Kesehatan

Penyakit Berikut Mengintai Perempuan Usia 20 Tahunan

P Suryo RP Suryo R - Minggu, 27 Mei 2018
Penyakit Berikut Mengintai Perempuan Usia 20 Tahunan

Usia 20 tahun, usia hormon pada perempuan yang berkembang dalam berbagai fase. (Foto: celebrity insider)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

USIA 20 tahunan merupakan fase penting dalam kehidupan. Di fase ini, biasanya kita memiliki karir cemerlang, menemukan pasangan hidup dan menikmati hidup. Bagian sebagian orang, menikmati hidup dimaknai dengan bersenang-senang seperti melakukan travelling atau berpesta tanpa peduli dengan faktor kesehatan. Padahal di fase ini faktor kesehatan dapat menentukan kualitas hidup kita di masa depan.

Menjaga kesehatan dan asupan makanan perlu dilakukan oleh mereka yang berusia 20 tahunan, terutama wanita. Bagi para perempuan, usia 20 tahunan sangat penting karena di usia ini terjadi perubahan hormon dalam tubuh. Perubahan hormon tersebut membuat kita lebih rentan terhadap penyakit. Kendati demikian masih banyak wanita yang menikmati hidup tanpa mempedulikan kesehatan meskipun tahu risikonya. Jika pola hidup tidak sehat terus dilakukan selama fase usia 20 tahunan, sejumlah penyakit mengintai kesehatan kita. Berikut masalah kesehatan yang dapat dialami perempuan usia 20 tahunan:

perempuan
Hormon dapat menyebabkan jerawat pula. (Foto: cleanmindbody)

1. Jerawat

Selama ini kita berpikir jerawat hanya dialami oleh mereka yang mengalami kulit berminyak atau remaja yang sedang dalam masa pubertas. Jangan salah! Jerawat juga biasa dialami oleh mereka yang berusia 20 tahunan, terutama perempuan. Menurut Ahli Kecantikan, seperti dilansir dari Bold Sky, jerawat tumbuh dan berkembang pada wanita usia 20an hingga 30 tahunan. Ketidakseimbangan hormon dalam tubuh menyebabkan kulit kita mudah berjerawat.

2. Nyeri Tulang dan Otot

Dalam bahasa ilmiah, nyeri tulang dan otot disebut dengan istilah fibromyalgia. Nyeri pada tulang dan otot tak hanya menyerang mereka yang berusia tua tetapi mereka yang berusia 20 tahunan. Penderita fibromyalgia mengalami gejala nyeri pada tulang saat melakukan aktivitas sehari-hari. Aktivitas sederhana seperti berjalan atau menyetir mobil membuat mereka mengalami nyeri.

3. Lupus

Lupus merupakan penyakit dengan sebutan seribu wajah. Istilah tersebut disematkan kepada salah satu penyakit autoimun ini karena gejalanya yang susah dideteksi. Gejala paling umum penderita lupus adalah perubahan mood, cepat merasa kelelahan, dan sakit kepala. Jumlah penderita lupus di Indonesia pada 2013 sebanyak 13.300 jiwa dan terus meningkat setiap tahunnya. Lupus sebagian besar dialami oleh wanita dan berusia 20 tahun. Untuk itu, para wanita dihimbau untuk rutin memeriksakan kesehatannya di dokter.

perempuan
Perempuan rawan terhadap penyakit lupus. (Foto: nypost)

4. Rheumatoid Arthritis

Lupus bukanlah satu-satunya penyakit autoimun yang menyerang perempuan usia 20 tahunan. Penyakit auto imun lain yang dapat menyerang di usia 20 tahunan adalah rheumatoid arthritis. Rheumatoid arthritis merupakan peradangan kronis pada sendi yang menyebabkan rasa sakit, bengkak dan kaku pada persendian. Apabila tak segera mendapat penanganan, peradangan ini dapat menghancurkan jaringan persendian dan mengubah bentuk tulang. Untuk melakukan preventif, lihatlah riwayat penyakit dalam keluarga kita. Jika kita memiliki keluarga dengan riwayat penyakit autoimun, kemungkinan kita terjangkit penyakit ini lebih besar. Merokok meningkatkan resiko seseorang terjangkit rheumatoid arthritis. Tidak ada obat untuk penyakit ini. Obat anti inflamasi dan steroid dapat meredakan gejala rheumatoid arthritis.

5. Schizophrenia

Gejala schizophrenia mulai muncul di usia awal 20 tahunan dan mulai terdiagnosa saat akhir 20 tahunan. Gejala paling umum yang mudah dikenali adalah perubahan emosi dan kepribadian secara drastis. Para penderita schizophrenia mengalami kesulitan dalam mengekspresikan emosi mereka secara teratur dan tampak gelisah. Dalam tingkat lanjutan, mereka akan mengalami delusi dan halusinasi. Pola schizophrenia pada setiap pasien berbeda-beda.

