Pengamat Sebut Megawati Akan Tetap Menjabat Ketum PDIP Seumur Hidup

Angga Yudha PratamaAngga Yudha Pratama - Jumat, 09 Agustus 2019
Pengamat Sebut Megawati Akan Tetap Menjabat Ketum PDIP Seumur Hidup

Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri (Foto: antaranews)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Merahputih.com - Kongres V PDI Perjuangan (PDIP) secara aklamasi mengukuhkan kembali Megawati Soekarnoputri sebagai Ketua Umum periode 2019-2024. Pengukuhan Megawati sebagai Ketum PDIP itu berlangsung dalam sidang tertutup di sela hari pertama kongres di Bali, Kamis (8/8) malam.

Pengamat komunikasi politik dari Universitas Bunda Mulia Silvanus Alvin menilai Megawati akan tetap menjabat sebagai Ketum PDIP seumur hidup. Pasalnya Megawati merupakan simbol "Ibu" dari partai pemenang Pemilu 2019 itu.

"Sama seperti kita, yang pasti memiliki ibu kandung. Sosok ibu kandung itu tidak akan tergantikan. Begitu pula Megawati yang dianggap Ibu Banteng bagi pada kader PDIP," kata Alvin lewat pesan singkat kepada MerahPutih.com, Jumat (9/8).

Baca Juga: Periode Kedua Pemerintahannya, Jokowi Siap Buat Kebijakan Tak Populer

Menurut Alvin, dilihat dari kacamata komunikasi politik, personalisasi PDIP adalah Megawati. Belakangan santer terdengar ada isu Megawati bisa saja diganti oleh penerus Trah Soekarno yakni Puan Maharani dan Prananda Prabowo maupun non Trah Soekarno seperti Presiden Joko Widodo.

"Namun, elite-elite tersebut belum ada yang mampu menyamai maupun dianggap pantas menggantikan sosok Megawati," ujar dia.

Alvin menilai personalisasi politik atas tokoh tertentu kurang baik. Karena itu, ia menyarankan partai berlambang Banteng itu mempersiapkan regenerasi kepemimpinan. Misalnya posisi Ketum PDIP tetap Megawati, tapi ada posisi baru seperti Ketua Harian PDIP. Ibarat di Inggris, Ratu menjadi simbol dan urusan sehari-hari menjadi tugas Perdana Menteri.

Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri
Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri menyampaikan pidato dalam Kongres V PDIP di Bali (Foto: antaranews)

"Ketergantungan pada sosok Megawati akan membawa limitasi sendiri bagi PDIP. Bagaimanapun Megawati manusia, yang pada saatnya harus beranjak dari dunia fana. Pada saat itu, kalau Megawati belum menyiapkan penerusnya maka PDIP akan terjun bebas," ungkapnya.

Baca Juga: Di Hadapan Ketua Umum Partai Koalisi, Megawati Minta Puan Jadi Ketua DPR

Menurut Lulusan Master of Arts dari University of Leicester Inggris ini, Kongres V PDIP yang digelar di Bali tahun ini harus menjadi momentum untuk memberitahukan secara nasional siapa kandidat yang akan menjadi penerus Megawati.

"Pemilihan penerus pun juga harus diatur sedemikian rupa. Jangan hanya melihat figur politik dengan elektabilitas tinggi. Selain itu, PDIP juga jangan terkungkung dengan pemahaman bahwa yang bisa menduduki jabatan ketum hanyalah trah biologis Soekarno. Perhatikan unsur kesamaan ideologisnya karena itu yang penting," pungkas Alvin. (Pon)

