Pentingnya Deteksi Dini Kanker

Alwan Ridha RamdaniAlwan Ridha Ramdani - Jumat, 23 Februari 2024
Pentingnya Deteksi Dini Kanker

Ilustrasi kanker serviks (ANTARA/freepik.com)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Kementerian Kesehatan mendorong strategi penanganan kanker harus bertumpu pada penguatan upaya deteksi lebih dini agar perawatannya lebih murah dengan hasil lebih baik.

Kepala Bagian Pelayanan Kesehatan (Yankes) Sekretariat Jenderal DPR RI Dian Mardiyani mengatakan masyarakat perlu meningkatkan kesadaran diri mengenai pentingnya deteksi dini kanker sebagai upaya pencegahan dan intervensi dini terhadap penyakit kanker.

Baca Juga:

Angka Kanker Leher Rahim Masih Sangat Tinggi

"Kalau kanker itu diketahui sejak awal dan itu dilakukan tindak lanjut atau pengobatan sedini mungkin, perkembangan penyembuhan itu lebih besar daripada yang terjadi saat ini, yakni banyaknya kanker diketahui pada stadium lanjut," kata Dian dalam video TV Parlemen, Jumat (23/2).

Ia menambahkan, apabila seseorang mengetahui ia terserang penyakit kanker pada stadium lanjut, tindakan penyembuhan akan lebih sulit untuk dilakukan.

Saat ini untuk lingkup DPR RI, Dian menyampaikan pihaknya menjalin kerja sama dengan sejumlah rumah sakit dan fasilitas lainnya guna memaksimalkan deteksi dini kanker di lingkungan DPR RI.

Sementara itu, Kepala Biro Umum Sekretariat Jenderal (Setjen) DPR RI Rudi Rochmansyah menegaskan Yankes DPR RI akan selalu memberikan edukasi dalam bidang kesehatan, di antaranya melalui seminar dan sosialisasi-sosialisasi terkait berbagai tindakan preventif dan penanganan beberapa penyakit yang ada.

"Yankes DPR RI sebagai salah satu unit kerja di lingkungan Biro Umum, akan terus berupaya meningkatkan pelayanan kesehatan yang paripurna secara promotif, preventif, dan rehabilitatif. Salah satunya lewat edukasi berupa talkshow atau seminar-seminar kesehatan," katanya. (*)

Baca Juga:

2 Minggu Sariawan Tidak Sembuh Bisa Jadi Gejala Kanker Mulut

#Kanker #Penyakit
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Alwan Ridha Ramdani

Alwan Ridha Ramdanu adalah Jurnalis kelahiran di Bandung, Jawa Barat. Sudah 20 tahun menjadi jurnalis dengan mayoritas fokus pada liputan atau menulis terkait ekonomi makro. Selain jurnalis, Alwan juga adalah pendamping petani sawit swadaya dan juga berpengalaman dalam communication dan community terkait isu keberlanjutan dan lingkungan hidup.
Show More

