Pentingnya Memilih Hunian dengan Teknologi Wall Precast Concrete dan Puretech

Raden Yusuf NayamenggalaRaden Yusuf Nayamenggala - Senin, 11 Oktober 2021
Pentingnya Memilih Hunian dengan Teknologi Wall Precast Concrete dan Puretech

Mengintip hunian kekinian dengan teknologi Wall-Precast Concrete (W-PC)(Foto: dok. Savasa)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

DALAM memilih hunian impian yang mewah dan eksklusif harus mempertimbangkan berbagai hal, agar kamu tak menyesal kemudian. Seperti halnya dengan memperhatikan apa saja teknologi-teknologi yang digunakan.

Salah satu rekomendasi hunian dengan teknologi yang terbaru yakni cluster NIWA dari SAVASA, yang dikembangkan oleh PT PanaHome Deltamas Indonesia (PHDI).

Baca Juga:

Mengintip Rekomendasi Hunian 'Sultan' dengan Fasilitas Idaman

SAVASA menghadirkan teknologi Wall-Precast Concrete (W-PC) dan Puretech (Foto: dok. Savasa)

Satu hal yang menjadi daya tarik hunian tersebut, yakni Japan Quality dengan teknologi Wall-Precast Concrete (W-PC) pada konstruksi panel beton kedap udara dan teknologi Puretech untuk penyaringan udara.

Wall Precast Concrete merupakan beton prefabrikasi, di mana panel beton besar di produksi di lokasi produksi (casting yard) dan dirakit di lokasi pembangunan. Wall Precast Concrete memiliki beberapa kelebihan yang tidak dimiliki oleh metode konvensional.

Kelebihannya yakni bangunan lebih presisi, bangunan lebih tahan lama, pengerjaan lebih cepat, dinding akan menjadi lebih rata dan halus, serta meminimalisir retak rambut dan tahan terhadap kebocoran.

Sementara teknologi Puretech yakni sistem penyaring dan ventilasi udara dari Panasonic. Puretech mampu menyaring 97% partikel udara kotor dan berbahaya, hingga udara di dalam rumah selalu terjamin.

Cluster NIWA sendiri menawarkan tipe terbaru yakni tipe C, yang merupakan tipe paling dinanti oleh pasar. Tipe tersebut memiliki luas tanah 60 meter persegi dan luas bangunan 55 meter persegi. Tipe ini terdiri dari 2 kamar tidur, 2 kamar mandi dan dilengkapi dengan balok kaca pada kamar tidur pertama. Untuk tipe ini dibanderol dengan harga sekitar Rp1 miliar-an.

Terdapat berbagai promo menarik di SAVASA (Foto: dok. Savasa)

Menariknya, SAVASA juga berkerjasama dengan Bank Danamon, yang menghadirkan promo KPR dengan bunga menarik hanya 2.65%. Kemudian, terdapat juga beberapa penawarn khusus bagi konsumen, yakni lokasi strategis yang menarik untuk menjadi investasi.

"Pertama, posisi kita sangat strategis dan paling depan, lalu di dekat situ juga akan segera dibangun AEON Mall. Ini juga menjadi salah satu faktor tingginya minat konsumen untuk membeli rumah di SAVASA. Selain AEON Mall, akan dibangun juga kereta cepat Jakarta-Bandung. Dari Stasiun Cawang, stasiun pertamanya ada di Karawang yang hanya berjarak 1,5 km dari SAVASA," tutur Wulang Nur Widyatmoko, Direktur PT PHDI.

Selain itu, Wulang juga menambahkan, perumahan tersebut juga berada di kawasan Kota Deltamas, Cikarang, yang termasuk dalam pengembangan di koridor timur Jakarta. Di mana terdapat pembangunan infrastruktur, yakni tol layang Jakarta-Cikampek, LRT, MRT, dan kereta cepat.

Kemudian, perumahan itu juga dikelilingi dengan sejumlah fasilitas dan sarana. Seperti Sekolah Pangudi Luhur, SMK Ananda Mitra Industri, kampus ITSB, Japanese School, dan Korean education complex.

Terdapat juga Le Premier Hotel & serviced apartement, Hotel Sakura Park, Kuretakeso Sancrest Residence, serta fasilitas komersial lainnya. Untuk fasilitas kesehatan, saat ini sedang dibangun RS Mitra Keluarga yang akan beroperasi dalam waktu dekat.

Baca Juga:

Rumah Terapung Ini Jadi Sorotan di Internet, Desainnya Kece Abis

Adapun total unit yang ditawarkan di cluster NIWA yakni sebanyak 209 unit dan akan dimulai pembangunan pada tahun depan. Menariknya, perumahan tersebut juga didukung oleh Panasonic Homes yang akan membuat hunian tumbuh menjadi smart town. Hal itulah merupakan salah satu yang bisa membuat konsumen percaya dengan kualitas produk atau hunian dari SAVASA.

"Panasonic Homes itu sudah 58 tahun lebih. Di Jepang sudah menjadi top developer dengan keunggulan men-develop sustainability smart township. Dengan keunggulan tersebut kita create smart society dengan smart environment, ditambah dengan nama besar Sinar Mas Land sebagai developer terkemuka di Indonesia yang ternyata mendapat respon yang sangat baik dari konsumen," jelas Wulang.

