Peserta Festival Melupakan Mantan: Dia Juga yang Mutusin Kan

Zulfikar SyZulfikar Sy - Senin, 13 Februari 2017
Peserta Festival Melupakan Mantan: Dia Juga yang Mutusin Kan

Festival Melupakan Mantan. (MP/Fredy Wansyah)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Sejak Sabtu (11/2) kemarin, salah satu sudut kantor Kedaulatan Rakyat, Jalan Mangkubumi, Kota Yogyakarta, menjadi lokasi Festival Melupakan Mantan. Gelaran yang diadakan hingga hari ini, Senin (13/2), mengajak muda-mudi untuk menata kehidupan lebih baik dengan melupakan mantan. Keadaan itu biasa disebut dengan istilah "move on."

Salah seorang peserta Festival Melupakan Mantan, Reni, mahasiswa salah satu universitas swasta di Yogyakarta, ikut menyumbangkan hadiah semacam kerajinan tangan dari mantannya. Ia menyumbangkan barang tersebut karena hanya barang itulah satu-satunya kenangan mantannya.

"Cuma itu yang ada. Ya ikutan saja nyumbang, karena kebetulan diajak teman juga," kata Reni kepada merahputih.com di Jalan Mamgkubumi, Kota Yogyakarta.

Reni berharap, ke depannya, mantan tidak pernah lagi mengganggu kehidupannya. "Kadang SMS, WA, BBM. Namanya mantan, ngapain digubris. Pengennya, mantan gak usah muncul-muncul lagi deh," katanya.

Kini, Reni bercerita, bahwa kehidupannya lebih baik dibandingkan di masa menjalin hubungannya dengan si mantan. "Dulu dia orangnya banyak bohong. Bikin kesel. Dia juga yang mutusin kan," kenang Reni.

Reni merupakan salah satu dari puluhan pengunjung yang ikut menyumbang barang-barang pemberian mantan. Festival Melupakan Mantan menjadi ajang perayaan muda-mudi dalam percintaannya jelang Valentine. Di pelataran penyelenggaraan festival tersebut, tampak berbagai macam barang-barang yang biasa menjadi hadiah, seperti boneka, sepatu, jaket, dan pernak-pernik lainnya. Tak lupa, beberapa di antaranya, tertulis kata-kata kenangan. (Fre)

#Festival Melupakan Mantan #Yogyakarta
Bagikan
Ditulis Oleh

Zulfikar Sy

Tukang sihir

Berita Terkait

Indonesia
Sambut Long Weekend Isra Mikraj, KAI Daop 6 Kerahkan 4 KA Tambahan
Libur panjang akhir pekan kerap dimanfaatkan masyarakat untuk menjelajahi kota-kota dengan nyaman dan aman bersama keluarga dengan naik kereta api.
Dwi Astarini - Selasa, 13 Januari 2026
Sambut Long Weekend Isra Mikraj, KAI Daop 6 Kerahkan 4 KA Tambahan
Indonesia
Tiket KA ke Yogyakarta Paling Banyak Diburu Saat Libur Nataru 2026
Hingga Senin (29/12) penjualan tiket Angkutan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 periode 18 Desember 2025–4 Januari 2026 telah mencapai 3.517.528 tiket.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 30 Desember 2025
Tiket KA ke Yogyakarta Paling Banyak Diburu Saat Libur Nataru 2026
Indonesia
Yogyakarta Jadi Tujuan Favorit Wisata Orang Jakarta
Posisi berikutnya ditempati oleh Semarang dengan 32.962 penumpang, Surabaya sebanyak 22.846 penumpang, Purwokerto sebanyak 22.139 penumpang, dan Bandung dengan 21.186 penumpang.
Alwan Ridha Ramdani - Sabtu, 27 Desember 2025
Yogyakarta Jadi Tujuan Favorit Wisata Orang Jakarta
Indonesia
Pendaki Hilang di Merapi, 1 Dievakuasi tapi 1 belum Ditemukan
Proses evakuasi korban berlangsung cukup menantang mengingat medan di kawasan Gunung Merapi yang curam dan kondisi cuaca yang berubah-ubah.
Dwi Astarini - Selasa, 23 Desember 2025
Pendaki Hilang di Merapi, 1 Dievakuasi tapi 1 belum Ditemukan
Indonesia
Presiden Prabowo Minta Setiap Kerdatangannya tak lagi Disambut Anak-Anak, Kasihan Lihat Kepanasan dan Ganggu Jam Sekolah
Prabowo memerintahkan Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya menyurati para bupati dan wali kota terkait dengan arahan tersebut.
Dwi Astarini - Rabu, 19 November 2025
Presiden Prabowo Minta Setiap Kerdatangannya tak lagi Disambut Anak-Anak, Kasihan Lihat Kepanasan dan Ganggu Jam Sekolah
Indonesia
Gunung Merapi Keluarkan 4 Kali Awan Panas Guguran, Masyarakat Diminta Waspada
Teramati 4 kali awan panas guguran ke arah barat daya (Kali Krasak) dengan jarak luncur maksimum 2.000 meter.
Dwi Astarini - Selasa, 11 November 2025
Gunung Merapi Keluarkan 4 Kali Awan Panas Guguran, Masyarakat Diminta Waspada
Tradisi
Daftar Raja Surakarta dan Kasultanan Yogyakarta yang Dimakamkan di Imogiri
Makam Raja Imogiri atau Pajimatan Imogiri dibangun oleh Sultan Agung Hanyokrokusumo pada 1554 Saka atau 1632 Masehi.
Dwi Astarini - Kamis, 06 November 2025
Daftar Raja Surakarta dan Kasultanan Yogyakarta yang Dimakamkan di Imogiri
Tradisi
Astana Pajimatan Imogiri, Kompleks Permakaman Raja-Raja Mataram dari Dulu hingga Kini
Hingga kini, tradisi memakamkan raja keturunan Mataram di kompleks permakaman ini masih dilakukan.
Dwi Astarini - Kamis, 06 November 2025
Astana Pajimatan Imogiri, Kompleks Permakaman Raja-Raja Mataram dari Dulu hingga Kini
Indonesia
Mulai 2026, Jemaah Calon Haji Banten dan DIY Berangkat dari Embarkasi Cipondoh dan Yogyakarta
Siap memberangkatkan jemaah calon haji mulai 2026.
Dwi Astarini - Selasa, 28 Oktober 2025
Mulai 2026, Jemaah Calon Haji Banten dan DIY Berangkat dari Embarkasi Cipondoh dan Yogyakarta
Indonesia
Kearifan Lokal Jaga Warga Bikin Yogyakarta Cepat Pulih Dari Demo Berujung Rusuh
Stabilitas di daerah menjadi fondasi penting bagi kelancaran kehidupan masyarakat, penyelenggaraan pemerintahan, dan pembangunan.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 11 September 2025
Kearifan Lokal Jaga Warga Bikin Yogyakarta Cepat Pulih Dari Demo Berujung Rusuh
Bagikan