Pengamat Sebut Usulan Pemberian Gelar Pahlawan Terhadap Soeharto Misi Sistematis Elite Dekat Prabowo

Angga Yudha PratamaAngga Yudha Pratama - Senin, 27 Oktober 2025
Pengamat Sebut Usulan Pemberian Gelar Pahlawan Terhadap Soeharto Misi Sistematis Elite Dekat Prabowo

HM Soeharto. (Foto: Antara)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Merahputih.com - Rencana pemberian gelar Pahlawan Nasional kepada Presiden ke-2 Republik Indonesia, Soeharto, terus-menerus menuai kritik tajam dari berbagai pihak.

Ketua Setara Institute, Hendardi, menilai bahwa upaya pemerintah di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto, beserta elite politik dan penyelenggara negara di sekitarnya, untuk menjadikan Soeharto sebagai Pahlawan Nasional telah berlangsung secara sistematis.

"Padahal aturan itu berisi tentang Penyelenggaraan Negara yang Bersih dan Bebas Korupsi, Kolusi, dan Nepotisme (KKN)," kata Hendardi kepada wartawan di Jakarta, Senin (27/10).

Baca juga:

PDIP Tolak Soeharto Jadi Pahlawan Nasional, FX Rudy Sebut itu Harapan Masyarakat

Hendardi mencontohkan, hanya sebulan sebelum pelantikan Prabowo sebagai Presiden, Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) secara resmi mencabut nama Soeharto dari Ketetapan (TAP) MPR Nomor XI/MPR/1998.

Padahal, Pasal 4 TAP tersebut secara spesifik mengamanatkan pemberantasan KKN harus dilakukan secara tegas terhadap siapapun, termasuk mantan Presiden Soeharto, dengan tetap memperhatikan asas praduga tak bersalah dan hak asasi manusia.

Kritik dan Isu Negatif Masa Kepemimpinan Soeharto

Pencabutan TAP MPR tersebut adalah langkah yang keliru karena mengabaikan fakta historis bahwa 32 tahun masa kepemimpinan Soeharto penuh dengan isu negatif.

Ia mengingatkan, dugaan pelanggaran Hak Asasi Manusia (HAM) dan kejahatan terhadap kemanusiaan yang terjadi selama masa pemerintahannya yang dikenal otoriter dan militeristik, tidak dapat dibantah. Meskipun kasus-kasus tersebut belum pernah diuji melalui proses peradilan, isu tersebut tetap menjadi catatan sejarah.

"Sejak awal, pencabutan ini merupakan langkah yang salah karena mengabaikan fakta historis bahwa 32 tahun masa kepemimpinannya penuh dengan isu negatif," ujar Hendardi.

"Menjadikan Soeharto sebagai pahlawan nasional adalah tindakan yang tak tepat," jelas Hendardi.

Baca juga:

Bonnie Triyana Tegaskan Pemberian Gelar Pahlawan kepada Soeharto Mencederai Cita-Cita Reformasi

Secara prosedural, usulan nama Soeharto diajukan oleh Pemerintah Provinsi Jawa Tengah kepada Kementerian Sosial, yang kemudian mengusulkan nama tersebut bersama 39 nominasi lain kepada Dewan Gelar, Tanda Jasa, dan Tanda Kehormatan. Kepala Dinas Sosial Provinsi Jawa Tengah, Imam Maskur, menyebut usulan berasal dari Bambang Sadono Center pada Oktober tahun lalu.

Menteri Sosial, Saifullah Yusuf, menyatakan bahwa 40 nama yang diusulkan kepada Ketua Dewan Gelar (Menteri Kebudayaan) Fadli Zon telah memenuhi syarat formil. Namun, keputusan diterima atau tidaknya usulan diserahkan sepenuhnya kepada Dewan Gelar. Penetapan Pahlawan Nasional sendiri diatur dalam Peraturan Pemerintah Nomor 35 Tahun 2010. (knu)