Berita Terkait

Dunia
Pekerja Lab di Rusia Meninggal Diduga Terinfeksi 'Pes', Hampir 200 Orang Dikarantina
Seorang pekerja laboratorium di Rusia meninggal dunia. Ia diduga terinfeksi virus Pes. Namun, penyebabnya masih misterius.
Soffi Amira - Senin, 05 Oktober 2026
Pekerja Lab di Rusia Meninggal Diduga Terinfeksi 'Pes', Hampir 200 Orang Dikarantina
Indonesia
Kasus ISPA di Jakarta Naik 15,7 Persen, Dinkes DKI: Bukan karena Influenza A
Kasus ISPA di Jakarta naik 15,7 persen. Namun, Dinkes DKI menegaskan bahwa penyebabnya bukan dari influenza A.
Soffi Amira - Selasa, 22 September 2026
Kasus ISPA di Jakarta Naik 15,7 Persen, Dinkes DKI: Bukan karena Influenza A
Lifestyle
Awas Musim Flu 2026 Mendekat! Cek Jadwal Vaksin dan Strain Virus yang Wajib Diwaspadai
Jangan sampai tumbang! Ancaman musim flu 2026 di depan mata. Cek panduan lengkap jadwal vaksin flu, info strain virus terbaru, dan opsi vaksin mRNA mFLUSIVA.
Angga Yudha Pratama - Jumat, 18 September 2026
Awas Musim Flu 2026 Mendekat! Cek Jadwal Vaksin dan Strain Virus yang Wajib Diwaspadai
Indonesia
Kasus Kanker di Bogor Naik 138 Persen, Mayoritas Payudara dan Paru-Paru
Terjadi lonjakan kasus kanker di Kota Bogor sebesar 138 persen dalam empat tahun terakhir.
Wisnu Cipto - Kamis, 27 Agustus 2026
Kasus Kanker di Bogor Naik 138 Persen, Mayoritas Payudara dan Paru-Paru
Indonesia
110 Ribu Warga Masih Mengungsi akibat Gempa NTT, Ancaman Penyakit Mulai Mengintai
Sebanyak 110 ribu pengungsi gempa di NTT kini terancam terkena penyakit. Air bersih dan sanitasi pun terbatas.
Soffi Amira - Selasa, 25 Agustus 2026
110 Ribu Warga Masih Mengungsi akibat Gempa NTT, Ancaman Penyakit Mulai Mengintai
Lifestyle
Vaksin Kanker Moderna Tunjukkan Hasil Positif, Buka Harapan Baru Pengobatan Melanoma
Moderna cancer vaccine berbasis mRNA menunjukkan hasil positif dalam uji fase 3 untuk melanoma. Simak cara kerja dan peluangnya untuk kanker lain.
ImanK - Kamis, 20 Agustus 2026
Vaksin Kanker Moderna Tunjukkan Hasil Positif, Buka Harapan Baru Pengobatan Melanoma
Olahraga
Wabah Ebola Bikin Kacau Persiapan Piala Dunia 2026, Laga RD Kongo vs Chili Resmi Dibatalkan
Wabah Ebola mengacaukan persiapan Piala Dunia 2026. Laga RD Kongo vs Chili pun harus dibatalkan akibat wabah tersebut.
Soffi Amira - Rabu, 03 Juni 2026
Wabah Ebola Bikin Kacau Persiapan Piala Dunia 2026, Laga RD Kongo vs Chili Resmi Dibatalkan
Dunia
Senggolan Bawa Petaka! Kemenkes Uganda Haramkan Warga Jabat Tangan Demi Cegah Penularan Wabah Ebola
Data terbaru otoritas DRC mencatat 131 kematian akibat virus tersebut terjadi di negara tetangga Uganda
Angga Yudha Pratama - Rabu, 20 Mei 2026
Senggolan Bawa Petaka! Kemenkes Uganda Haramkan Warga Jabat Tangan Demi Cegah Penularan Wabah Ebola
Indonesia
BRIN Jelaskan Cara Penularan hingga Pencegahan Hantavirus, Gejalanya Mirip Flu
BRIN mengimbau masyarakat untuk memahami penularan hantavirus. Virus ini berasal dari hewan pengerat atau tikus liar.
Soffi Amira - Rabu, 13 Mei 2026
BRIN Jelaskan Cara Penularan hingga Pencegahan Hantavirus, Gejalanya Mirip Flu
Indonesia
Hantavirus Ancam Dunia, DPR Desak Pemerintah Siapkan Deteksi Dini
Kasus hantavirus kini sudah muncul di Indonesia. Komisi IX DPR pun meminta pemerintah untuk memperkuat deteksi dini.
Soffi Amira - Senin, 11 Mei 2026
Hantavirus Ancam Dunia, DPR Desak Pemerintah Siapkan Deteksi Dini
Bagikan