Fakta Terbongkarnya Pengiriman Ratusan Ribu Ekstasi di Tol Lintas Sumatra, Berawal dari Kecelakaan Tunggal
Ilustrasi Narkoba. (Pixalbay)
MerahPutih.com - Teka-teki ribuan butir ekstasi tak bertuan yang ditemukan di tol Trans Sumatra, akhirnya terbongkar.
Pelakunya adalah MR (42) yang ditangkap di wilayah Kabupaten Tangerang setelah kabur usai kecelakaan tersebut.
Kasus ini terbongkar usai mobil pengangkut ekstasi yang dikemudikan MR itu mengalami kecelakaan tunggal di Tol Bakauheni-Terbanggi Besar, Lampung.
Mobil bernopol D-1160-UN tersebut mengalami kecelakaan pada Kamis (20/11) lalu.
Baca juga:
“Tersangka yang mengemudikan mobil diduga mengalami micro sleep hingga mengalami kecelakaan tunggal,” kata Direktur Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri Brigjen Eko Hadi Santoso kepada wartawan di Jakarta, Senin (24/11).
Eko menjelaskan, awalnya MR dihubungi oleh seseorang berinisial UKM untuk berangkat ke Palembang untuk mengambil ekstasi.
Kemudian, tersangka mengajak saksi RRS ke Palembang menggunakan mobil Nissan X-Trail. Tersangka dihubungi oleh pelaku lainnya, UKM untuk akan mengantar ekstasi tersebut ke Jakarta.
Pada Rabu (19/11) malam sekitar pukul 22.00 WIB, tersangka MR berangkat ke Pelabuhan Bakauheni melalui akses pintu Tol Kayu Agung.
Memasuki waktu Subuh, tersangka MR mulai mengantuk, namun dia tetap melanjutkan perjalanan. Hingga memasuki KM 136, tersangka MR mengalami micro sleep hingga terjadi kecelakaan.
Baca juga:
Setelah menyadari dirinya kecelakaan, tersangka MR mencoba keluar dari kendaraan. Karena panik, tersangka kemudian mengeluarkan 5 tas berisi narkoba tersebut dan membuangnya ke jurang.
Setelah membuang tas berisi ekstasi tersebut, tersangka MR berupaya melarikan diri, yakni dengan menuruni tebing dengan cara merosot, kemudian dilanjutkan berjalan kaki melalui semak-semak menuju ke perkampungan terdekat.
Kemudian, dia tiba di Dusun Sugih Besar dan keluar dari perkampungan dan mencari jalan. Dari situ, tersangka MR menaiki angkot untuk diantar ke jalan raya lintas.
Pada pukul 09.00 WIB, Raffi menaiki bus dengan tujuan Terminal Kalideres, Jakarta Barat.
Baca juga:
BNN Bongkar Jaringan Ekstasi Sumatera-Sulawesi Pakai Modus Penyamaran Vape
Sesampainya di Terminal Kalideres pada pukul 13.00 WIB, MR langsung menuju ke apartemen untuk beristirahat.
Pada Sabtu (22/11), tersangka pulang ke rumahnya di daerah Rawa Burung, Tangerang dan menemui istrinya.
MR lantas ditemani istri dan anaknye ke Pandeglang untuk menjalani pengobatan tradisional. Polisi yang tengah melakukan pengejaran berhasil menangkapnya pada Minggu (23/11) pukul 07.00 WIB.
Pada saat tim gabungan melakukan pengembangan MR berusaha untuk melarikan diri.
“Sehingga petugas kepolisian melakukan tindakan tegas dan terukur. Saat ini kami tengah melakukan pengembangan untuk menangkap pelaku lainnya," tutup Eko. (knu)
Bagikan
Joseph Kanugrahan
Berita Terkait
Apartemen Lab Narkoba di Ancol Dikelola Sindikat Internasional, Produk Dikemas Mirip Minuman Saset
Peredaran Narkoba untuk Malam Tahun Baru Digagalkan Polisi, Modus Baru Digunakan Pengedar
Lakukan Tes Urin, Tahanan KPK Bebas Narkoba
Bareksrim Bongkar Peredaran Narkoba Jelang DWP 2025 Bali, Amankan Citra Indonesia di Ranah Internasional
17 Orang dari 6 Sindikat Peredaran Narkoba Ditangkap Jelang DWP 2025 di Bali, Polri Amankan 31 Kg Sabu dan Ratusan Ekstasi
Etomidate Resmi Masuk Narkotika Golongan II, Penyalahgunaan Bisa Dijerat UU Narkotika
Perjalanan Dewi Astutik Gabung Sindikat Narkotika Lintas Benua, Dipengaruhi Bandar Narkoba Asal Nigeria Buron DEA
Keluarga Hanya Tahu Dewi Astutik Kerja PRT di Luar Negeri, Jarang Kirim Uang
Kronologi Penangkapan Ratu Narkoba Dewi Astutik, Pergerakan Licin tapi Pelarian Berakhir di Kamboja
Sosok dan Sepak Terjang Dewi Astutik, Mantan TKI yang Jadi Otak Peredaran Narkoba Asia Tenggara