Makanan Basah atau Kering, Mana Lebih Baik untuk Kucing?

Ananda Dimas PrasetyaAnanda Dimas Prasetya - Kamis, 02 Juni 2022
Makanan Basah atau Kering, Mana Lebih Baik untuk Kucing?

Memanjakan kucing juga harus memikirkan faktor kesehatannya. (Foto: Unsplash/Yerlin Matu)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

PEMILIK kucing tentu akan berusaha memberikan yang terbaik untuk peliharaan kesayangannya. Segala macam cara dilakukan demi memuaskan dan memenuhi kebutuhan si anabul (anak bulu). Namun, terkadang apa yang dilakukan pemilik kucing bukan sesuatu yang sepenuhnya benar. Termasuk dalam memilih dan memberikan makanannya.

Kucing akan senang dan makan dengan lahap ketika diberi makanan basah. Meski makanan basah (wet food) cenderung lebih disukai kucing, pemilik anabul disarankan untuk tidak memberikannya terlalu sering.

Dokter hewan Kurnia Suanda mengatakan pakan basah sebaiknya dijadikan camilan atau sekadar 'hadiah' yang diberikan sesekali, sedangkan makanan kering dijadikan hidangan utama. "Jika terlalu terbiasa makan wet food, nanti malas makan kibble (pakan kering)," kata Kurnia dilansir ANTARA, Kamis (2/6).

Baca juga:

Pilihan Mainan untuk Temani Kucing Kesayangan

Makanan Basah atau Kering, Mana Lebih Baik untuk Kucing?
Kucing cenderung lebih suka dengan makanan basah. (Foto: Unsplash/Eric Han)

Pakan kering untuk kucing terdiri dari potongan kecil yang kerap berbau amis, tapi aroma dari pakan kering tidak terlalu semerbak seperti makanan basah untuk anabul. Aroma menyengat dari pakan basah inilah yang membuat hewan peliharaan lebih tertarik menyantapnya.

Namun, nutrisi dalam makanan basah lebih sedikit jika dibandingkan dengan kibble karena pakan basah mengandung air. Selain itu, terlalu sering menyantap makanan basah bisa menyebabkan terbentuknya karang gigi pada mulut kucing, terutama mereka yang giginya tak pernah disikat.

Baca juga:

Kucing Ternyata Psikopat

Makanan Basah atau Kering, Mana Lebih Baik untuk Kucing?
Pemilihan makanan kucing akan memengaruhi kesehatannya. (Foto: Pexels/Arina Krasnikova)

Nantinya, karang gigi yang tumbuh akibat terlalu sering diberi makanan basah akan membuat mulut si anabul jadi terasa tak nyaman, dan pada akhirnya mengurangi nafsu makan. Seperti manusia, penyakit dari mulut bisa menyebar ke tubuh.

Aroma pakan kering memang tak terlalu menggiurkan ketimbang makanan basah, tapi kibble ini lebih praktis disimpan dan disajikan.

Makanan kering bisa disimpan di tempat yang tertutup agar tak dirubung semut, dan bisa dibawa secara mudah ke mana-mana, termasuk bila pencinta hewan ingin memberikan makanan untuk kucing-kucing liar yang ditemukan di jalan.

Penting juga untuk selalu menyediakan air bersih yang diganti secara berkala agar anabul tetap sehat. (*)

Baca juga:

Memanjakan Kucing Justru Membuatnya Stres

#Kucing #Perawatan Kucing #Hewan Peliharaan #Binatang Peliharaan
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Ananda Dimas Prasetya