Sedikit informasi, SAVASA merupakan sebuah proyek yang saat ini sedang dikembangkan oleh Pana Home Deltamas Indonesia, yang merupakan unit hunian yang berfokus pada 4 konsep smart. Yakni smart township, smart security, smart home, dan smart community.

Proyek SAVASA memiliki luas 37 ha dengan total kapasitas sekitar 2.500 unit rumah, yang mampu menampung sekitar 10.000 penduduk. Proyek ini direncanakan akan selesai di tahun 2030. (Ryn)

Baca Juga:

Rumah Lipat Mungil Siap Huni dalam 3 Jam

#Hunian #Rumah #Perumahan
Bagikan
Ditulis Oleh

Raden Yusuf Nayamenggala

I'm not perfect but special

Berita Terkait

Indonesia
Korban Bencana Sumatera Dapat Uang Kompensasi Rumah Rp 15-60 Juta, Tergantung Kerusakan
Untuk kategori rumah rusak berat kompensasi yang dianggarkan mencapai Rp 60 juta per kepala keluarga korban bencana Sumatera
Wisnu Cipto - Sabtu, 10 Januari 2026
Korban Bencana Sumatera Dapat Uang Kompensasi Rumah Rp 15-60 Juta, Tergantung Kerusakan
Indonesia
Pemerintah Janji 600 Unit Hunian Korban Banjir di Sumatera Rampung Pada Pekan Depan
Pembangunan hunian akan terus dilanjutkan pada pekan depan dengan rencana pembangunan sekitar 2.500 unit rumah tambahan.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 29 Desember 2025
Pemerintah Janji 600 Unit Hunian Korban Banjir di Sumatera Rampung Pada Pekan Depan
Indonesia
Kejagung Selamatkan Rp 6,6 Triliun, Prabowo: Bisa Bangun 100 Ribu Rumah untuk Korban Bencana
Kejagung berhasil menyelamatkan Rp 6,6 triliun. Presiden RI, Prabowo Subianto mengatakan, uang itu bisa membangun 100 ribu rumah untuk korban bencana.
Soffi Amira - Rabu, 24 Desember 2025
Kejagung Selamatkan Rp 6,6 Triliun, Prabowo: Bisa Bangun 100 Ribu Rumah untuk Korban Bencana
Indonesia
270.985 Unit Rumah FLPP Terserap Warga di 2025, Tertinggi Sejak 2010
Penyaluran dana ini disalurkan melalui 39 bank penyalur dengan rumah yang dibangun oleh 8.058 pengembang yang terdiri dari 13.118 perumahan.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 24 Desember 2025
270.985 Unit Rumah FLPP Terserap Warga di 2025, Tertinggi Sejak 2010
Indonesia
Hunian Sementara Korban Banjir Aceh Mulai Dibangun di Pidie, Aceh Tengah dan Gayo Lues Segera Menyusul
Sementara itu, jumlah pengungsi saat ini tercatat sebanyak 588.226 jiwa, mengalami penurunan dibandingkan hari sebelumnya
Angga Yudha Pratama - Rabu, 17 Desember 2025
Hunian Sementara Korban Banjir Aceh Mulai Dibangun di Pidie, Aceh Tengah dan Gayo Lues Segera Menyusul
Indonesia
Bangun 2.000 Rumah untuk Korban Banjir Sumatra, DPR Minta Pemda Gerak Cepat
Pemerintah bakal bangun 2.000 rumah untuk korban banjir Sumatera. DPR pun meminta Pemda setempat agar bergerak cepat.
Soffi Amira - Rabu, 17 Desember 2025
Bangun 2.000 Rumah untuk Korban Banjir Sumatra, DPR Minta Pemda Gerak Cepat
Indonesia
PSI Desak Gubernur Pramono Ubah Aturan BPHTB, Era Anies Digratisiskan Rumah di Bawah Rp 2 Miliar
Kebijakan terbaru Pemerintah DKI itu tidak memberikan keringanan sama sekali apabila dibandingkan dengan kebijakan sebelumnya dalam Peraturan Gubernur (Pergub) No. 23/2023
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 12 November 2025
PSI Desak Gubernur Pramono Ubah Aturan BPHTB, Era Anies Digratisiskan Rumah di Bawah Rp 2 Miliar
Indonesia
KPR Masih Dominasi Pembelian Rumah di Indonesia
Pembelian rumah primer melalui pembayaran tunai bertahap dan tunai masing-masing memiliki pangsa sebesar 17 persen dan 8,59 persen.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 06 November 2025
KPR Masih Dominasi Pembelian Rumah di Indonesia
Indonesia
Begini Cara UMKM Akses Kredit Program Perumahan Buat Penuhi Target 3 Juta Rumah
Setidaknya ada sejumlah syarat yang harus dipenuhi oleh UMKM maupun masyarakat untuk bisa mendapatkan KPP.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 24 Oktober 2025
Begini Cara  UMKM Akses Kredit Program Perumahan Buat Penuhi Target 3 Juta Rumah
Indonesia
Setahun Prabowo-Gibran: Program Makan Gratis Prabowo Disorot Tajam, Dianggap Sebagai 'Nasi yang Belum Matang Sempurna'
Kekuatan tanpa partisipasi hanya akan melahirkan efisiensi semu
Angga Yudha Pratama - Selasa, 21 Oktober 2025
Setahun Prabowo-Gibran: Program Makan Gratis Prabowo Disorot Tajam, Dianggap Sebagai 'Nasi yang Belum Matang Sempurna'
Bagikan