Itulah beberapa penyakit yang biasa menyerang perempuan usia 20 tahunan. Penyakit tersebut dapat dicegah dan dikontrol oleh pola hidup sehat seperti rutin berolahraga dan mengubah pola makan.Hindari junk food semaksimal mungkin. (avia)

#Perempuan
Bagikan
Ditulis Oleh

Iftinavia Pradinantia

I am the master of my fate and the captain of my soul

Berita Terkait

Indonesia
Dasco Dukung Putusan MK soal Kuota 30 Persen Perempuan, Bakal Masuk Revisi UU Pemilu
Putusan MK soal kewajiban 30 persen caleg perempuan mendapat dukungan dari Sufmi Dasco Ahmad. DPR memastikan aturan tersebut akan masuk dalam revisi UU Pemilu.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 26 Mei 2026
Dasco Dukung Putusan MK soal Kuota 30 Persen Perempuan, Bakal Masuk Revisi UU Pemilu
ShowBiz
Yacko Rilis 'Unbreakable Me', Jadi Anthem Perempuan Bangkit dan Lawan Trauma
Yacko merilis 'Unbreakable Me', anthem tentang pemulihan kesehatan mental perempuan. Lagu ini juga jadi bagian kampanye di Sydney Marathon 2026.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 29 April 2026
Yacko Rilis 'Unbreakable Me', Jadi Anthem Perempuan Bangkit dan Lawan Trauma
Lifestyle
Jangan Dianggap Sepele, Stigma Menstruasi Bisa Ganggu Kesehatan Mental
Psikiater mengungkap stigma dan ejekan saat menstruasi bisa memicu tekanan mental. Perempuan didorong berani membela diri dan memahami kondisi.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 23 April 2026
Jangan Dianggap Sepele, Stigma Menstruasi Bisa Ganggu Kesehatan Mental
Lifestyle
Psikiater: Mood Swing saat Menstruasi Itu Normal, Begini Cara Mengelolanya
Mood swing saat menstruasi sering disalahpahami. Psikiater Elvine Gunawan menjelaskan cara mengatasinya dan pentingnya self love serta pola hidup sehat.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 22 April 2026
Psikiater: Mood Swing saat Menstruasi Itu Normal, Begini Cara Mengelolanya
Lifestyle
Bukan Sekadar PMS, PMDD Bisa Berdampak Serius hingga Picu Depresi Berat
PMDD adalah gangguan menjelang haid yang lebih berat dari PMS. Psikiater ingatkan gejalanya bisa picu depresi hingga butuh penanganan serius.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 21 April 2026
Bukan Sekadar PMS, PMDD Bisa Berdampak Serius hingga Picu Depresi Berat
Fun
Sambut Hari Kartini, Roemah Koffie Beri Akses Belajar Kopi untuk Perempuan
Roemah Koffie Academy hadirkan program edukasi kopi untuk perempuan dengan diskon 21% selama April dalam rangka Hari Kartini.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 09 April 2026
Sambut Hari Kartini, Roemah Koffie Beri Akses Belajar Kopi untuk Perempuan
Lifestyle
Tren Video Podcast Buka Ruang Baru bagi Kreator Perempuan di Indonesia
Secara global, lebih dari 250 juta pengguna telah menyaksikan video podcast di Spotify.
Dwi Astarini - Minggu, 15 Maret 2026
Tren Video Podcast Buka Ruang Baru bagi Kreator Perempuan di Indonesia
Indonesia
Kekerasan Pada Anak dan Perempuan Kian Melonjak, Pengaduan ke Komnas Perempuan Naik 10 Persen
Pengaduan kasus kekerasan berbasis gender terhadap perempuan yang diterima Komnas Perempuan selama 2025 naik 10 persen dengan total 4.597 kasus.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 06 Maret 2026
Kekerasan Pada Anak dan Perempuan Kian Melonjak, Pengaduan ke Komnas Perempuan Naik 10 Persen
Fun
Sinopsis Film Alone, Jules Willcox Terjebak Kucing-Kucingan dengan Kematian
Tanpa banyak dialog dan minim bantuan, Alone menyoroti naluri bertahan hidup manusia harus menghadapi ancaman di tempat terisolasi.
Wisnu Cipto - Minggu, 22 Februari 2026
Sinopsis Film Alone, Jules Willcox Terjebak Kucing-Kucingan dengan Kematian
Indonesia
Megawati Ingatkan Perempuan Jangan Terjebak Dilema Palsu Cita-Cita Vs Rumah
Megawati Soekarnoputri menegaskan mengejar cita-cita publik dan komitmen keluarga bukanlah hal yang saling bertentangan bagi kaum perempuan muda saat ini.
Wisnu Cipto - Rabu, 04 Februari 2026
Megawati Ingatkan Perempuan Jangan Terjebak Dilema Palsu Cita-Cita Vs Rumah
Bagikan