#Prabowo Subianto #Presiden Prabowo Subianto #Soeharto #Pahlawan Nasional #Gelar Pahlawan Nasional
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
PN Jakarta Pusat Serahkan Lahan dan 15 Bangunan Hotel Sultan ke Pemerintah
PN Jakarta Pusat akhirnya menyerahkan 15 bangunan Hotel Sultan kepada pemerintah. Penyerahan itu sudah dilakukan usai proses eksekusi, Kamis (18/6).
Soffi Amira - Kamis, 18 Juni 2026
PN Jakarta Pusat Serahkan Lahan dan 15 Bangunan Hotel Sultan ke Pemerintah
Indonesia
Prabowo Terima 20 Poin Evaluasi Haji 2026, Syarat Kesehatan 2027 Bakal Lebih Ketat
Presiden Prabowo menerima 20 poin evaluasi haji 2026. Pemerintah akan memperketat syarat kesehatan jamaah haji 2027 untuk menekan angka kematian.
Wisnu Cipto - Rabu, 17 Juni 2026
Prabowo Terima 20 Poin Evaluasi Haji 2026, Syarat Kesehatan 2027 Bakal Lebih Ketat
Indonesia
Perintah Langsung Prabowo, Skema Cicilan KPR 40 Tahun Bukan untuk Ditawar-tawar Lagi
Kebijakan tenor Kredit Pemilikan Rumah (KPR) subsidi hingga 40 tahun bukan lagi sekadar wacana, melainkan arahan langsung Presiden Prabowo Subianto yang harus dijalankan.
Wisnu Cipto - Rabu, 17 Juni 2026
Perintah Langsung Prabowo, Skema Cicilan KPR 40 Tahun Bukan untuk Ditawar-tawar Lagi
Indonesia
Bakom Tegaskan Program MBG tak Bisa Dihentikan, ini Alasannya
Bakom menegaskan, bahwa MBG tak bisa dihentikan begitu saja. Sebab, program tersebut menjadi janji Presiden RI, Prabowo Subianto.
Soffi Amira - Rabu, 17 Juni 2026
Bakom Tegaskan Program MBG tak Bisa Dihentikan, ini Alasannya
Indonesia
Qodari Tegaskan Program Makan Bergizi Gratis Tak Akan Dihentikan
Kepala Bakom RI Muhammad Qodari menegaskan program Makan Bergizi Gratis tidak akan dihentikan karena merupakan program prioritas dan janji kampanye Presiden Prabowo.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 17 Juni 2026
Qodari Tegaskan Program Makan Bergizi Gratis Tak Akan Dihentikan
Indonesia
Menlu Qatar Bertemu Presiden Prabowo, Tegaskan Komitmen Investasi Rp 70 Triliun
Menlu Qatar juga membahas rencana kunjungan Emir Qatar ke Indonesia pada akhir tahun 2026.
Frengky Aruan - Selasa, 16 Juni 2026
Menlu Qatar Bertemu Presiden Prabowo, Tegaskan Komitmen Investasi Rp 70 Triliun
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Prabowo Larang Rakyat Demo Kenaikan BBM Jenis Pertamax
Informasi ini diunggah akun TikTok “TENTANG MEDIA”.
Frengky Aruan - Selasa, 16 Juni 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Prabowo Larang Rakyat Demo Kenaikan BBM Jenis Pertamax
Indonesia
Presiden Mahmoud Abbas Telepon Prabowo, Puji Kesetiaan Indonesia Bela Palestina
Presiden Palestina Mahmoud Abbas menelepon Presiden Prabowo Subianto, memuji Indonesia sebagai negara paling konsisten membela Palestina.
Wisnu Cipto - Selasa, 16 Juni 2026
Presiden Mahmoud Abbas Telepon Prabowo, Puji Kesetiaan Indonesia Bela Palestina
Indonesia
Demi Jaga Kepercayaan Investor Global, Prabowo Dorong Reformasi Regulasi Hilirisasi
Pemerintah dorong reformasi regulasi, hilirisasi, dan jaga stabilitas sosial politik untuk memperkuat ekonomi nasional.
Wisnu Cipto - Selasa, 16 Juni 2026
Demi Jaga Kepercayaan Investor Global, Prabowo Dorong Reformasi Regulasi Hilirisasi
Indonesia
Prabowo dan Presiden Jerman Sepakat Perkuat Perdagangan dan Investasi Indonesia-Jerman
Presiden Prabowo Subianto dan Presiden Jerman Frank-Walter Steinmeier sepakat memperkuat perdagangan dan investasi. Dorong percepatan penyelesaian perjanjian IEU-CEPA.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 15 Juni 2026
Prabowo dan Presiden Jerman Sepakat Perkuat Perdagangan dan Investasi Indonesia-Jerman
Bagikan