Pentingnya Inklusi Keuangan Digital Bagi Kartini Pejuang Ekonomi

Yudi Anugrah NugrohoYudi Anugrah Nugroho - Jumat, 21 April 2023
Pentingnya Inklusi Keuangan Digital Bagi Kartini Pejuang Ekonomi

Pelatihan pengelolaan keuangan dan pembayaran digital oleh Ruang Kolaborasi Perempuan. (Foto: Koalisi IKDP)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

SUARA azan Magrib baru surut ketika Siti Fauziah bergegas merapikan sisa dagangannya. Satu tahu goreng tersisa langsung masuk mulutnya sembari masih sigap menumpuk keranjang plastik wadah gorengan dan lontong. Ibu dua anak berusia 43 tahun tersebut jadi satu-satunya penjual takjil di daerah Kayumanis, Jakarta Timur, karena lainnya sudah lebih dahulu pulang kampung.

Begitu barang sudah dikemas di dalam gerobak kecil, Siti lantas mendorongnya pulang ditemani suara takbir dari pelantang masjid. "Lumayan dapat hari terakhir, buat lebaran besok bagi-bagi saudara," katanya tentang pendapatannya di hari terakhir puasa, (21/4).

Baca juga:

Indonesia International Furniture Expo Siap Digelar Maret 2023

Selama bulan Ramadan, Siti rajin menjajakan aneka gorengan dan lontong untuk menambah kebutuhan di rumah apalagi jadi bekal buat berlebaran. Saban hari, pendapatannya berkisar antara 100-200 ribu tergantung cuaca. "Kalau hujan sepi, sebab kan ala kadarnya begini pakai meja doang," celetuknya. ia biasanya langsung sisihkan pendapatan bersih ditaruh di tempat penyimpanan pribadi.

Siti berharap jualannya bisa terus melaju di luar bulan puasa. Namun, kendala modal untuk pengembangan usaha jadi kendala utamanya. Di bulan Ramadan, tak sedikit masyarakat memulai usaha kecil-kecilan sama seperti Siti. Kebanyakan menjual takjil di dekat tempat tinggalnya. Meski terkesan sepele, hasil dari jualan tersebut terbukti mampu menggerakkan ekonomi di kalangan masyarakat secara langsung.

Kartini
Pembimbingan pengelolaan keuangan oleh Ruang Kolaborasi Perempuan. (Foto: Koalisi IKDP)

Pedagang kecil dan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) memang tak bisa dipandang sebelah mata. UMKM bahkan telah menjadi penyokon ekonomi Indonesia di masa krisis, terutama saat pandemi. Berdasarkan data Kementrian Koperasi dan Usaha Kecil Menengah 2019, UMKM mampu menyerap tenagan kerja sebesar 96,92 persen, dan berkontribusi sebesar 60,51 persen bagi PDB.

Faktanya, dari jumlah tersebut, sebanyak 64,5 persen UMKM dikelola perempuan. Meski begitu, menurut Deputy Director of Policy Southeast Asia Womens Wolrd Banking Vitasari Anggraeni, di antara pelaku UMKM dengan layanan e-commerce tingkat penjualan pelaku usaha perempuan masih rendah sekitar 22 persen daripada laki-laki.

Baca juga:

FLEI Expo Kembali Digelar Bukti Antusiasme Bisnis Waralaba Makin Meninggi

"Dapat dibanyangkan bila produk layanan keuangan digital dirancang dengan perspektif gender, maka ketimpangan ini akan dapat diatasai dan secara langsung menambah nilai transaksi ekonomi negara," kata Vitasari pada siaran pers kepada Merahputih.com.

Demi mengatasi masalah tersebut, apalagi membantu para pempuan seperti Siti agar memiliki usaha bisa berkelanjuta, lanjut Vitasari, diperlukan kolaborasi multi-pihak salah satunya melalui Koalisi Inkluasi Keuangan Digital Perempuan (IKDP).

Kartini
Pelatihan pengelolaan keuangan oleh Ruang Kolaborasi Perempuan. (Foto: Koalisi IKDP)

Ada empat agenda penting Koalisi IKDP, meliputi akses perempuan terhadap teknologi untuk dapat mengakses layanan keuangan digital, lalu pelatihan peningkatakan kepercayaan diri dan kemampuan keuangan digital, selanjutnya akses ke layanan keuangan digital, dan memastikan setiap perempuan penguasha mikro dilihat, dikenali, dan dipahami melalui pengumpulan data dan metodologi pengukuran.

"dengan populasi dan peran besar di UMKM, perempuan menjadi tulang punggu pertumbuhan dan stabilitas ekonomi. Perempuan masa kini adalah Kartini Ekonomi, potenis besar dimiliki oleh Indonesia," lata Deputi Bidang Kesetaraan Gender Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Lenny N Rosalin.

