Penumpang Kereta di Madiun Meningkat
Ilustrasi. (ANTARA FOTO/Umarul Faruq)
MerahPutih.com - Jumlah penumpang yang melakukan perjalanan liburan Natal 2017 dengan moda transportasi kereta api di stasiun-stasiun yang ada di wilayah PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daop 7 Madiun meningkat signifikan.
"Sejak memasuki masa angkutan Natal dan Tahun Baru (Nataru 2017/2018) tanggal 22 Desember 2017, jumlah penumpang yang melakukan perjalanan naik KA dan turun di stasiun wilayah Daop Madiun terus meningkat," ujar Manajer Humas PT KAI (Persero) Daop 7 Madiun Supriyanto kepada wartawan, di Madiun, Minggu (24/12).
Data Humas PT KAI (Persero) Daop 7 Madiun mencatat, jumlah penumpang yang naik dari sejumlah stasiun di wilayah Daop Madiun pada tanggal 22 Desember mencapai 14.188 orang dan tanggal 23 Desember mencapai 14.670 orang.
Sedangkan penumpang KA yang turun di sejumlah stasiun di wilayah Daop Madiun pada tanggal 22 Desember mencapai 15.804 orang dan tanggal 23 Desember mencapai 16.739 orang.
Penumpang-penumpang tersebut, merupakan yang naik dan turun di sejumlah stasiun yang ada di Daop 7 Madiun, di antaranya Stasiun Madiun, Jombang, Kertosono, Kediri, Tulungagung, dan Blitar.
"Belasan ribu penumpang tersebut diangkut dengan 44 perjalanan KA jarak jauh reguler, 10 KA jarak jauh tambahan, dan 10 KA lokal," kata Supriyanto.
Ia menjelaskan, jumlah penumpang di setiap stasiun tersebut meningkat signifikan dibandingkan dengan hari biasa. Seperti contoh di Stasiun Madiun pada hari biasa jumlah penumpangnya hanya sebanyak 1.200-an orang, namun pada tanggal 22 Desember naik menjadi 2.926 orang dan tanggal 23 Desember sebanyak 2.514 orang.
"Peningkatan ini didukung oleh libur hari raya Natal 2017 dan Tahun Baru 2018 yang bersamaan dengan liburan sekolah," katanya.
Supriyanto menegaskan, selama masa angkutan Nataru tidak ada arus mudik dan balik. Hal itu karena secara umum, dari kedua arah, yakni baik penumpang yang naik dari maupun yang turun di stasiun-stasiun Daop 7 Madiun sama ramainya.
"Sebenarnya tidak ada arus datang dan balik, karena dari dua arah sama-sama ramainya. Kondisi ini beda dengan lebaran, sebab masa angkutan Natal ini merupakan liburan panjang anak sekolah," ujarnya.
Pihaknya memperkirakan puncak peningkatan penumpang ini akan terjadi pada tanggal 2 Januari 2018 seiring berakirnya liburan sekolah dan libur tahun baru. (*)
Bagikan
Berita Terkait
Tiket Kereta Api untuk Lebaran 2026 sudah Mulai Dijual, ini nih Jadwal Pemesanannya
Banjir, Rute Perjalanan KA Jarak Jauh Dibatalkan, Berikut Perjalanan yang tak Beroperasi Hari ini dan Besok Imbas Banjir
Rel Pekalongan Mulai Bisa Dilalui, KAI Masih Belum Berani Jalankan Dua Kereta ke Jakarta
Banjir Surut, Perjalanan KRL Tanjung Priok-Kampung Bandan kembali Normal dengan Kecepatan Terbatas
Pemulihan Jalur KA Tergenang Banjir Mulai Dilakukan, Kecepatan Kereta Hanya 20 Kilometer Per Jam
Puluhan Perjalanan Kereta Api Dibatalkan Imbas Banjir di Pekalongan, KAI Rugi Miliaran Rupiah
Pagi Ini 11 KA Dari Jakarta Batal Berangkat Akibat Banjir di Pekalongan
82 Perjalanan Kereta Api Jarak Jauh Dibatalkan karena Banjir, KAI: Demi Keselamatan Penumpang
Banjir Surut, Rute Rel Pekalongan-Sragi Bisa Dilalui, Perjalanan Kereta Pantura tak lagu Memutar ke Selatan
Banjir di Semarang Bikin 38 Perjalanan Kereta Api Jarak Jauh Dibatalkan, Begini Cara Pengembalian Bea Tiket 100 Persen