Pengelola Perketat Pengamanan Museum Radya Pustaka Solo

Luhung SaptoLuhung Sapto - Jumat, 10 Maret 2017
Pengelola Perketat Pengamanan Museum Radya Pustaka Solo

Pengunjung Museum Radya Pustaka Solo. (MP/Win)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Sejak bulan Januari tahun ini, Pemerintah Kota (Pemkot) Solo tidak memberlakukan sistem tiket masuk, ke Museum Radya Pustaka Solo.

Namun, pihak terkait tetap melakukan pengawasan ketat terhadap salah satu museum tertua di Indonesia ini.

Kepala UPTD Museum Dinas Kebudayaan (Disbud) Kota Solo, Bambang MBS ketika berbincang dengan Merahputih.com, Kamis (9/3) kemarin menerangkan, setiap pengunjung yang datang wajib mengisi buku tamu.

Selain itu, pihaknya selalu meminta petugas untuk memantau melalui kamera pengawas close circuit television (CCTV).

“Kalau gratis seperti ini kan siapapun bisa masuk, namun kami tetap melakukan pemantuan. Misalnya, jika ada rombongan siswa TK atau SD misalnya, kami minta guru pembimbingnya lebih dari lima orang. Jadi ikut melakukan pengawasan,” jelasnya.

Sementara itu, seiring berjalannya waktu, keberadaan museum Radya Pustaka masih menjadi perhatian bagi masyakakat.

Salah satunya, Puluhan peserta diklat kepemimpinan enselon IV dari Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Daerah (BPSDMD) Provinsi Jawa Tengah (Jateng), mengunjungi Museum Radya Pustaka Solo, Kamis (9/3).

Salah satu alasan mengunjungi museum ini, karena di museum ini banyak peninggalan sejarah bangsa Indonesia. Dengan begitu, nilai-nilai kearifan budaya harus menjadi landasan utama.

“Apalagi mereka calon seorang pemimpin, jadi harus menanamkan nilai luhur bangsa,” terang Salah seorang pembimbing diklat Nugroho In Saputro.

Berita ini berdasarkan laporan Win, kontributor merahputih.com untuk wilayah Solo dan sekitarnya, untuk membaca berita lainnya seputar museum Radya Pustaka Solo baca juga:

#Museum Radya Pustaka #Solo #Jawa Tengah #Wisata Jawa Tengah
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Luhung Sapto

Penggemar Jones, Penjelajah, suka makan dan antimasak
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
KA Majapahit Tertemper Pikap, Mobil Ambyar dan Ringsek
Mobil mogok di perlintasan sebidang resmi tak terjaga JPL 155 Km 94+740 petak jalan Kalioso-Salem, Senin (7/9) pukul 23.39 WIB.
Dwi Astarini - Selasa, 08 September 2026
KA Majapahit Tertemper Pikap, Mobil Ambyar dan Ringsek
Indonesia
Kebakaran TPA Putri Cempo belum Padam, ASN Solo Salat Istisqa Memohon Hujan
Salat istisqa tersebut dilakukan di tengah musim kemarau panjang dan kebakaran TPA Putri Cempo yang belum padam
Dwi Astarini - Senin, 07 September 2026
Kebakaran TPA Putri Cempo belum Padam, ASN Solo Salat Istisqa Memohon Hujan
Indonesia
PB XIV Hangabehi Kukuhkan Penerus PB XIII, Konflik Keraton Solo Makin Rumit
PB XIV Hangabehi resmi dikukuhkan sebagai penerus PB XIII lewat upacara jumenengan. Sebelumnya Purbaya sudah mendeklarasikan diri sebagai PB XIV. Konflik daualisme kepemimpinan makin rumit.
Wisnu Cipto - Sabtu, 05 September 2026
PB XIV Hangabehi Kukuhkan Penerus PB XIII, Konflik Keraton Solo Makin Rumit
Indonesia
Polda Jateng Lakukan Water Bombing Padamkan Api di TPA Putri Cempo, Guyurkan 13 Ribu Liter Air
Pelaksanaan water bombing difokuskan pada sisi timur TPA Putri Cempo yang masih mengeluarkan asap.
Dwi Astarini - Sabtu, 05 September 2026
Polda Jateng Lakukan Water Bombing Padamkan Api di TPA Putri Cempo, Guyurkan 13 Ribu Liter Air
Indonesia
Respati Tetapkan Status Tanggap Darurat, Pemadaman TPA Putri Cempo Dibantu Water Bombing
Pemadaman dibantu menggunakan water bombing yang akan dilakukan mulai Jumat (4/9).
Dwi Astarini - Sabtu, 05 September 2026
Respati Tetapkan Status Tanggap Darurat, Pemadaman TPA Putri Cempo Dibantu Water Bombing
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA] : Pulau Menjangan Kecil di Karimunjawa Dijual Rp 500 Miliar
Bupati Jepara Witiarso Utomo mengatakan informasi mengenai penjualan Pulau Menjangan Kecil tidak dapat dipertanggungjawabkan.
Dwi Astarini - Jumat, 04 September 2026
[HOAKS atau FAKTA] : Pulau Menjangan Kecil di Karimunjawa Dijual Rp 500 Miliar
Indonesia
KLH Sebut Kebakaran TPA Putri Cempo karena Gas Metana, belum Tetapkan Status KLB
Gas metana merupakan salah satu penyebab kebakaran dan ada bahan yang mudah terbakar.
Dwi Astarini - Jumat, 04 September 2026
KLH Sebut Kebakaran TPA Putri Cempo karena Gas Metana, belum Tetapkan Status KLB
Indonesia
Api di TPA Putri Cempo masih Menyala, Titiknya Berkurang
Sejumlah titik api yang sebelumnya berkobar mulai padam. Kepulan asap membumbung tinggi ditiup angin masih terlihat di lokasi kebakaran.
Dwi Astarini - Kamis, 03 September 2026
Api di TPA Putri Cempo masih Menyala, Titiknya Berkurang
Indonesia
Kebakaran TPA Putri Cempo belum Padam, Pemkot Bersiap Bantu Warga Terdampak
Ada dua RW yang berpotensi terdampak apabila kebakaran terus meluas dan sulit dipadamkan.
Dwi Astarini - Kamis, 03 September 2026
Kebakaran TPA Putri Cempo belum Padam, Pemkot Bersiap Bantu Warga Terdampak
Indonesia
TPA Putri Cempo Solo Terbakar, Angin Sulitkan Damkar Padamkan Api
Api masih membesar karena tiupan angin kencang.
Dwi Astarini - Rabu, 02 September 2026
TPA Putri Cempo Solo Terbakar, Angin Sulitkan Damkar Padamkan Api
Bagikan