Kegiatan Koalisi IKDP pun menyasar perempuan disabilitas. Bekerjasam dengan Himpunan Wanita Disabilitas Indonesia (HWDI), Koalisi IKDP melakukan beragam kegiatan di 34 provisni se-Indonesia. "Kegiatan didukung IKDP membawa dampak sangat positif bagi perempuan disabilitas," kata Ketua Umum HWDI Revita Alvi. (*)

Baca juga:

Pandemi Munculkan Tren Bisnis Baru

#Kartini #UMKM
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Rakernas I PDIP: Prananda Prabowo Gagas Balai Kreasi untuk Berdayakan UMKM Lokal
PDIP menyiapkan strategi pembinaan UMKM melalui Balai Kreasi di Rakernas I. Program ini fokus membuka lapangan kerja bagi anak muda dan kelompok rentan.
Ananda Dimas Prasetya - Minggu, 11 Januari 2026
Rakernas I PDIP: Prananda Prabowo Gagas Balai Kreasi untuk Berdayakan UMKM Lokal
Indonesia
TVRI Pegang Hak Siar Piala Dunia 2026, Cak Imin Nilai Bisa Jadi Penggerak Ekonomi UMKM
TVRI memegang hak siar Piala Dunia 2026. Menko PM, Muhaimin Iskandar menilai, hal itu bisa membuka peluang ekonomi baru khususnya UMKM.
Soffi Amira - Sabtu, 10 Januari 2026
TVRI Pegang Hak Siar Piala Dunia 2026, Cak Imin Nilai Bisa Jadi Penggerak Ekonomi UMKM
Indonesia
Kabar Gembira! UMKM Ajukan Kredit Tidak Perlu Agunan
Pengecualian tersebut, hanya bagi perusahaan pembiayaan dengan rasio modal inti dibandingkan dengan modal disetor lebih dari 100 persen.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 09 Januari 2026
 Kabar Gembira! UMKM Ajukan Kredit Tidak Perlu Agunan
Indonesia
200 Ribu UMKM Debitur KUR Terdampak Bencana Sumatera Dapat Keringanan
Berdasarkan pendataan Kementerian UMKM bersama pemerintah daerah dan lembaga keuangan, terdapat 2.304.297 UMKM terdampak bencana di tiga provinsi tersebut.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 08 Januari 2026
200 Ribu UMKM Debitur KUR Terdampak Bencana Sumatera Dapat Keringanan
Indonesia
Produk Sabun Batang Indonesia Jadi Favorit Buat Bingkisan di Taiwan
Penggunaan sabun asal Indonesia meningkat menjadi 1,5 juta pada 2025 dengan nilai transaksi lebih dari USD 300 ribu
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 31 Desember 2025
Produk Sabun Batang Indonesia Jadi Favorit Buat Bingkisan di Taiwan
Indonesia
Libur Nataru, UMKM di Stasiun Solo Dapatkan Ruang Pamer di UMKM Fest 2025
Event ini menghadirkan ragam produk unggulan UMKM dengan nuansa budaya khas Kota Solo yang kental dan membumi.
Alwan Ridha Ramdani - Sabtu, 27 Desember 2025
Libur Nataru, UMKM di Stasiun Solo Dapatkan Ruang Pamer di UMKM Fest 2025
Indonesia
Penjual Thrifting Diklaim Setuju Ganti ke Produk Lokal, Barang Impor China Juga Bakal Dibatasi
Kementerian UMKM tengah menyusun daftar sekitar 10 jenis produk yang akan ditetapkan harga acuannya.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 23 Desember 2025
Penjual Thrifting Diklaim Setuju Ganti ke Produk Lokal, Barang Impor China Juga Bakal Dibatasi
Indonesia
22 UMKM Pilihan akan Manjakan Pencinta Burung dan 'Foodies', Siap Goyang Lidah Warga Jaksel
Berbeda dengan pendaftar umum, para pedagang eks Barito ini mendapatkan tempat khusus di Blok A dan Blok E
Angga Yudha Pratama - Kamis, 18 Desember 2025
22 UMKM Pilihan akan Manjakan Pencinta Burung dan 'Foodies', Siap Goyang Lidah Warga Jaksel
Indonesia
UMKM Terdampak Bencana di Sumatera Bakal Dibantu, Pemerintah Mulai Lakukan Pendataan
“Pekan depan, kami akan menggelar rapat koordinasi dengan para bank penyalur KUR, khususnya yang memiliki portofolio pembiayaan di tiga provinsi tersebut,” kata Maman
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 05 Desember 2025
UMKM Terdampak Bencana di Sumatera Bakal Dibantu, Pemerintah Mulai Lakukan Pendataan
Berita Foto
UMKM Sinergi ADV Nusantara Gandeng The Jakmania Garis Keras Kampanyekan Tolak Produk Impor Ilegal
CEO Sinergi ADV Nusantara Prama Tirta memberikan baju tolak produk impor ilegal kepada Suporter The Jakmania Garis Keras di Jakarta, Jumat (28/11/2025).
Didik Setiawan - Jumat, 28 November 2025
UMKM Sinergi ADV Nusantara Gandeng The Jakmania Garis Keras Kampanyekan Tolak Produk Impor Ilegal
Bagikan