Headline

Pengusaha Berharap Rupiah Stabil Pada Kisaran Rp13 Ribu per Dolar AS

Eddy FloEddy Flo - Senin, 07 Januari 2019
Pengusaha Berharap Rupiah Stabil Pada Kisaran Rp13 Ribu per Dolar AS

Rupiah menguat terhadap dolar AS (Foto: screenshot NET.TV

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.Com - Nilai tukar mata uang rupiah pada transaksi antarbank di Jakarta, Senin (7/1) mencapai Rp13.990 per dolar AS. Penguatan rupiah tersebut mendapat sambutan beragam dari para pelaku usaha di Tanah Air.

Asosiasi Pengusaha Indonesia (APINDO) berharap volatilitas nilai tukar rupiah terhadap dolar AS terus terjaga sehingga tidak mengganggu dunia usaha khususnya yang bergerak di bidang ekspor dan impor.

"Sebenarnya buat kita itu yang masalah adalah naik turunnya, karena kalau tidak stabil sangat merugikan karena kita banyak ekspor dan impor. Yang kita bisa tetap stabil," kata Wakil Ketua Umum APINDO Shinta Widjaja Kamdani usai jumpa pers di Gedung Kementerian Keuangan, Jakarta, Senin (7/1).

Shinta menuturkan, ketidakpastian ekonomi global masih terus berlanjut terutama akibat kebijakan Presiden Amerika Serikat Donald Trump yang memicu perang dagang. Hal tersebut membuat nilai tukar di sejumlah negara terutama di negara berkembang terganggu.

Rupiah menguat terhadap dolar AS
Stabilitas nilai tukar rupiah sangat berpengaruh pada ekspor dan impor (Foto: NETTV)

"Ini memang naik turun. Ketidakpastian ini akan terus terjadi karena kita tidak tau posisi dari Trump ini seperti apa, kebijakannyanya tidak stabil. Jadi dengan isu perang dagang, ketidakpastian global yang terjadi, tentu saja membuat mata uang asing tidak stabil," ujar Shinta.

Oleh karena itu, lanjut Shinta, Pemerintah Indonesia perlu menggunakan mata uang asing selain dolar AS dalam transaksi perdagangan dengan negara lain, misalnya Yuan China. Dengan demikian, apabila terdapat gejolak nilai tukar akibat pergerakan dolar, dapat diminimalisir.

"Sekarang Yuan sudah diakui, jadi bagaimana caranya bahwa perdagangan bisa menggunakan mata uang selain US dolar. Saya rasa ini akan mulai digali. Saat ini ketergantungan kita kan sangat besar sementara di AS The Fed masih bisa naik dan kalau terus naik pastinya akan ada dampaknya," kata Shinta.

Bank Indonesia memang tengah gencar melakukan kerja sama penerapan kebijakan local currency settlement (LSC) dan bilateral swap dengan sejumlah negara untuk mengurangi ketergantungan terhadap dolar AS dalam perdagangan ekspor impor.

Menurut Shinta sebagaimana dilansir Antara, penggunaan mata uang asing selain dolar tersebut memang akan sangat membantu dan dapat dimanfaatkan, seperti dengan China yang merupakan salah satu mitra dagang terbesar Indonesia.

"Kita kan sekarang dengan Tiongkok cukup besar dari segi volume perdagangannya. Jadi kalo kita lihat sederhana, penggunaan mata uang asing ekspor impor cukup besar. Jadi kalo kita bisa menggunakan mata uang lain selain US dolar, bisa sangat membantu. Kebetulan pemerintah sudah menandatangani, skala Indonesia Tiongkok. Jadi currency swap-nya sudah ada, ini bisa kita manfaatkan," ujar Shinta.

Idealnya, para pengusaha berharap rupiah stabil pada kisaran Rp13 ribu per dolar AS. Nilai kurs ini dipandang ideal dari segi perhitungan fluktuasi mata uang global.(*)

Baca berita menarik lainnya dalam artikel: Ketua Umum PPP Tuding Kubu Prabowo Cuma Punya Strategi Sebar Hoaks

