Kesehatan

Benarkah Sakit Pinggang Berarti Gangguan Ginjal?

Ananda Dimas PrasetyaAnanda Dimas Prasetya - Kamis, 17 Oktober 2019
Benarkah Sakit Pinggang Berarti Gangguan Ginjal?

Pembicara di acara Gerakan Peduli Hipertensi (Foto: MP/Ikhsan Digdo)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MUNGKIN hampir setiap orang pernah merasakan sakit pinggang. Bahkan ada yang merasa terkena sakit ginjal ketika merasakan sakit pada bagian pinggang. Soalnya, letak ginjal dekat dengan bagian pinggang. Sehingga ketika pinggang terasa tidak nyaman mereka menganggap ginjal mereka memiliki masalah kesehatan.

Pertanyaannya, apa benar sakit pinggang berarti sakit ginjal? Menurut Dr. Tunggul D. Situmorang, SpPD-KGH, Dipl/M.Med.Si, Finasim, hal tersebut tidak benar. Letak ginjal memang berada di dalam perut dekat pinggang. Namun, tidak ada hubungannya jika seseorang merasa sakit pinggang artinya mereka memiliki ginjal yang bermasalah.

Baca juga:

Terasa Enam Tanda Sakit Perut Begini, Kamu Wajib Cek Kesehatan

Diskusi Media Tentang Kesehatan
Dr. Tunggul D. Situmorang menjelaskan masalah kesehatan pada hadirin (Foto: MP/Ikhsan Digdo)

"Ginjal itu ada dua, di kanan dan di kiri. Ginjal memang disebut juga dengan buah pinggang. Ukurannya sebesar kepalan tangan Kita," ujarnya saat ditemui di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Kamis (17/10).

Tunggul mengatakan, masalah kesehatan yang terjadi justru banyak orang yang sakit pinggang tapi ginjal mereka sehat-sehat saja. Sebaliknya, orang yang memiliki ginjal sehat mereka malah pernah mengalami sakit pinggang. "Faktanya adalah begitu banyak sakit pinggang yang bukan sakit ginjal," tambahnya.

Namun, memang kata Tunggul ada penyakit ginjal yang memiliki keluhan pada pinggang seseorang. Pada umumnya, jika seseorang menderita penyakit batu ginjal. Mereka juga akan memiliki keluhan berupa rasa tidak nyaman pada pinggang mereka.

Baca juga:

Ternyata, Ada Pesan di Balik Posisi Jerawat

Meskipun begitu, dia mengatakan penyakit batu ginjal bukanlah penyakit yang harus sangat ditakuti oleh setiap orang. Penyakit ini tidak akan membuat pasien mudah mengalami gagal ginjal yang pengobatannya cukup sulit. Dengan begitu, pasien tidak perlu merasa down ketika mengalami batu ginjal. Segera konsultasikan ke dokter untuk mendapatkan penanganan yang tepat.

"Batu ginjal di bidang kami merupakan penyakit paling mudah dicegah, disembuhkan, dan diobati agar tidak jadi gagal ginjal," tukasnya.

Nah, sahabat Merah Putih, yuk jaga dan sayangi kesehatan ginjal kamu. Cukup konsisten menjaga pola hidup seperti rajin berolahraga, jaga berat badan, hingga tekanan darahmu. Selain itu, hindari pola hidup buruk seperti merokok dan mengonsumsi minuman beralkohol. (ikh)

Baca juga:

Makanan Bernutrisi yang Diperlukan Saat Alami Patah Tulang

#Kesehatan #Info Kesehatan #Tips Kesehatan #Ginjal
Bagikan
Ditulis Oleh

Ikhsan Aryo Digdo

Learner.

