Headline

Pengamat Sesalkan Jokowi Dikeroyok Partai Politik Terkait Jatah Menteri

Eddy FloEddy Flo - Minggu, 11 Agustus 2019
Pengamat Sesalkan Jokowi Dikeroyok Partai Politik Terkait Jatah Menteri

Direktur Cyrus Network yang juga analis politik Hasan Nasbi Batupahat (Foto: Twitter Hasan Nasbi)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.Com - Pernyataan Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri dalam Kongres V PDIP yang meminta jatah menteri terbanyak untuk partainya kepada Presiden Jokowi kontan menimbulkan polemik.

Selain pengangkatan menteri merupakan hak prerogatif presiden, sebelumnya PKB dan Hanura juga sudah mematok jumlah menteri yang harus menjadi jatah partainya di kabinet Jokowi-Ma'ruf. Apalagi pertarungan antarpartai koalisi mendapatkan kursi menteri semakin memanas.

Baca Juga: Pengamat CSIS Sebut Jokowi Terbebani dengan Permintaan Jatah Menteri

Fakta ini menurut pengamat sekaligus analis politik Hasan Nasbi Batupahat menempatkan posisi Jokowi seperti 'dikeroyok' terkait jatah menteri. Padahal, dalam pandangan Direktur Cyrus Network ini kabinet yang efektif diukur dari tingkat kompetensi yang dimiliki sehingga program-program presiden dieksekusi dengan baik dan benar.

Pengamat sebut Jokowi dikeroyok partai politik terkait jatah menteri
Pengamat politik Hasan Nasbi Batupahat (Foto: Dok Pribadi)

Menurut konsultan politik dan survei publik ini, kompetensi seorang calon menteri kabinet Jokowi harus menjadi pertimbangan yang mutlak.

“Eksekutif itu harus orang-orang yang kompeten. Silakan parpol sodorkan nama-nama terbaik ke Presiden dan hanya sampai situ, biarlah Preside yang memilih siapa yang akan jadi pembantu-pembantunya untuk menyelesaikan program-program kerjanya,” jelas Hasan Nasbi kepada wartawan di Jakarta, Minggu (11/8).

Ia tak sepakat jika ada partai yang memaksakan nama-nama kadernya dapat diakomodir dengan kuota kursi sejumlah tertentu.

Baginya, jika memang partai-partai tersebut mau membantu kinerja Jokowi sebagai Presiden terpilih di Pilpres 2019, mereka tidak akan membelenggu Jokowi dengan menekan kebijakan yang sudah menjadi hak prerogatif Presiden.

“Ketika leadnya Presiden maka semua kekuatan politik harus mendukung presiden bukan membelenggu presiden,” tegasnya.

Baca Juga: Analis Politik Prediksi Gerindra, PAN dan Demokrat Berpeluang Dapat Jatah Menteri

Sejauh pengamatannya sampai saat ini, Hasan Nasbi menilai jika Joko Widodo sudah memiliki tingkat kepercayaan diri yang lebih besar dibandingkan sebelumnya.

“Pak Jokowi sekarang mulai percaya diri, dan semua aspirasi bisa dijawab secara langsung dan terbuka. Penyampaiannya juga banyak percaya diri dan saya nilai pak Jokowi sudah punya wisdom,” ujarnya.

Analis politik berdarah Minang ini berpendapat bahwa check and balances tidak selalu berada di luar kekuasaan.

“Selama kepentingan bangsa nomor satu, check and balances pasti akan mengarah pada pembangunan, bukan hanya sedikit-sedikit ganti menteri dan turunkan Presiden,” tandasnya.(Knu)

Baca Juga: Survei Cyrus Network, Pertarungan Pilpres 2019 Riuh dan Jenuh di "Udara"

#Presiden Jokowi #Joko Widodo #Pengamat Politik #Kabinet Kerja
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Eddy Flo