Penulis, editor, dan praktisi konten digital dengan latar belakang akademis di bidang jurnalistik serta pengalaman dalam penyusunan artikel berita, konten informatif, dan optimasi mesin pencari (SEO). Lulusan Fakultas Ilmu Komunikasi, Jurusan Jurnalistik, Universitas Padjadjaran (2007–2014) dengan pemahaman mendalam mengenai kaidah jurnalistik, etika media, verifikasi informasi, dan teknik penulisan profesional. Berfokus pada pengembangan konten yang mengutamakan akurasi, relevansi, dan nilai informasi bagi pembaca. Memastikan artikel disusun melalui proses riset, verifikasi sumber, dan pengolahan data cermat guna menjamin kualitas informasi yang disajikan. Berbagai topik yang menjadi perhatian meliputi pemerintahan, ekonomi, pendidikan, teknologi, budaya, hiburan (musik & film), gaya hidup, motorsports, hingga isu-isu sosial yang berkembang di masyarakat.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Fun
Nutrisi Tepat Jaga Kesehatan Anabul, Bisa Habiskan Lebih Banyak Waktu Bersama Kesayangan
Para pemilik hewan selalu berusaha memberikan yang terbaik untuk anabul kesayangan mereka.
Dwi Astarini - 2 jam, 52 menit lalu
Nutrisi Tepat Jaga Kesehatan Anabul, Bisa Habiskan Lebih Banyak Waktu Bersama Kesayangan
Indonesia
Di Jaksel Ada 139 Dokter Hewan, 61 Beroperasi Tanpa Izin Praktik Sah
Dari 139 dokter hewan yang beroperasi di Jaksel, hampir setengahnya belum mengantongi Surat Izin Praktik (SIP) sah.
Wisnu Cipto - Rabu, 26 Agustus 2026
Di Jaksel Ada 139 Dokter Hewan, 61 Beroperasi Tanpa Izin Praktik Sah
Travel
Unik Tidak Punya Ekor, Ayam Tukong Diakui Unggas Genetik Khas Kalbar
Ayam tukong memiliki ciri khas tidak memiliki tulang ekor, sehingga bulu ekor pun tidak tumbuh.
Wisnu Cipto - Kamis, 20 Agustus 2026
Unik Tidak Punya Ekor, Ayam Tukong Diakui Unggas Genetik Khas Kalbar
Indonesia
Komunitas KucingMu Berdiri, Kucing Sekarang Bisa Punya KTA Muhammadiyah
: Muhammadiyah DIY meluncurkan Komunitas KucingMu sebagai wadah dakwah pecinta hewan. Uniknya, ada KTAM khusus kucing yang mengikuti pemeriksaan kesehatan gratis.
Wisnu Cipto - Sabtu, 11 Juli 2026
Komunitas KucingMu Berdiri, Kucing Sekarang Bisa Punya KTA Muhammadiyah
Indonesia
Jakarta Diperkirakan Punya 300 Ribu Kucing Liar, Pemprov Perluas Program Sterilisasi
Dinas KPKP DKI Jakarta memperkirakan populasi kucing liar mencapai 300 ribu ekor. Pemprov memilih program sterilisasi dan Trap Neuter Return (TNR).
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 10 Juli 2026
Jakarta Diperkirakan Punya 300 Ribu Kucing Liar, Pemprov Perluas Program Sterilisasi
Fun
PetFest Indonesia 2026 Tawarkan Pengalaman Imersif, dari Petting Zoo hingga Safari Garden
PetFest Indonesia 2026 hadir di ICE BSD dengan konsep Petropolis. Ada petting zoo, adopsi hewan, hingga safari garden. Tiket mulai Rp50.000.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 01 Mei 2026
PetFest Indonesia 2026 Tawarkan Pengalaman Imersif, dari Petting Zoo hingga Safari Garden
Berita
Dari Hama Jadi Cuan, Di Meksiko Ikan Sapu-Sapu Diolah Jadi Camilan Hewan
Start-up di Meksiko mengolah ikan sapu-sapu menjadi camilan hewan bernutrisi. Inovasi ini jadi solusi masalah lingkungan sekaligus peluang bisnis.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 23 April 2026
Dari Hama Jadi Cuan, Di Meksiko Ikan Sapu-Sapu Diolah Jadi Camilan Hewan
Fun
Tren Pelihara Ular Meningkat, Ball Python Jadi Pilihan Utama Pemula
Minat pelihara ular meningkat. Ball python jadi pilihan pemula karena jinak, mudah dirawat, dan minim risiko gigitan.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 20 April 2026
Tren Pelihara Ular Meningkat, Ball Python Jadi Pilihan Utama Pemula
Fun
Mudik Tanpa Khawatir, Ini 5 Tips Aman Menitipkan Anabul di Pet Hotel
Ingin menitipkan hewan peliharaan saat mudik Lebaran? Simak 5 tips memilih pet hotel agar anabul tetap aman, sehat, dan tidak stres selama ditinggal.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 16 Maret 2026
Mudik Tanpa Khawatir, Ini 5 Tips Aman Menitipkan Anabul di Pet Hotel
Indonesia
Ajak Warga Lapor Resto-Pasar Jual Daging Anjing, Pemprov Jakarta Jamin Identitas Cepu Aman
"Kami akan memastikan nama pelapor tetap kami rahasiakan, jadi tidak perlu takut," kata Kepala Dinas KPKP Jakarta Hasudungan Sidabalok
Wisnu Cipto - Selasa, 09 Desember 2025
Ajak Warga Lapor Resto-Pasar Jual Daging Anjing, Pemprov Jakarta Jamin Identitas Cepu Aman
Bagikan