Tanda Kucing Hamil Sebelum Perutnya Bunting

Ikhsan Aryo DigdoIkhsan Aryo Digdo - Sabtu, 31 Desember 2022
Tanda Kucing Hamil Sebelum Perutnya Bunting

Tanda awal kehamilan kucing dapat terlihat. (Foto: Unsplash/Mikhail Vasilyev)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

TANDA-tanda kehamilan ibu kucing sudah dapat terlihat sebelum perutnya membesar. Nah, sangat penting untuk mengetahui tanda-tanda awal kehamilan kucing kesayangan kamu. Dengan begitu, kamu juga sudah bisa mempersiapkan nutrisi yang ia butuhkan sejak dini agar masa-masa mengandungnya sehat di masa depan.

Sama seperti manusia, kucing memiliki periode kesuburan untuk hamil. Pada tahap ini dikenal juga dengan masa kucing sedang berahi. Kucing dapat memulai siklus ini sejak usia empat hingga lima bulan dan terjadi sekitar sekali setiap tiga minggu. Pada periode ini, peluang kucing untuk hamil sangat besar.

Baca Juga:

Kiat Merawat Kucing Lansia

Dikutip dari Purina, meski belum bunting, kucing sebenarnya sudah memiliki ciri-ciri tertentu pada masa awal kehamilan. Pada 15 sampai 18 hari kehamilan misalnya, puting kucing akan terlihat membesar.

Kucing akan merasa mual saat hamil. (Foto: Unsplash/Ludemeula Fernandes)

Perempuan hamil biasanya mengalami perasaan mual atau muntah di pagi hari yang biasa disebut dengan istilah morning sickness. Kucing pun sama, ia akan sering mual ketika hamil walau ukuran perutnya masih terlihat normal.

Nah, baru lah setelah kucing memasuki tahap sering mual, perutnya seiring waktu akan membesar. Sebaiknya jangan pernah menyentuh perut kucing yang membesar meskipun kamu penasaran, itu akan membahayakan janin yang ia kandung. Namun, apabila kamu khawatir dan ingin memastikan kucing hamil, segera berkonsultasi ke dokter hewan.

Baca Juga:

Makanan Basah atau Kering, Mana Lebih Baik untuk Kucing?

Sifat kucing juga akan berubah ketika hamil. Hewan berbulu ini tiba-tiba akan memiliki sifat yang keibuan, dan biasanya ia akan lebih sering tidur saat hamil. Kamu pasti juga merasa gemas, karena kucing hamil biasanya akan sering mencari perhatian dari kamu.

Kucing akan sering caper ke kamu saat hamil. (Foto: Unsplash/Remi Remino)

Selain itu, pada masa akhir kehamilan, saatnya kamu menambahkan stok makanannya. Sebab pada masa ini, nafsu makan kucing akan bertambah. Jadi jangan heran ya kalau bobot kucing kamu juga bertambah berat.

Masa kehamilan kucing dapat berlangsung selama 62 hingga 65 hari. Kucing memiliki naluri yang sangat tinggi. Maka dari itu, kucing mampu melewati masa persalinan sendiri tanpa bantuan kamu. Namun, tidak ada salahnya juga apabila kamu ingin kucing kesayangan kamu melahirkan dalam pengawasan dokter hewan. (ikh)

Baca Juga:

Kucing Ternyata Psikopat

#Hewan #Kesehatan #Kucing
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Lifestyle
Inspirasi Pit Stop F1 Menyelamatkan Nyawa Pasien Rumah Sakit
Inovasi F1 telah memberikan dampak yang jauh melampaui lintasan balap.
Dwi Astarini - Kamis, 15 Oktober 2026
 Inspirasi Pit Stop F1 Menyelamatkan Nyawa Pasien Rumah Sakit
Berita Foto
Pantau Gaya Hidup Makin Personal, U by Prodia Hadirkan U-Buddy
SPG menunjukkan tampilan antarmuka (user interface/UI) aplikasi U-Buddy saat peluncurannya di Jakarta, Rabu (7/10/2026).
Didik Setiawan - Rabu, 07 Oktober 2026
Pantau Gaya Hidup Makin Personal, U by Prodia Hadirkan U-Buddy
Indonesia
Insiden Lab di Rusia, Kemenkes Tingkatkan Kesiapsiagaan
bandara dan pelabuhan internasional di Bali menerapkan peningkatan pengawasan pelaku perjalanan melalui pengawasan deklarasi kesehatan (All Indonesia - SSHP).
Dwi Astarini - Selasa, 06 Oktober 2026
Insiden Lab di Rusia, Kemenkes Tingkatkan Kesiapsiagaan
Lifestyle
Berbagi Cocolan Setara Ciuman Bibir, Rentan Menyebarkan Virus dan Bakteri
Berapa kali celupan yang dibutuhkan untuk memindahkan jumlah bakteri yang kira-kira sama banyaknya dengan ciuman berdurasi 10 detik?
Dwi Astarini - Senin, 05 Oktober 2026
 Berbagi Cocolan Setara Ciuman Bibir, Rentan Menyebarkan Virus dan Bakteri
Indonesia
Jangan Sepelekan Influenza Tipe A, Anak Batuk Demam Tinggi Segera Bawa ke Faskes!
Anak demam tinggi dan sesak napas? Peringatkan bahaya virus influenza tipe A pada anak. Segera bawa ke faskes rujukan terdekat!
Wisnu Cipto - Jumat, 02 Oktober 2026
Jangan Sepelekan Influenza Tipe A, Anak Batuk Demam Tinggi Segera Bawa ke Faskes!
Lifestyle
Bukan Cuma Soal Biaya, Dokter Ungkap 3 Alasan Pengobatan Gagal Jantung Lanjut Masih Terbatas di Indonesia
Dokter Paskah ungkap tiga tantangan pengobatan gagal jantung lanjut di Indonesia, mulai dari literasi masyarakat, keterbatasan dokter hingga mahalnya teknologi.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 01 Oktober 2026
Bukan Cuma Soal Biaya, Dokter Ungkap 3 Alasan Pengobatan Gagal Jantung Lanjut Masih Terbatas di Indonesia
Lifestyle
Teknologi LVAD Hadir di Indonesia, Jadi Harapan Baru bagi Pasien Gagal Jantung Lanjut
Teknologi LVAD atau pompa jantung artificial kini tersedia di Indonesia untuk membantu pasien gagal jantung tingkat lanjut. Ini cara kerja dan persiapannya.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 01 Oktober 2026
Teknologi LVAD Hadir di Indonesia, Jadi Harapan Baru bagi Pasien Gagal Jantung Lanjut
Indonesia
Kemenkes Klaim 99,1 Juta Orang Telah Ikut Program Cek Kesehatan Gratis
Pemerintah mengatakan manfaat program CKG berpotensi mencegah satu dari empat kasus stroke dan penyakit kardiovaskular pada 2035.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Oktober 2026
Kemenkes Klaim 99,1 Juta Orang Telah Ikut Program Cek Kesehatan Gratis
ShowBiz
Susu Rahasia Jisoo BLACKPINK untuk Jaga Berat Badan
Tanpa ragu, Jisoo mengambil sekotak susu kedelai.
Dwi Astarini - Rabu, 30 September 2026
Susu Rahasia Jisoo BLACKPINK untuk Jaga Berat Badan
Indonesia
Dalam Satu Dekade 172,3 Juta Kasus Penyakit Jantung Pakai BPJS Kesehatan, Biaya Capai Rp 100 Triliun
Pada rentang waktu yang sama, katanya, gagal ginjal menduduki urutan kedua, dengan total biaya sebesar Rp 83,8 triliun yang dikeluarkan untuk membayar pelayanan kesehatan 81,2 juta kasus.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 29 September 2026
Dalam Satu Dekade 172,3 Juta Kasus Penyakit Jantung Pakai BPJS Kesehatan, Biaya Capai Rp 100 Triliun
Bagikan