#Kurs Rupiah #Rupiah Menguat #Dolar AS
Bagikan
Ditulis Oleh

Eddy Flo

Simple, logic, traveler wanna be, LFC and proud to be Indonesian

Berita Terkait

Indonesia
BI Naikkan Suku Bunga, Dolar AS Langsung Jatuh dan Rupiah Sukses Balas Dendam
Bank sentral berkomitmen terus mencermati perkembangan pasar keuangan global maupun domestik
Angga Yudha Pratama - Jumat, 12 Juni 2026
BI Naikkan Suku Bunga, Dolar AS Langsung Jatuh dan Rupiah Sukses Balas Dendam
Indonesia
Rupiah Menguat ke Rp17.900 Imbas Kenaikan Harga Pertamax
Suntikan modal asing pada lelang obligasi serta penguatan indeks saham domestik ikut memperkokoh posisi rupiah
Angga Yudha Pratama - Rabu, 10 Juni 2026
Rupiah Menguat ke Rp17.900 Imbas Kenaikan Harga Pertamax
Indonesia
Rupiah Menguat, Dolar AS Tembus Level Rp 17.900 pada Perdagangan Hari ini Rabu (10/6)
Rupiah kini menguat dengan menembus Rp 17.900 per dolar AS pada Rabu (10/6). Rupiah berhasil menekan dolar AS.
Soffi Amira - Rabu, 10 Juni 2026
Rupiah Menguat, Dolar AS Tembus Level Rp 17.900 pada Perdagangan Hari ini Rabu (10/6)
Indonesia
Rupiah dan IHSG Ambrol, Banggar DPR Minta Pemerintah Bercermin
Ketua Banggar DPR RI Said Abdullah menyoroti tekanan ekonomi nasional akibat mahalnya dolar AS, tingginya yield SBN, dan merosotnya IHSG.
Wisnu Cipto - Rabu, 10 Juni 2026
Rupiah dan IHSG Ambrol, Banggar DPR Minta Pemerintah Bercermin
Indonesia
Dolar Makin Ganas Bikin Rupiah Babak Belur, Bank Indonesia Naikkan Suku Bunga Demi Jinakkan Pasar
Evaluasi pasca-RDG Bulanan tanggal 19-20 Mei 2026 menunjukkan pergerakan nilai tukar rupiah bergejolak melebihi perkiraan awal
Angga Yudha Pratama - Selasa, 09 Juni 2026
Dolar Makin Ganas Bikin Rupiah Babak Belur, Bank Indonesia Naikkan Suku Bunga Demi Jinakkan Pasar
Indonesia
IHSG Hancur Lebur 4 Hari Beruntun, Pengamat Sebut Pasar Keuangan Indonesia Alami Repricing Ekstrem
Menurut Hendra, perhatian utama pelaku pasar tertuju pada peningkatan ketidakpastian arah kebijakan
Angga Yudha Pratama - Senin, 08 Juni 2026
IHSG Hancur Lebur 4 Hari Beruntun, Pengamat Sebut Pasar Keuangan Indonesia Alami Repricing Ekstrem
Indonesia
Senin (8/6) Pagi Rupiah Dibuka Tembus Rp 18.107, IHSG Ikut Tertekan Anjlok 222 Poin
Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS pada Senin (8/6) pagi dibuka melemah 71 poin atau 0,39 persen ke level Rp 18.107 per dolar AS, dibandingkan penutupan sebelumnya Rp 18.036.
Wisnu Cipto - Senin, 08 Juni 2026
Senin (8/6) Pagi Rupiah Dibuka Tembus Rp 18.107, IHSG Ikut Tertekan Anjlok 222 Poin
Indonesia
DPR Gelar Rapat dengan BI dan Pemerintah, Fokus Jaga Stabilitas Ekonomi Nasional
DPR RI menggelar rapat bersama BI dan Pemerintah. Pertemuan itu membahas perkembangan kondisi ekonomi Indonesia saat ini.
Soffi Amira - Minggu, 07 Juni 2026
DPR Gelar Rapat dengan BI dan Pemerintah, Fokus Jaga Stabilitas Ekonomi Nasional
Indonesia
Rupiah di Atas Rp 18.000 Per Dolar AS, BI Tingkatkan Intervensi Pasar
BI menilai pelemahan rupiah secara umum masih sejalan dengan regional, dengan pelemahan secara tahun kalender berjalan (year to date/ytd) -7,44 persen.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 05 Juni 2026
Rupiah di Atas Rp 18.000 Per Dolar AS, BI Tingkatkan Intervensi Pasar
Indonesia
Rupiah Tembus Rp 18.000, Menkeu Purbaya Jamin Utang Luar Negeri Masih Bisa Dibayar
Rupiah melemah hingga Rp18.000 per dolar AS. Menkeu Purbaya pastikan utang luar negeri tetap aman, sementara BI intensifkan intervensi pasar valas.
Wisnu Cipto - Kamis, 04 Juni 2026
Rupiah Tembus Rp 18.000, Menkeu Purbaya Jamin Utang Luar Negeri Masih Bisa Dibayar
Bagikan