#Megawati Soekarnoputri
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
PDIP: Penolakan Pilkada oleh DPRD Merupakan Sikap Ideologis, Konstitusional, dan Historis
"Reformasi bukan untuk dibatalkan secara perlahan. Reformasi harus dijaga, diperkuat, dan disempurnakan," tutur Megawati.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 13 Januari 2026
PDIP: Penolakan Pilkada oleh DPRD Merupakan Sikap Ideologis, Konstitusional, dan Historis
Indonesia
Megawati Tegaskan PDIP Tidak Akan Biarkan Stabilitas Dibangun Dengan Korbankan Demokrasi
Legitimasi elektoral dan besarnya kekuasaan negara tidak secara otomatis menjamin terwujudnya keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 13 Januari 2026
Megawati Tegaskan PDIP Tidak Akan Biarkan Stabilitas Dibangun Dengan Korbankan Demokrasi
Indonesia
PDIP Suarakan Reformasi TNI-Polri, Tolak Dwifungsi dan Pastikan Loyalitas Tunggal pada Negara
Polri harus tegak lurus sebagai alat negara yang menjaga ketertiban, bukan instrumen kekuasaan.
Dwi Astarini - Senin, 12 Januari 2026
PDIP Suarakan Reformasi TNI-Polri, Tolak Dwifungsi dan Pastikan Loyalitas Tunggal pada Negara
Indonesia
Rakernas I PDIP Tegaskan Kedaulatan Politik, Kutuk Penculikan Presiden Maduro oleh AS
Kedaulatan politik dan kemandirian ekonomi menjadi harga mati dalam menghadapi tantangan nasional.
Dwi Astarini - Senin, 12 Januari 2026
Rakernas I PDIP Tegaskan Kedaulatan Politik, Kutuk Penculikan Presiden Maduro oleh AS
Indonesia
Rakernas Ditutup, PDIP Sebut Ada 8 Tantangan Indonesia
Sikap politik PDIP berpijak teguh pada ideologi Pancasila dengan semangat kelahiran 1 Juni 1945.
Dwi Astarini - Senin, 12 Januari 2026
Rakernas Ditutup, PDIP Sebut Ada 8 Tantangan Indonesia
Indonesia
PDIP Beri Penghargaan 6 Kader Pelopor di HUT ke-53, Ada Ribka Tjiptaning Hingga FX Rudy
Penghargaan ini menjadi simbol penghormatan atas perjuangan kader PDIP yang konsisten mengabdi.
Wisnu Cipto - Sabtu, 10 Januari 2026
PDIP Beri Penghargaan 6 Kader Pelopor di HUT ke-53, Ada Ribka Tjiptaning Hingga FX Rudy
Indonesia
Aksi Militer AS Culik Presiden Maduro di Mata Megawati: Wujud Penjajahan Modern
Operasi militer AS menculik Presiden Maduro merupakan pelanggaran berat kedaulatan Venezuela dan hukum internasional, serta memicu kecaman dunia internasional.
Wisnu Cipto - Sabtu, 10 Januari 2026
Aksi Militer AS Culik Presiden Maduro di Mata Megawati: Wujud Penjajahan Modern
Indonesia
Ajak Kader Bantu Korban Bencana Sumatera, Megawati: Buktikan Kalian Orang PDIP
Ketua Umum Megawati Soekarnoputri memberikan instruksi ideologis kepada seluruh kader PDIP untuk bergotong royong menolong korban bencana alam di Sumatera.
Wisnu Cipto - Sabtu, 10 Januari 2026
Ajak Kader Bantu Korban Bencana Sumatera, Megawati: Buktikan Kalian Orang PDIP
Indonesia
Mawar Putih Untuk Megawati di Rakernas PDIP
Kehadiran Megawati menandai dimulainya rangkaian agenda besar partai dalam Rapat Kerja Nasional (Rakernas) I sekaligus peringatan HUT ke-53 PDIP.
Wisnu Cipto - Sabtu, 10 Januari 2026
Mawar Putih Untuk Megawati di Rakernas PDIP
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Megawati Kepincut Menkeu Purbaya, Tawari Masuk PDIP dan Dijadikan Ketua Partai
Ketum PDIP, Megawati Soekarnoputri, kabarnya ingin merekrut Menkeu Purbaya ke PDIP. Apakah informasi ini benar?
Soffi Amira - Selasa, 06 Januari 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Megawati Kepincut Menkeu Purbaya, Tawari Masuk PDIP dan Dijadikan Ketua Partai
Bagikan