Berita Terkait

Berita Foto
Program Keluarga SIGAP Dorong Perubahan Perilaku Lewat Layanan Kesehatan Primer
Ketua Tim Bidang Penyusunan Rencana Prioritas Pemanfaatan Dana Desa, Sappe M. P. Sirait saat Program Keluarga Sigap di Jakarta, Kamis (15/1/2026).
Didik Setiawan - Kamis, 15 Januari 2026
Program Keluarga SIGAP Dorong Perubahan Perilaku Lewat Layanan Kesehatan Primer
Indonesia
Usai Banjir Bandang, Warga Aceh Tamiang Banyak Alami Gangguan Kesehatan
Ratusan pengungsi pascabanjir bandang di Aceh Tamiang mengalami berbagai penyakit seperti ISPA hingga diare. Tim Dokkes Polri turun beri layanan kesehatan.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 15 Januari 2026
Usai Banjir Bandang, Warga Aceh Tamiang Banyak Alami Gangguan Kesehatan
Indonesia
Menu Makanan Penangkis Flu Musim Hujan Rekomendasi Dietisien RSCM
Tak kalah penting, kandungan zinc yang ditemukan dalam daging merah, susu, dan olahan kedelai berperan besar dalam meningkatkan fungsi sel imun
Angga Yudha Pratama - Rabu, 07 Januari 2026
Menu Makanan Penangkis Flu Musim Hujan Rekomendasi Dietisien RSCM
Dunia
AS Kurangi Jumlah Vaksin Wajib untuk Anak-Anak, Timbulkan Kekhawatiran Peningkatan Risiko Penyakit
Perubahan ini terjadi setelah Presiden Donald Trump meminta Departemen Kesehatan dan Layanan Kemanusiaan AS (HHS) meninjau bagaimana negara-negara sejawat merekomendasikan vaksin.
Dwi Astarini - Selasa, 06 Januari 2026
  AS Kurangi Jumlah Vaksin Wajib untuk Anak-Anak, Timbulkan Kekhawatiran Peningkatan Risiko Penyakit
Indonesia
Gubernur Pramono Tegaskan belum Ditemukan Super Flu di Jakarta
Pemerintah DKI telah berkoordinasi dengan Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin ihwal Super Flu ini.
Dwi Astarini - Selasa, 06 Januari 2026
Gubernur Pramono Tegaskan belum Ditemukan Super Flu di Jakarta
Indonesia
DPR Minta Pemerintah Gerak Cepat Antisipasi Ancaman Super Flu, Dorong Kemenkes Terbitkan Vaksin Pencegah
Dikhawatirkan, penyakit ini berdampak pada beban layanan kesehatan.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Januari 2026
DPR Minta Pemerintah Gerak Cepat Antisipasi Ancaman Super Flu, Dorong Kemenkes Terbitkan Vaksin Pencegah
Indonesia
Waspada Super Flu, 62 Kasus Terkonfirmasi di Indonesia Terbanyak di Jawa Timur
Subclade K telah terdeteksi di Indonesia sejak Agustus 2025 melalui sistem surveilans sentinel ILI-SARI di berbagai fasilitas pelayanan kesehatan.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Januari 2026
Waspada Super Flu, 62 Kasus Terkonfirmasi di Indonesia Terbanyak di Jawa Timur
Indonesia
Super Flu Masuk ke Indonesia, Kemenkes Imbau Kenali Gejala dan Terapkan Protokol Kesehatan
Indonesia menjadi salah satu negara yang terpapar jenis virus ini.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Januari 2026
Super Flu Masuk ke Indonesia, Kemenkes Imbau Kenali Gejala dan Terapkan Protokol Kesehatan
Lifestyle
Teknologi Bedah Robotik Memungkinkan Tindakan Presisi untuk Kenyamanan Pasien, kini Hadir di Siloam Hospitals Kebon Jeruk
Siloam Hospitals Kebon Jeruk memiliki dan mengoperasikan tiga sistem robotik, yakni Da Vinci Xi (urologi, ginekologi, bedah digestif, dan bedah umum), Biobot MonaLisa (khusus diagnostik kanker prostat presisi tinggi), dan ROSA (ortopedi total knee replacement).
Dwi Astarini - Jumat, 19 Desember 2025
Teknologi Bedah Robotik Memungkinkan Tindakan Presisi untuk Kenyamanan Pasien, kini Hadir di Siloam Hospitals Kebon Jeruk
Indonesia
SDM Dokter belum Terpenuhi, Kemenkes Tunda Serahkan RS Kardiologi Emirate ke Pemkot Solo
Pemkot segera mulai menyiapkan kebutuhan tenaga medis, mulai dari dokter hingga perawat.
Dwi Astarini - Senin, 24 November 2025
SDM Dokter belum Terpenuhi, Kemenkes Tunda Serahkan RS Kardiologi Emirate ke Pemkot Solo
Bagikan