Mengapa Kucing Minum Banyak Air?

P Suryo RP Suryo R - Kamis, 07 Juli 2022
Mengapa Kucing Minum Banyak Air?

Bila kucing terlalu banyak minum air, ada faktor-faktor yang mempenagruhinya. (Foto: Pixabay/rihaji)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

SAMA seperti manusia, kucing yang merasa haus akan mencari sumber air untuk menghilangkan dahaga. Namun, jika kucing kamu minum lebih banyak dari biasanya, harus waspada apakah benar-benar haus atau ada gangguan kesehatan padanya.

Bukan tugas yang mudah untuk mengetahui apakah kucing minum terlalu banyak air. Setiap kucing berbeda dan memiliki kebutuhan yang berbeda, tergantung gaya hidupnya.Menurut dokter hewan, kucing minum 60 ml/kg. Nilai itu di luar konsumsi wet food.

Oleh karena itu, pertimbangkan apakah kucingmu makan makanan kering atau basah, seberapa aktif dia, dan seberapa hangat atau dingin lingkungannya. Untuk mengetahui mengapa kucing peliharaanmu minum lebih banyak air dari biasanya, berikut ini ada beberapa penyebab, seperti dilansir dari Pawtracks, Senin (4/7).

Baca Juga:

Apa Yang Dikatakan Kucing Tentang Karakter Pemiliknya?

kucing
Bisa jadi kucing yang minum banyak air sedang cemas dan stres. (Foto: Pixabay/rihaij)

Stres dan cemas

Saat kucing berada di bawah tekanan, bisa jadi menunjukkan perubahan perilaku tertentu. Saat stres, beberapa kucing bisa makan lebih sedikit, beberapa lainnya bisa makan lebih banyak. Beberapa kucing lainnya berperilaku buruk, sementara kucing yang lain bisa minum lebih banyak air.

Bagian keluarga

Terkadang, kucing ingin ikut serta dalam kehidupan keluarga. Dia mungkin menemukan aktivitas sosial minum air keran. Kamu atau anggota keluarga lainnya harus pergi bersamanya dan membuka keran untuk memberinya minum. Banyak kucing menikmati aktivitas ini karena melibatkan orang lain dalam suatu permainan.

Baca Juga:

Jenis Kucing yang Cocok untuk Penghuni Apartemen

kucing
Ada alasan kesehatan penyebab kucing minum banyak air. (Foto: Pixabay/Michael Berger)

Alasan medis

Jika kamu melalui semua penyebabnya dan belum menemukan penjelasan yang tepat untuk kebiasaan minum yang berlebihan pada kucing bisa jadi dia sakit. Penyebab gangguan kesehatan yang paling umum adalah sebagai berikut:

- Diabetes

- Penyakit ginjal

- Hipertiroidisme

- Infeksi saluran kencing

Saat kucingmu menunjukkan gejala lain selain minum berlebihan, segera ke dokter hewan. Kamu mungkin ingin mencari tanda-tanda seperti nafsu makan meningkat, muntah, diare, hiperaktif, atau penurunan berat badan.

Selain itu, jika kamu melihat ada perubahan dalam perilakunya, hal itu mungkin juga menunjukkan potensi masalah kesehatan. Kucing cenderung menyembunyikan penyakitnya dan menutupi gejalanya. Jadi, percayalah pada nalurimu dan hubungi dokter hewan jika kamu merasa ada sesuatu yang tidak biasa yang terjadi pada kucing kesayanganmu. (Mrf)

Baca Juga:

Alasan Kucing Ogah Buang Air di Kotak Pasirnya

#Kucing #Kesehatan
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

P Suryo R

Stay stoned on your love
Show More

Berita Terkait

Fun
We Pause We Rise Ajak Perempuan Kenali Perimenopause, Ahli Ingatkan Gejala Brain Fog
We Pause We Rise menggelar Rose & Bloom untuk mengedukasi perempuan tentang perimenopause dan menopause, termasuk brain fog, kesehatan tulang, dan hipertensi.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 19 Oktober 2026
We Pause We Rise Ajak Perempuan Kenali Perimenopause, Ahli Ingatkan Gejala Brain Fog
Indonesia
Jakarta Catat 58 Kasus DBD per Oktober 2026
Secara kumulatif, jumlah kasus selama Januari hingga Oktober 2026 juga lebih rendah jika dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun sebelumnya.
Dwi Astarini - Sabtu, 17 Oktober 2026
Jakarta Catat 58 Kasus DBD per Oktober 2026
Lifestyle
Inspirasi Pit Stop F1 Menyelamatkan Nyawa Pasien Rumah Sakit
Inovasi F1 telah memberikan dampak yang jauh melampaui lintasan balap.
Dwi Astarini - Kamis, 15 Oktober 2026
 Inspirasi Pit Stop F1 Menyelamatkan Nyawa Pasien Rumah Sakit
Berita Foto
Pantau Gaya Hidup Makin Personal, U by Prodia Hadirkan U-Buddy
SPG menunjukkan tampilan antarmuka (user interface/UI) aplikasi U-Buddy saat peluncurannya di Jakarta, Rabu (7/10/2026).
Didik Setiawan - Rabu, 07 Oktober 2026
Pantau Gaya Hidup Makin Personal, U by Prodia Hadirkan U-Buddy
Indonesia
Insiden Lab di Rusia, Kemenkes Tingkatkan Kesiapsiagaan
bandara dan pelabuhan internasional di Bali menerapkan peningkatan pengawasan pelaku perjalanan melalui pengawasan deklarasi kesehatan (All Indonesia - SSHP).
Dwi Astarini - Selasa, 06 Oktober 2026
Insiden Lab di Rusia, Kemenkes Tingkatkan Kesiapsiagaan
Lifestyle
Berbagi Cocolan Setara Ciuman Bibir, Rentan Menyebarkan Virus dan Bakteri
Berapa kali celupan yang dibutuhkan untuk memindahkan jumlah bakteri yang kira-kira sama banyaknya dengan ciuman berdurasi 10 detik?
Dwi Astarini - Senin, 05 Oktober 2026
 Berbagi Cocolan Setara Ciuman Bibir, Rentan Menyebarkan Virus dan Bakteri
Indonesia
Jangan Sepelekan Influenza Tipe A, Anak Batuk Demam Tinggi Segera Bawa ke Faskes!
Anak demam tinggi dan sesak napas? Peringatkan bahaya virus influenza tipe A pada anak. Segera bawa ke faskes rujukan terdekat!
Wisnu Cipto - Jumat, 02 Oktober 2026
Jangan Sepelekan Influenza Tipe A, Anak Batuk Demam Tinggi Segera Bawa ke Faskes!
Lifestyle
Bukan Cuma Soal Biaya, Dokter Ungkap 3 Alasan Pengobatan Gagal Jantung Lanjut Masih Terbatas di Indonesia
Dokter Paskah ungkap tiga tantangan pengobatan gagal jantung lanjut di Indonesia, mulai dari literasi masyarakat, keterbatasan dokter hingga mahalnya teknologi.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 01 Oktober 2026
Bukan Cuma Soal Biaya, Dokter Ungkap 3 Alasan Pengobatan Gagal Jantung Lanjut Masih Terbatas di Indonesia
Lifestyle
Teknologi LVAD Hadir di Indonesia, Jadi Harapan Baru bagi Pasien Gagal Jantung Lanjut
Teknologi LVAD atau pompa jantung artificial kini tersedia di Indonesia untuk membantu pasien gagal jantung tingkat lanjut. Ini cara kerja dan persiapannya.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 01 Oktober 2026
Teknologi LVAD Hadir di Indonesia, Jadi Harapan Baru bagi Pasien Gagal Jantung Lanjut
Indonesia
Kemenkes Klaim 99,1 Juta Orang Telah Ikut Program Cek Kesehatan Gratis
Pemerintah mengatakan manfaat program CKG berpotensi mencegah satu dari empat kasus stroke dan penyakit kardiovaskular pada 2035.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Oktober 2026
Kemenkes Klaim 99,1 Juta Orang Telah Ikut Program Cek Kesehatan Gratis
Bagikan