Penyakit Langka Ini Bikin Kebal Seperti Superman
Penyakit CIPA bikin penderitanya kebal seperti Superman (Foto: batman-news.com)
BATMAN berusaha keras untuk mengalahkan superman dalam film Batman v Superman: Dawn of Justice. Salah satu cara yang Batman lakukan ialah menggunakan senjata mesin. Tapi Superman sama sekali tidak merasakan apapun saat peluru dari senjata itu menghujani tubuhnya.
Bahkan di film tersebut, Superman juga sempat terkena nuklir. Lagi-lagi dia tidak merasakan apapun, hanya menjadi tua untuk beberapa saat. Tidak heran jika Superman punya julukan Man of Steel (manusia baja karena dia kebal terhadap apapun.
Baca juga:
Begitu pula penyakit ini, si penderita bisa merasa kebal seperti Superman. Mengutip Alodokter, penyakit bernama congenital insensitivity to pain with anhidrosis atau CIPA membuat kamu kebal seperti Superman. Kamu tidak akan merasakan sakit saat terluka, cedera, terkena suhu panas atau dingin, hingga tidak pernah berkeringat.
Namun, tidak seperti Superman. Superhero DC Comics itu benar-benar tidak mengalami luka pada tubuhnya setelah terkena peluru. Beda dengan pengidap Cipa, meskipun tidak merasa sakit karena sesuatu, mereka tetap mengalami luka pada tubuhnya.
Misalnya saat menginjak paku, pengidapnya tidak akan merasakan sakit dari tajamnya paku. Namun, penderita CIPA tetap mengalami pendarahan tanpa disadari. Contoh lainnya ketika meminum air mendidih. Area mulut juga tidak akan merasakan suhu panas walau mulut melepuh.
Baca juga:
Penderita CIPA mengalami Anhidrosis atau ketidakmampuan mengeluarkan keringat. Ini juga bisa menjadi masalah karena menyebabkan penderita berisiko tinggi mengalami peningkatan suhu tubuh (hiperpireksia). Di beberapa kasus, ada penderita CIPA yang mengalami karies gigi, gangguan kecerdasan, dan kesulitan untuk mengontrol BAB.
Rasa kebal yang timbul pada penderita CIPA terjadi karena mutasi pada gen NTRK1. Gen ini bertanggung jawab untuk mengirimkan pesan rasa sakit yang dirasakan manusia. Sehingga otak tidak akan memberikan respon apapun ketika penderita CIPA mengalami hal yang seharusnya membuat mereka kesakitan.
Sayangnya belum ada cara untuk menyembuhkan CIPA hingga saat ini. Penderita hanya bisa diajarkan agar lebih berhati-hati. Serta membiasakan untuk menghindari hal-hal yang bisa membuat mereka terluka. (ikh)
Baca juga:
Bagikan
Berita Terkait
Program Keluarga SIGAP Dorong Perubahan Perilaku Lewat Layanan Kesehatan Primer
Usai Banjir Bandang, Warga Aceh Tamiang Banyak Alami Gangguan Kesehatan
Ancaman Super Flu Intai Sekolah, DPR Minta Protokol Kesehatan Diterapkan Kembali
Korban Bencana Sumatra Terancam Kena Campak di Pengungsian, Kemenkes: Penularannya Paling Tinggi
AS Kurangi Jumlah Vaksin Wajib untuk Anak-Anak, Timbulkan Kekhawatiran Peningkatan Risiko Penyakit
Gubernur Pramono Tegaskan belum Ditemukan Super Flu di Jakarta
DPR Minta Pemerintah Gerak Cepat Antisipasi Ancaman Super Flu, Dorong Kemenkes Terbitkan Vaksin Pencegah
Waspada Super Flu, 62 Kasus Terkonfirmasi di Indonesia Terbanyak di Jawa Timur
Super Flu Masuk ke Indonesia, Kemenkes Imbau Kenali Gejala dan Terapkan Protokol Kesehatan
Teknologi Bedah Robotik Memungkinkan Tindakan Presisi untuk Kenyamanan Pasien, kini Hadir di Siloam Hospitals Kebon Jeruk