Pentingnya Obat Cacing untuk Si Gemoy

P Suryo RP Suryo R - Sabtu, 26 Agustus 2023
Pentingnya Obat Cacing untuk Si Gemoy

Kucing yang dipelihara di dalam rumah maupun kucing liar, sama-sama memiliki risiko mengidap cacingan. (freepik/freepik)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BUKAN saja pada manusia, cacingan merupakan jenis infeksi yang cukup banyak terjadi pada kucing. Untuk mengobatinya, pemberian obat cacing pada kucing bisa menjadi cara yang sangat efektif.

Semua kucing, baik kucing yang kamu pelihara di dalam rumah maupun kucing liar, sama-sama memiliki risiko cacingan. Jenis cacing yang paling umum menginfeksi kucing adalah cacing gelang (A. Lumbricoides), cacing tambang (Nematoda), cacing pita (Taenia), dan cacing cambuk (T.trichiura).

Baca Juga:

Kucing Ternyata Psikopat

kucing
Cacingan pada kucing dapat menyebabkan gangguan kesehatan yang cukup serius. (freepik/freepik)

Melansir dari laman PetMD, pada beberapa jenis cacing, seperti cacing paru-paru, cacing perut, cacing kandung kemih, bisa menyebabkan gangguan kesehatan yang cukup serius, loh. Walaupun, kasusnya terbilang cukup jarang terjadi.

Kucing dapat terinfeksi cacing saat ia mengonsumsi makanan atau menjilat bagian tubuhnya yang terpapar telur cacing. Selain itu, kucing juga bisa tertular cacing dari infeksi kutu atau setelah memangsa hewan pengerat, seperti tikus.

Untuk kamu bisa cepat mengatasinya, ketahui dulu yuk apa saja gejala umum si gemoy yang terkena infeksi cacing. Diantaranya yaitu :


- Diare

- Tinja mengandung cacing atau telur cacing

- Muntah, yang terkadang beserta cacing

- Perut buncit

- Berat badan menurun

- Kulit bentol-bentol atau muncul bercak kemerahan

- Bulu kusam dan kering

- Lemas

Pada beberapa kasus, cacingan pada kucing tidak menimbulkan gejala apa pun. Tapi jika terlambat ditangani, infeksi ini bisa menyebabkan kondisi yang lebih serius. Sebut saja seperti anemia, perdarahan, atau bahkan kematian pada kucing kamu.

Baca Juga:

Mengapa Kucing Minum Banyak Air?

kucing
Cacingan pada kucing dapat diobati dan dicegah dengan pemberian obat yang tepat. (freepik/freepik)

Tapi jangan khawatir, cacingan pada kucing kesayangan kamu dapat diobati dan dicegah dengan pemberian obat cacing kucing. Nah, di bawah ini adalah daftar pilihan obat cacing kucing yang efektif dan aman untuk diberikan pada kucing kesayanganmu, diantaranya:

Fenbendazole


Fenbendazole biasa digunakan untuk mengobati infeksi cacing gelang, cacing cambuk, cacing tambang, dan cacing pita pada kucing di atas usia enam minggu.

Obat ini tersedia dalam bentuk bubuk atau tablet, yang bisa dibeli bebas tanpa resep dokter. Namun, pastikan kamu memberikannya sesuai dengan petunjuk penggunaan dan dosis pemakaian yang ada pada kemasan produk, ya.

Perlu diingat juga, meski fenbendazole bisa dibeli secara bebas, obat ini tidak direkomendasikan bagi kucing yang memiliki penyakit hati, kucing hamil, dan kucing menyusui.

Pirantel pamoat


Obat cacing kucing pirantel pamoat biasanya digunakan untuk mengatasi infeksi cacing tambang dan cacing gelang pada kucing. Namun, obat ini tidak efektif untuk melawan cacing pita dan cacing cambuk. Oleh sebab itu, obat ini kerap diberikan dengan kombinasi obat cacing lainnya.

Pirantel pamoat juga termasuk obat yang bisa dibeli bebas tanpa resep dokter dan biasanya tersedia dalam bentuk cairan dan tablet. Obat cacing kucing Ini berguna untuk membunuh larva cacing yang sudah berkembang menjadi cacing dewasa.

Pirantel pamoat terbilang cukup aman untuk diberikan pada anak kucing berusia 2–12 minggu yang memiliki risiko tinggi terinfeksi cacing.

Praziquantel


Praziquantel bisa digunakan untuk mengatasi infeksi cacing pita pada kucing di atas usia enam minggu. Obat ini bekerja dengan cara melumpuhkan cacing dan mengeluarkannya secara alami melalui tinja.

Praziquantel tersedia dalam bentuk tablet atau suntik, dan hanya bisa diperoleh melalui resep dokter hewan. Obat ini umumnya hanya diberikan satu kali dengan dosis tunggal.

Ivermectin


Ivermectin umumnya digunakan untuk mencegah infeksi cacing hati pada kucing. Obat ini tersedia dalam bentuk tablet dan hanya bisa dibeli dengan menggunakan resep dari dokter hewan.

Kendati biasa digunakan untuk mencegah infeksi cacing hati, ivermectin juga kerap digunakan untuk mengobati scabies pada kucing.

Albendazole


Obat ini bisa membasmi infeksi cacing pita, cacing gelang, cacing tambang, dan cacing kremi. Albendazole bekerja dengan cara menghambat penyerapan gula dan nutrisi pada cacing, sehingga cacing akan mati. Selain pada kucing, obat ini juga bisa digunakan pada anjing, domba, dan manusia.

