didenda Rp100 Juta

"Dalam kasus terbongkarnya tindak pidana penyelundupan di Garuda ini pasti melibatkan banyak pihak," kata Azas dalam keterangannya yang dikutip di Jakarta, Selasa (10/12).

Menteri BUMN Erick Thohir dan Menteri Keuangan Sri Mulyani saat merilis barang bukti komponen motor Harley Davidson yang diselundupkan di pesawat Garuda Indonesia. (Foto: MP/Rizki Fitrianto)
Menteri BUMN Erick Thohir dan Menteri Keuangan Sri Mulyani saat merilis barang bukti komponen motor Harley Davidson yang diselundupkan di pesawat Garuda Indonesia. (Foto: MP/Rizki Fitrianto)

Azas mengatakan, keterlibatan pihak lain itu sangat mungkin ada setidaknya pembiaran dari unit lain.

"Artinya dilakukan secara teroganisir dan sistematis adalah tindak pidana korupsi atau penyelundupan tersebut didukung oleh unit lain yang terkait," kata Koordinator Forum Warga Kota Jakarta ini.

Ia menyebut, penyelundupan barang di perusahaan penerbangan Garuda besar kemungkinan ada keterlibatan dari pihak pengelola bandara tempat maskapai itu beroperasi.

"Tindakan penyelundupan pasti dilakukan secara terorganisir, sistematis dan masif. Jika sudah rutin atau biasa, maka tindakan itu jadi lalai atau atau tidak hati-hati lagi maka ada bocornya," imbuh Azas.

Ia melihat dari kasus ini, Menteri Erick Thohir mendapat peluang mengevaluasi atau memeriksa juga BUMN Angkasa Pura 2 (AP2) misalnya.

Baca Juga:

Dukung 'Bersih-bersih' di Garuda, HIPMI Minta Pemerintah Berantas Monopoli Maskapai

Kesempatan itu menjadi peluang sekaligus menteri Erick Thohir melakukan bersih-bersih dan pemeriksaan terhadap direksi AP 2 secara menyeluruh.

Pesawat Garuda. (MP/Rizki Fitrianto)
Pesawat Garuda. (MP/Rizki Fitrianto)

"Diduga ada hubungan untuk memperlancar upaya penyelundupan yang dilakukan pasti melibatkan aparat pengelola bandara karena salah satu tempat kejadian perkaranya (TKP) juga. Kan semua barang diselundupkan melalui fasilitas bandara juga dong," papar Azas.

"Nah saatnya moment membongkar kasus penyelundupan di Garuda ini juga seharusnya diteruskan secara hukum dan dikembangkan sampai ke akarnya," tutup Azas. (Knu)

Baca Juga:

KPK Garap 9 Petinggi Garuda Indonesia

#Garuda Indonesia #Penyelundupan
Bagikan
Ditulis Oleh

Zulfikar Sy

Tukang sihir

Berita Terkait

Indonesia
Puluhan Ton Bawang Impor Ilegal dari Malaysia Dimusnahkan, Masuk lewat Jalur Tikus di Kalimantan
Total barang bukti yang dimusnahkan sebanyak 20,9 ton.
Dwi Astarini - Kamis, 21 Mei 2026
Puluhan Ton Bawang Impor Ilegal dari Malaysia Dimusnahkan, Masuk lewat Jalur Tikus di Kalimantan
Indonesia
Polda Metro Jaya Gagalkan Penyelundupan 760 Kg Merkuri di Tanjung Priok, 2 Orang Ditangkap
Polda Metro Jaya menggagalkan penyelundupan 760 kg merkuri di Tanjung Priok. Dalam penggeledahan itu, dua orang ditangkap.
Soffi Amira - Rabu, 13 Mei 2026
Polda Metro Jaya Gagalkan Penyelundupan 760 Kg Merkuri di Tanjung Priok, 2 Orang Ditangkap
Indonesia
Geledah Gudang di Kapuk hingga Pluit, Bareskrim Sita Puluhan Ribu iPhone Ilegal Senilai Ratusan Miliar
Secara total ada 76.756 unit dengan total nilai Rp 235.089.800.000.
Dwi Astarini - Selasa, 21 April 2026
Geledah Gudang di Kapuk hingga Pluit, Bareskrim Sita Puluhan Ribu iPhone Ilegal Senilai Ratusan Miliar
Indonesia
Berton-ton Bawang dan Cabai Impor Ilegal Masuk Lewat Pontianak, Jaringan Pemasok Masih Diburu
Praktik impor ilegal komoditas pangan dalam jumlah besar di Kota Pontianak, Kalimantan Barat yang masuk secara ilegal ke Indonesia berhasil dibongkar.
Wisnu Cipto - Minggu, 19 April 2026
Berton-ton Bawang dan Cabai Impor Ilegal Masuk Lewat Pontianak, Jaringan Pemasok Masih Diburu
Indonesia
Polri Bentuk Satuan Tugas Khusus Cegah dan Berantas Penyelundupan
Pembentukan satgas tersebut merupakan tindak lanjut atas arahan Presiden Prabowo Subianto kepada Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo.
Dwi Astarini - Jumat, 17 April 2026
Polri Bentuk Satuan Tugas Khusus Cegah dan Berantas Penyelundupan
Indonesia
Sindikat Internasional Penyelundupan Komodo dari NTT ke Thailand Terbongkar
Hasil pengembangan dari kasus pencurian Komodo yang terjadi pada 2025
Wisnu Cipto - Kamis, 09 April 2026
Sindikat Internasional Penyelundupan Komodo dari NTT ke Thailand Terbongkar
Indonesia
TNI AL Gagalkan Penyelundupan Pasir Timah 6,1 Ton
Truk tersebut lalu dibawa ke Markas Kodaeral III untuk pemeriksaan muatan. Petugas pun menemukan pasir timah yang dikemas dalam beberapa kardus.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 09 Maret 2026
TNI AL Gagalkan Penyelundupan Pasir Timah 6,1 Ton
Indonesia
1,4 Ton Sianida dari Filipina Diduga Diselundupkan Lewat Pelabuhan Ferry ASDP Bitung
Dari pemeriksaan terhadap 29 karung, masing-masing karung memiliki berat sekitar 50 kilogram sehingga total keseluruhan barang mencapai sekitar 1.450 kilogram atau 1,4 ton.
Alwan Ridha Ramdani - Sabtu, 07 Maret 2026
1,4 Ton Sianida dari Filipina Diduga Diselundupkan Lewat Pelabuhan Ferry ASDP Bitung
Indonesia
Kasusnya Viral Sampai ke DPR, ABK Fandi Ramadhan Lolos dari Tuntutan Hukuman Mati
Keluarga terdakwa Fandi Ramadhan dan juga penasihat hukumnya menyatakan vonis majelis hakim belum memberikan rasa keadilan.
Wisnu Cipto - Kamis, 05 Maret 2026
Kasusnya Viral Sampai ke DPR, ABK Fandi Ramadhan Lolos dari Tuntutan Hukuman Mati
Fun
Lewat Fly the Local Ways, UNERD Lepas Landas Bareng Tahilalats dan Garuda Indonesia
Kolaborasi ini menjadi langkah baru UNERD dalam menghadirkan produk lokal yang serasi dengan gaya hidup dan generasi hari ini.
Dwi Astarini - Minggu, 15 Februari 2026
Lewat Fly the Local Ways, UNERD Lepas Landas Bareng Tahilalats dan Garuda Indonesia
Bagikan