Sosok dan Sepak Terjang Dewi Astutik, Mantan TKI yang Jadi Otak Peredaran Narkoba Asia Tenggara

Ananda Dimas PrasetyaAnanda Dimas Prasetya - Selasa, 02 Desember 2025
Sosok dan Sepak Terjang Dewi Astutik, Mantan TKI yang Jadi Otak Peredaran Narkoba Asia Tenggara

Buron kasus narkotika, Dewi Astutik. (Foto: dok. BNN)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Badan Narkotika Nasional (BNN) meringkus buronan kasus narkotika kelas internasional, Dewi Astutik alias Mami, dalam operasi gabungan lintas negara di Sihanoukville, Kamboja.

Dewi, perempuan 43 tahun asal Ponorogo yang pernah menjadi TKI, merupakan aktor intelektual penyelundupan dua ton sabu dan termasuk dalam jaringan Golden Triangle. Ia juga terlibat dalam sejumlah kasus besar pada 2024 yang berkaitan dengan jaringan Golden Crescent.

Operasi penangkapan dipimpin Direktur Penindakan dan Pengejaran BNN, Roy Hardi Siahaan. Kepala BNN RI, Komjen Suyudi Ario Seto, menegaskan bahwa Dewi bukan sosok sembarangan dalam dunia peredaran narkotika internasional.

“Jejaring ini diketahui beraktivitas dalam pengambilan dan distribusi narkotika berbagai jenis, termasuk kokain, sabu, dan ketamin, menuju Asia Timur dan Asia Tenggara,” ujar Suyudi, Selasa (2/12).

Baca juga:

Operasi Lintas Negara, BNN Ringkus Bandar Narkoba Kelas Internasional di Kamboja

Nama Dewi kembali mencuat ketika BNN membongkar penyelundupan heroin seberat 2,76 kilogram di Bandara Soekarno–Hatta pada 24 September 2024. Heroin tersebut diamankan dari seorang pria berinisial ZM sesaat setelah tiba di Terminal 3.

Dalam pemeriksaan, ZM mengaku bahwa paket heroin tersebut akan diserahkan kepada SS. BNN kemudian menangkap SS dan mengungkap nama pelaku lain, AH. Belakangan diketahui, AH adalah orang yang memerintahkan ZM dan SS mengambil heroin dari Dewi Astutik di Kamboja. AH akhirnya ditangkap di Medan, Sumatra Utara.

Baca juga:

Roman Warga Ukraina Pengendali Jaringan Narkoba Hydra Indonesia Berhasil Dibawa dari Thailand

Dewi diketahui memiliki posisi signifikan di jaringan narkotika Golden Triangle. Ia menjadi pemimpin lapangan sekaligus perekrut ratusan kurir, mayoritas warga negara Indonesia.

Jejak keterlibatannya semakin kuat setelah BNN, Bea Cukai, dan TNI AL menggagalkan penyelundupan dua ton sabu dari kapal MT Sea Dragon Tarawa di Kepulauan Riau pada 22 Mei 2025. Empat anak buah kapal yang merupakan WNI diduga berada di bawah kendali Dewi.

Hingga kini, lebih dari 110 WNI yang disebut sebagai 'asuhan' Dewi telah ditangkap di berbagai negara, seperti Brasil, Kamboja, dan Korea Selatan.

Walaupun bukan pimpinan tertinggi jaringan Golden Triangle, Dewi diduga memiliki hubungan luas dengan sindikat narkotika Afrika yang beroperasi di Thailand dan Semenanjung Malaysia sehingga membuat posisinya sangat strategis dalam alur peredaran narkoba kawasan Asia. (Knu)