Walaupun ini tampak seperti alternatif yang lebih cepat dan murah dibandingkan mengunjungi dokter hewan, tetap seharusnya kamu berkonsultasi dengan dokter hewan ya. Nah, lebih baik kamu cegah sedini mungkin ya, sehingga si gemoy tetap sehat dan menggemaskan. (dgs)

Baca Juga:

Tanda Kucing Hamil Sebelum Perutnya Bunting

#Kesehatan #Hewan Peliharaan
Bagikan
Ditulis Oleh

P Suryo R

Stay stoned on your love

Berita Terkait

Indonesia
Cegah Virus Nipah, DPR Dorong Kampanye Digital Protokol Kesehatan
Tantangan kesehatan di masa depan banyak bersumber dari zoonosis seperti virus Nipah.
Dwi Astarini - Sabtu, 31 Januari 2026
Cegah Virus Nipah, DPR Dorong Kampanye Digital Protokol Kesehatan
Indonesia
Cak Imin Janjikan Program Penghapusan Tunggakan Iuran JKN Segera Terwujud
Program ini dirancang untuk membantu masyarakat kurang mampu yang selama ini terkendala dalam mengakses layanan kesehatan akibat tunggakan iuran JKN.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 28 Januari 2026
Cak Imin Janjikan Program Penghapusan Tunggakan Iuran JKN Segera Terwujud
Berita Foto
Program Keluarga SIGAP Dorong Perubahan Perilaku Lewat Layanan Kesehatan Primer
Ketua Tim Bidang Penyusunan Rencana Prioritas Pemanfaatan Dana Desa, Sappe M. P. Sirait saat Program Keluarga Sigap di Jakarta, Kamis (15/1/2026).
Didik Setiawan - Kamis, 15 Januari 2026
Program Keluarga SIGAP Dorong Perubahan Perilaku Lewat Layanan Kesehatan Primer
Indonesia
Usai Banjir Bandang, Warga Aceh Tamiang Banyak Alami Gangguan Kesehatan
Ratusan pengungsi pascabanjir bandang di Aceh Tamiang mengalami berbagai penyakit seperti ISPA hingga diare. Tim Dokkes Polri turun beri layanan kesehatan.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 15 Januari 2026
Usai Banjir Bandang, Warga Aceh Tamiang Banyak Alami Gangguan Kesehatan
Dunia
AS Kurangi Jumlah Vaksin Wajib untuk Anak-Anak, Timbulkan Kekhawatiran Peningkatan Risiko Penyakit
Perubahan ini terjadi setelah Presiden Donald Trump meminta Departemen Kesehatan dan Layanan Kemanusiaan AS (HHS) meninjau bagaimana negara-negara sejawat merekomendasikan vaksin.
Dwi Astarini - Selasa, 06 Januari 2026
  AS Kurangi Jumlah Vaksin Wajib untuk Anak-Anak, Timbulkan Kekhawatiran Peningkatan Risiko Penyakit
Indonesia
Gubernur Pramono Tegaskan belum Ditemukan Super Flu di Jakarta
Pemerintah DKI telah berkoordinasi dengan Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin ihwal Super Flu ini.
Dwi Astarini - Selasa, 06 Januari 2026
Gubernur Pramono Tegaskan belum Ditemukan Super Flu di Jakarta
Indonesia
DPR Minta Pemerintah Gerak Cepat Antisipasi Ancaman Super Flu, Dorong Kemenkes Terbitkan Vaksin Pencegah
Dikhawatirkan, penyakit ini berdampak pada beban layanan kesehatan.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Januari 2026
DPR Minta Pemerintah Gerak Cepat Antisipasi Ancaman Super Flu, Dorong Kemenkes Terbitkan Vaksin Pencegah
Indonesia
Waspada Super Flu, 62 Kasus Terkonfirmasi di Indonesia Terbanyak di Jawa Timur
Subclade K telah terdeteksi di Indonesia sejak Agustus 2025 melalui sistem surveilans sentinel ILI-SARI di berbagai fasilitas pelayanan kesehatan.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Januari 2026
Waspada Super Flu, 62 Kasus Terkonfirmasi di Indonesia Terbanyak di Jawa Timur
Indonesia
Super Flu Masuk ke Indonesia, Kemenkes Imbau Kenali Gejala dan Terapkan Protokol Kesehatan
Indonesia menjadi salah satu negara yang terpapar jenis virus ini.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Januari 2026
Super Flu Masuk ke Indonesia, Kemenkes Imbau Kenali Gejala dan Terapkan Protokol Kesehatan
Lifestyle
Teknologi Bedah Robotik Memungkinkan Tindakan Presisi untuk Kenyamanan Pasien, kini Hadir di Siloam Hospitals Kebon Jeruk
Siloam Hospitals Kebon Jeruk memiliki dan mengoperasikan tiga sistem robotik, yakni Da Vinci Xi (urologi, ginekologi, bedah digestif, dan bedah umum), Biobot MonaLisa (khusus diagnostik kanker prostat presisi tinggi), dan ROSA (ortopedi total knee replacement).
Dwi Astarini - Jumat, 19 Desember 2025
Teknologi Bedah Robotik Memungkinkan Tindakan Presisi untuk Kenyamanan Pasien, kini Hadir di Siloam Hospitals Kebon Jeruk
Bagikan