Lingkungan

Pentingnya Pemulihan Ekonomi Ramah Lingkungan Saat Pandemi

Ikhsan Aryo DigdoIkhsan Aryo Digdo - Senin, 08 Februari 2021
Pentingnya Pemulihan Ekonomi Ramah Lingkungan Saat Pandemi

Pandemi mengingatkan kita tentang dampak kerusakan alam. (Foto: Unsplash/Matthew Smith)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

PANDEMI menjadi pengingat bagi kita semua mengenai dampak kerusakan alam yang diakibatkan oleh ulah manusia. Oleh karena itu diperlukan upaya-upaya pemulihan yang ramah lingkungan.

Udara yang bersih serta pengelolaan limbah efektif merupakan sejumlah faktor penting yang akan turut memacu pertumbuhan ekonomi, sekaligus meningkatkan ketangguhan masyarakat dalam menghadapi pandemi global.

Baca juga:

Ekonomi Sirkular Sebagai Solusi Pembangunan Berkelanjutan

Teknologi digital juga punya peranan penting dalam turut memangkas emisi dan pemakaian energi di sejumlah industri. Dari pemanfaatan solusi-solusi big data hingga IoT, sekaligus mampu menjadi pemberdaya bagi sumber-sumber energi terbarukan melalui pemanfaatan solusi-solusi AI.

Pemanfaatan teknologi bisa membawa kebaikan bagi bumi. (Foto: Unsplash/Dan Stark)

Jumlah populasi di Asia Pasifik, belum termasuk di Tiongkok, mencapai hampir setengah dari populasi dunia. Di 2019 tercatat sekitar 25 persen GDP dunia dihasilkan dari kawasan tersebut.

Ini tentu menjadi landasan bagi tumbuhnya infrastruktur-infrastruktur TIK baru. Selain itu menjadi landasan dikembangkannya pendekatan-pendekatan baru yang lebih terintegrasi menuju terwujudnya model pembangunan yang inklusif dan berkesinambungan, serta menumbuhkan optimisme bagi pengembangan model-model perekonomian ramah lingkungan.

Baca juga:

Mulai Beralih Pada Sabun Organik yang Ramah Lingkungan

"Kami yakin bahwa pemanfaatan teknologi harus bisa membawa kebaikan bagi bumi yang lebih baik, sebagai satu-satunya rumah bagi umat manusia," ujar Catherine Chen, Huawei Corporate Senior Vice President and Director of the Board dalam keterangan resminya.

Catherine Chen, Huawei Corporate Senior Vice President and Director of the Board. (Foto: Istimewa)

Ia menekankan pentingnya upaya bersama dalam mengatasi perubahan iklim. Selain itu, ia menyampaikan bagaimana peran dan kontribusi Huawei dalam turut memangkas emisi karbon, menggali munculnya sumber-sumber energi terbarukan, serta mendukung pertumbuhan ekonomi yang inklusif melalui pendayagunaan solusi-solusi TIK.

"Saya optimis terhadap kemampuan kami tidak saja dalam turut mendorong kemajuan teknologi dunia, namun juga bagaimana kami bersama-sama dengan masyarakat dunia membulatkan tekad agar hidup harmonis dengan alam," imbuhnya.

Selaras dengan Paris Agreement dalam mendukung terwujudnya UN Sustainable Development Goals, Huawei berkomitmen untuk terus meminimalkan dampak lingkungan dari setiap proses produksi, operasional, serta melalui upaya daur ulang atas produk, dan layanan yang mereka suguhkan.

Huawei menargetkan untuk menerapkan penghematan sumber daya dan mendorong industri berpartisipasi dalam turut membangun masyarakat dengan jejak karbon rendah. (ikh)

Baca juga:

