Kesehatan

Penyakit Berbahaya yang Disebabkan Diabetes

Muchammad YaniMuchammad Yani - Selasa, 09 Juli 2019
Penyakit Berbahaya yang Disebabkan Diabetes

Diabetes dapat membuka sakit lainnya. (Sumber: Pixabay/stevepb)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Diabetes adalah penyakit yang dipengaruhi bagaimana tubuh kamu mengolah gula darah atau glukosa. Penyakit yang terbagi mendaji 2 tipe ini terbilang berbahaya karena menjadi penyebab kematian terbesar ketiga di Indonesia.

Beberapa ciri umum penderita diabetes adalah haus berlebih, sering buang air kecil, penurunan berat badan yang tidak dapat dijelaskan, rasa lapar ekstrem, kelelahan, mudah marah, penglihatan kabur, dan infeksi gusi serta kulit.

Dilansir dari Boldsky, penyakit ini dapat menyebabkan kerusakan jangka panjang pada tubuh. Apa saja itu?

1. Penyakit jantung

Penyakit jantung (Sumber: Pixabay/Pexels)
Penyakit jantung (Sumber: Pixabay/Pexels)

Menurut sebuah penelitian, diabetes bisa dikaitkan dengan munculnya penyakit jantung koroner dan tekanan darah tinggi. Selain itu, kadar gula darah yang tinggi berkontribusi pada pembentukan timbunan lemak di dinding pembuluh darah.

2. Kerusakan ginjal

Kerusakan ginjal (Sumber: Pixabay/mohamed_hassan)
Kerusakan ginjal (Sumber: Pixabay/mohamed_hassan)

Diabetes memiliki kemampuan merusak ginjal dan mempengaruhi kinerjanya untuk menyaring produk-produk limbah dari darah, yang disebut sebagai neuropati diabetik. Guna mencegah kerusakan ginjal atau gagal ginjal, skrining nefropati harus dilakukan.

3. Hilangnya penglihatan

Hilangnya pengelihatan (Sumber: Pixabay/Skitterphoto)
Hilangnya pengelihatan (Sumber: Pixabay/Skitterphoto)

Diabetes menyebabkan retinopati diabetik yakni kerusakan pembuluh darah di bagian belakang mata (retina). Diabetes bisa menghilangkan penglihatan dan masalah mata lainnya seperti katarak dan glaukoma.

4. Kerusakan saraf

Kerusakan saraf (Sumber: Pixabay/sbtlneet)
Kerusakan saraf (Sumber: Pixabay/sbtlneet)

Peningkatan kadar gula darah bisa merusak saraf. Pada akhirnya meningkatkan risiko terkena infeksi atau borok di kaki. Ada 3 jenis kerusakan saraf yang disebabkan oleh diabetes, neuropati diabetik perifer, neuropati otonom dan amyotrophy diabetik.

5. Masalah gusi

Masalah gusi (Sumber: SmartMouth)
Masalah gusi (Sumber: SmartMouth)

Diabetes juga membuat kamu bisa menghadapi masalah gusi seperti gusi merah, bengkak atau mudah berdarah. Hal itu karena diabetes bisa menebalkan pembuluh darah, yang memperlambat aliran nutrisi. Ia juga bisa melemahkan gusi dan jaringan tulang.