Simple, logic, traveler wanna be, LFC and proud to be Indonesian
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Jokowi Pamer KTA PSI Bernomor Unik di Hadapan Sang Anak, Berhias Angka 7
Penasaran soal arah politik mantan presiden kita? Jokowi akhirnya pamer KTA dan ngasih bukti resmi gabung PSI. Simak cerita lengkap soal nomor uniknya di sini!
Angga Yudha Pratama - Sabtu, 26 September 2026
Jokowi Pamer KTA PSI Bernomor Unik di Hadapan Sang Anak, Berhias Angka 7
Indonesia
Indonesia Menuju Kapitalisme Negara atau Welfare State? ini Pandangan Para Ekonom
Indonesia diperkirakan menuju kapitalisme negara atau welfare state. Ekonom mengungkapkan risikonya.
Soffi Amira - Jumat, 04 September 2026
Indonesia Menuju Kapitalisme Negara atau Welfare State? ini Pandangan Para Ekonom
Indonesia
Prabowo Panggil Semua Menteri, Gelar Sidang Kabinet Paripurna
Sidang tersebut dihadiri para menteri Kabinet Merah Putih, wakil menteri, utusan khusus Presiden, serta kepala lembaga.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 20 Juli 2026
Prabowo Panggil Semua Menteri, Gelar Sidang Kabinet Paripurna
Indonesia
Pengamat Curiga Ada Oknum Lain di Kejagung, Minta Febrie Adriansyah Bongkar Pemilik Emas dan Uang Sitaan
Pengamat Politik, Fernando Emas, mencurigai ada oknum lain di Kejagung dalam kasus korupsi eks Jampidsus, Febrie Adriansyah.
Soffi Amira - Kamis, 16 Juli 2026
Pengamat Curiga Ada Oknum Lain di Kejagung, Minta Febrie Adriansyah Bongkar Pemilik Emas dan Uang Sitaan
Indonesia
Kasus Febrie Adriansyah Dinilai tak Berdiri Sendiri, Pengamat: Bongkar Semua yang Terlibat
Direktur Rumah Politik Indonesia, Fernando Emas, meminta semua nama yang terlibat dalam kasus Febrie Adriansyah dibongkar.
Soffi Amira - Selasa, 14 Juli 2026
Kasus Febrie Adriansyah Dinilai tak Berdiri Sendiri, Pengamat: Bongkar Semua yang Terlibat
Indonesia
Dr Tifa Tolak Damai di Sidang Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Tegaskan Pantang Mundur
Dr Tifa menolak damai di sidang kasus ijazah palsu Jokowi. Ia menegaskan, bahwa dirinya tidak akan mundur.
Soffi Amira - Kamis, 02 Juli 2026
Dr Tifa Tolak Damai di Sidang Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Tegaskan Pantang Mundur
Indonesia
Sidang dr Tifa Berlanjut Pekan Depan, Jokowi Siap Hadir Bawa Ijazah Asli
Jokowi siap hadir di sidang dr Tifa pekan depan. Ia akan membawa ijazah aslinya ke persidangan.
Soffi Amira - Kamis, 02 Juli 2026
Sidang dr Tifa Berlanjut Pekan Depan, Jokowi Siap Hadir Bawa Ijazah Asli
Berita
Ijazah Jokowi Dinyatakan Asli, Jaksa Sebut dr Tifa tak Mampu Buktikan Tuduhannya
Jaksa menyatakan bahwa ijazah Jokowi asli. Dr Tifa disebut tak mampu membuktikan tuduhannya.
Soffi Amira - Kamis, 02 Juli 2026
Ijazah Jokowi Dinyatakan Asli, Jaksa Sebut dr Tifa tak Mampu Buktikan Tuduhannya
Indonesia
Link Live Streaming Sidang Perdana dr Tifa Dugaan Kasus Ijazah Palsu Jokowi
Kendati demikian, PN Jaktim menerapkan sterilisasi total saat memasuki fase pembuktian demi menjaga integritas kesaksian para saksi ahli maupun saksi fakta
Angga Yudha Pratama - Kamis, 02 Juli 2026
Link Live Streaming Sidang Perdana dr Tifa Dugaan Kasus Ijazah Palsu Jokowi
Indonesia
Pengamat: Pola Komunikasi Pemerintahan Prabowo Kini Makin Terpusat di Lingkaran Inti Presiden
Direktur Eksekutif Citra Institute Yusak Farchan menilai pola komunikasi pemerintahan Prabowo semakin terpusat pada figur-figur di lingkaran inti Presiden.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 01 Juli 2026
Pengamat: Pola Komunikasi Pemerintahan Prabowo Kini Makin Terpusat di Lingkaran Inti Presiden
Bagikan