#Dewi Astutik #Narkoba # Badan Narkotika Nasional (BNN) #Sindikat Narkoba
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
TNI-AL Gagalkan Penyelundupan 1,3 Ton Narkoba, DPR Tuntut Perketat Pengawasan Jalur Laut
Keberhasilan ini menunjukkan pentingnya pengawasan dan patroli secara konsisten di wilayah perairan Indonesia.
Dwi Astarini - Senin, 10 Agustus 2026
TNI-AL Gagalkan Penyelundupan 1,3 Ton Narkoba, DPR Tuntut Perketat Pengawasan Jalur Laut
Indonesia
Bareskrim Bongkar Sarang Narkoba Klub Malam HH Club Planet 3.0 Batam, 32 Orang Diciduk
Bareskrim Polri menggerebek klub Malam HH Club Planet 3.0 Batam. Sebanyak 32 orang diamankan, barang bukti narkoba disita
Wisnu Cipto - Senin, 10 Agustus 2026
Bareskrim Bongkar Sarang Narkoba Klub Malam HH Club Planet 3.0 Batam, 32 Orang Diciduk
Indonesia
Polisi Bongkar Jalur Ganja Aceh ke Pulau Jawa, Sita 132 Kg Barang Haram
Pengungkapan tersebut merupakan hasil penanganan tiga laporan polisi yang berkaitan.
Dwi Astarini - Jumat, 07 Agustus 2026
Polisi Bongkar Jalur Ganja Aceh ke Pulau Jawa, Sita 132 Kg Barang Haram
Indonesia
Sahroni Ungkap Kopilot Malaysia Airlines Diduga Bagian dari Sindikat Narkoba Profesional
Jumlah barang bukti dan modus penyelundupan tersebut menjadi indikasi kuat bahwa pelaku tidak bekerja sendiri.
Dwi Astarini - Kamis, 06 Agustus 2026
Sahroni Ungkap Kopilot Malaysia Airlines Diduga Bagian dari Sindikat Narkoba Profesional
Indonesia
Kronologi Detail Temuan 995 Pucuk Senjata, VCD Porno Hingga Narkoba di Sekolah Swasta Jakarta
Dalam ruangan bekas Kepala Yayasan berinisial IWD di sekolah swasta itu ditemukan 995 pucuk senjata, amunisi, aksesori senjata, alat pembuat peluru hingga barang yang diduga narkotika jenis sabu dan ganja.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 06 Agustus 2026
Kronologi Detail Temuan 995 Pucuk Senjata, VCD Porno Hingga Narkoba di Sekolah Swasta Jakarta
Indonesia
Polresta Solo Musnahkan Sabu 3,5 Kilogram Senilai Miliaran, 3 Juta Nyawa Terselamatkan
Sebagai bagian dari proses penyidikan sekaligus memastikan barang bukti tersebut tidak kembali beredar di tengah masyarakat.
Dwi Astarini - Rabu, 05 Agustus 2026
Polresta Solo Musnahkan Sabu 3,5 Kilogram Senilai Miliaran, 3 Juta Nyawa Terselamatkan
Indonesia
Kopilot Bawa Narkoba ke Indonesia, Pemerintah Malaysia Bakal Tempatkan Polisi di Bandara KLIA
Malaysia mempertimbangkan penugasan anggota kepolisian di dalam Bandara Internasional Kuala Lumpur (KLIA) untuk mencegah hal serupa terjadi
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 05 Agustus 2026
Kopilot Bawa Narkoba ke Indonesia, Pemerintah Malaysia Bakal Tempatkan Polisi di Bandara KLIA
Indonesia
Kopilot Malaysia Airlines Bawa Narkoba ke Indonesia, DPR Minta Jalur Kru Pesawat Diperketat
Kasus tersebut harus menjadi evaluasi agar pengawasan terhadap jalur kru penerbangan semakin diperketat.
Dwi Astarini - Selasa, 04 Agustus 2026
Kopilot Malaysia Airlines Bawa Narkoba ke Indonesia, DPR Minta Jalur Kru Pesawat Diperketat
Indonesia
Pilot Malaysia Diduga 3 Kali Bawa Narkotika ke Indonesia, Terima Bayaran Rp 219 Juta
Bareskrim Polri mengungkap pilot Malaysia Mohd Saufi bin Othman diduga tiga kali membawa narkotika ke Indonesia. Tersangka mengaku menerima bayaran Rp 219,4 juta.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 04 Agustus 2026
Pilot Malaysia Diduga 3 Kali Bawa Narkotika ke Indonesia, Terima Bayaran Rp 219 Juta
Indonesia
Polda Metro Jaya Bongkar Sindikat Tembakau sintetis Melalui Investigasi Digital
Berdasarkan hasil pemeriksaan sementara, jaringan tersebut menjalankan modus operandi dengan memasarkan tembakau sintetis menggunakan sistem mapping
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 03 Agustus 2026
Polda Metro Jaya Bongkar Sindikat Tembakau sintetis Melalui Investigasi Digital
Bagikan