Casing Smartphone Unik Ramah Lingkungan

#Ramah Lingkungan #Peduli Lingkungan #Sains
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
GRID Cardio Rush Tanam 1.500 Bibit Pohon di Gunung Gede Pangrango, ini Dampaknya bagi Lingkungan
GRID Cardio Rush mendapat apresiasi dari Taman Nasional Gunung Gede Pangrango, setelah menanam 1.500 bibit pohon.
Soffi Amira - Minggu, 16 Agustus 2026
GRID Cardio Rush Tanam 1.500 Bibit Pohon di Gunung Gede Pangrango, ini Dampaknya bagi Lingkungan
Lifestyle
Hasil Kontribusi GRID Cardio Rush 2026, 1.500 Bibit Pohon Ditanam di Kaki Gunung Gede Pangrango
GRID Fitness Hub menanam 1.500 bibit pohon di kaki Gunung Gede Pangrango, Sabtu (15/8).
Soffi Amira - Sabtu, 15 Agustus 2026
Hasil Kontribusi GRID Cardio Rush 2026, 1.500 Bibit Pohon Ditanam di Kaki Gunung Gede Pangrango
Indonesia
Bank Jakarta Bakal Bangun Biodigester di Rorotan, Bisa Olah 500 Kg Sampah Organik per Hari
Bank Jakarta membangun dua biodigester di Jakarta Utara. Biodigester itu bisa mengolah hingga 500 kg sampah per hari.
Soffi Amira - Selasa, 11 Agustus 2026
Bank Jakarta Bakal Bangun Biodigester di Rorotan, Bisa Olah 500 Kg Sampah Organik per Hari
Fun
Kena Masalah Keuangan, Marmot Cari Duit di OnlyFans
Mengunggah ‘konten marmot tanpa sensor'.
Dwi Astarini - Kamis, 06 Agustus 2026
Kena Masalah Keuangan, Marmot Cari Duit di OnlyFans
Fun
GRID Cardio Rush 2026 Sukses Digelar, Setiap Langkah Pelari Berkontribusi Tanam Pohon
GRID Cardio Rush 2026 sukses digelar Minggu (2/8). Ajang lari ini mendorong gaya hidup sehat lewat aksi nyata pelestarian alam.
Soffi Amira - Minggu, 02 Agustus 2026
GRID Cardio Rush 2026 Sukses Digelar, Setiap Langkah Pelari Berkontribusi Tanam Pohon
Indonesia
Prodi Sains PTN Sepi Peminat, DPR: Alarm Keras bagi Masa Depan Bangsa
Habib Syarief menilai turunnya minat calon mahasiswa terhadap prodi sains di SNPMB 2026 menjadi ancaman bagi riset, inovasi, dan daya saing Indonesia.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 01 Juli 2026
Prodi Sains PTN Sepi Peminat, DPR: Alarm Keras bagi Masa Depan Bangsa
Lifestyle
Arkeolog Temukan ‘Stonehenge Mini’, Amat Mungkin Prototipenya
Para arkeolog menyebut struktur itu mungkin merupakan prototipe dalam pengembangan Stonehenge.
Dwi Astarini - Jumat, 19 Juni 2026
Arkeolog Temukan ‘Stonehenge Mini’, Amat Mungkin Prototipenya
Berita Foto
Transformasi UOB Plaza Dorong Efisiensi Energi dan Target Net-Zero Emission 2060
Transformasi UOB Plaza berkolaborasi dengan UOB Property ini akan menghadirkan peningkatan yang berfokus pada aspek berkelanjutan.
Didik Setiawan - Rabu, 17 Juni 2026
Transformasi UOB Plaza Dorong Efisiensi Energi dan Target Net-Zero Emission 2060
Lifestyle
Pemanasan Bumi makin Menjadi, Dua Spesies Ikonis Kutub Terancam Punah
Status baru tersebut dipublikasikan pada Rabu (8/4) oleh International Union for the Conservation of Nature (IUCN).
Dwi Astarini - Jumat, 10 April 2026
  Pemanasan Bumi makin Menjadi, Dua Spesies Ikonis Kutub Terancam Punah
Lifestyle
Artemis II Tuntaskan Perjalanan Mengitari Bulan, Lampaui Rekor Apollo 13
Bulan tampak memenuhi jendela kapsul mereka, saat para astronaut Artemis II melaju memasuki penerbangan melintasi bulan.
Dwi Astarini - Selasa, 07 April 2026
Artemis II Tuntaskan Perjalanan Mengitari Bulan, Lampaui Rekor Apollo 13
Bagikan