#Penyakit
Bagikan
Ditulis Oleh

Muchammad Yani

Lebih baik keliling Indonesia daripada keliling hati kamu

Berita Terkait

Olahraga
Wabah Ebola Bikin Kacau Persiapan Piala Dunia 2026, Laga RD Kongo vs Chili Resmi Dibatalkan
Wabah Ebola mengacaukan persiapan Piala Dunia 2026. Laga RD Kongo vs Chili pun harus dibatalkan akibat wabah tersebut.
Soffi Amira - Rabu, 03 Juni 2026
Wabah Ebola Bikin Kacau Persiapan Piala Dunia 2026, Laga RD Kongo vs Chili Resmi Dibatalkan
Dunia
Senggolan Bawa Petaka! Kemenkes Uganda Haramkan Warga Jabat Tangan Demi Cegah Penularan Wabah Ebola
Data terbaru otoritas DRC mencatat 131 kematian akibat virus tersebut terjadi di negara tetangga Uganda
Angga Yudha Pratama - Rabu, 20 Mei 2026
Senggolan Bawa Petaka! Kemenkes Uganda Haramkan Warga Jabat Tangan Demi Cegah Penularan Wabah Ebola
Indonesia
BRIN Jelaskan Cara Penularan hingga Pencegahan Hantavirus, Gejalanya Mirip Flu
BRIN mengimbau masyarakat untuk memahami penularan hantavirus. Virus ini berasal dari hewan pengerat atau tikus liar.
Soffi Amira - Rabu, 13 Mei 2026
BRIN Jelaskan Cara Penularan hingga Pencegahan Hantavirus, Gejalanya Mirip Flu
Indonesia
Hantavirus Ancam Dunia, DPR Desak Pemerintah Siapkan Deteksi Dini
Kasus hantavirus kini sudah muncul di Indonesia. Komisi IX DPR pun meminta pemerintah untuk memperkuat deteksi dini.
Soffi Amira - Senin, 11 Mei 2026
Hantavirus Ancam Dunia, DPR Desak Pemerintah Siapkan Deteksi Dini
Lifestyle
Dokter Tirta Sebut Hantavirus Sulit Jadi Pandemi Global, ini Alasannya
Dokter Tirta buka suara soal Hantavirus. Ia menyebutkan, bahwa penularannya sangat sulit.
Soffi Amira - Jumat, 08 Mei 2026
Dokter Tirta Sebut Hantavirus Sulit Jadi Pandemi Global, ini Alasannya
Indonesia
Jemaah Calon Haji Indonesia yang Wafat Bertambah Jadi 12 Orang, Kemenhaj Ungkap Penyebab
Dua jemaah calon haji Indonesia wafat di Arab Saudi. Kini, total calon haji yang meninggal dunia mencapai 12 orang.
Soffi Amira - Kamis, 07 Mei 2026
Jemaah Calon Haji Indonesia yang Wafat Bertambah Jadi 12 Orang, Kemenhaj Ungkap Penyebab
Indonesia
Cara Menangani Paparan Hantavirus Sejak Dini, Jangan Asal Bersihkan Kotoran Tikus
Kenali cara menangani paparan hantavirus sejak dini, mulai dari membersihkan area terkontaminasi hingga mengenali gejala awal yang mirip flu biasa.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 07 Mei 2026
Cara Menangani Paparan Hantavirus Sejak Dini, Jangan Asal Bersihkan Kotoran Tikus
Dunia
WHO Ungkap Kasus Hantavirus di Kapal Pesiar, Ketahui Cara Penularan hingga Risikonya
WHO melaporkan kasus hantavirus di kapal MV Hondius. 3 penumpang tewas, satu pasien dirawat intensif. Simak penjelasan pakar soal penularan dan bahayanya.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 06 Mei 2026
WHO Ungkap Kasus Hantavirus di Kapal Pesiar, Ketahui Cara Penularan hingga Risikonya
Indonesia
Jelang Idul Adha 2026, DPR Minta Pengawasan Ketat Hewan Kurban untuk Cegah PMK
DPR meminta pengawasan ketat terhadap hewan kurban menjelang Idul Adha 2026. Sebab, penyakit PMK mulai mengintai.
Soffi Amira - Selasa, 05 Mei 2026
Jelang Idul Adha 2026, DPR Minta Pengawasan Ketat Hewan Kurban untuk Cegah PMK
Indonesia
450 Kasus TBC Ditemukan di Solo Awal 2026, Pemkot Lakukan Cek Kesehatan Gratis dan Tracing Intensif
Dinkes Solo mencatat, sebanyak 450 kasus TBC ditemukan sejak awal 2026. Pemkot Solo pun menggelar cek kesehatan gratis.
Soffi Amira - Kamis, 23 April 2026
450 Kasus TBC Ditemukan di Solo Awal 2026, Pemkot Lakukan Cek Kesehatan Gratis dan Tracing Intensif
Bagikan