Pengamat: Pemerintah Terlena dengan Sektor Jasa

Luhung SaptoLuhung Sapto - Senin, 09 November 2015
Pengamat: Pemerintah Terlena dengan Sektor Jasa

: ilustrasi buruh (Antara/Aguk Sudarmojo)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih Bisnis - Pemerintah dinilai terlalu fokus pada pembangunan sektor industri jasa. Padahal, sektor industri jasa tidak memberikan pengaruh besar terhadap perekonomian dalam negeri.

Pengamat ekonomi Institut Pertanian Bogor (IPB) Muhammad Firdaus mengatakan tingginya angka pengangguran di Indonesia disebabkan oleh kesalahan pemerintah dalam membangun industri.

Firdaus mengatakan pemerintah selama ini terlalu terlena pada pengembangan industri jasa. Padahal, industri jasa tidak memberikan pengaruh yang besar terhadap perekenomian dalam negeri.

"Pemerintah terlalu fokus dan terlena pada pengembangan industri jasa," katanya ketika ditemui di Kantor Kementerian Ketenagakerjaan, Jalan Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Senin (9/11).

Firdaus mengungkapkan di negara maju industri di sektor manufaktur terus digenjot sebab membuat negara tersebut berkembang dan tumbuh pesat. Menurutnya pemerintah seharusnya menggenjot industri di sektor manufaktur bukan industri jasa.

"Industri jasa terlalu tinggi di Indonesia dibandingkan industri manufaktur. Padahal jika ingin maju pemerintah harus bisa meningkatkan industri manufakturnya," tandasnya. (rfd)

BACA JUGA:

  1. BKPM Kawal Proses Investasi Industri Padat Karya
  2. Paket Kebijakan Ekonomi III Fokus ke Perizinan dan Proyek Padat Karya
  3. Atasi Hambatan Ekonomi, BKPM Lakukan Program Padat Karya
  4. BPS: Pengangguran Terbuka per Agustus 2015 Capai 7,56 Juta Orang
  5. Perusahaan Kecil-Menengah Paling Banyak PHK Karyawan
#Liputan Khusus #Industri Manufaktur #Industri Jasa #Pengamat Ekonomi Institut Pertanian Bogor (IPB) M #Pertumbuhan Ekonomi
Bagikan
Ditulis Oleh

Luhung Sapto

Penggemar Jones, Penjelajah, suka makan dan antimasak

Berita Terkait

Indonesia
DPR Yakin Ekonomi RI Tumbuh 6 Persen di 2027 meski Dunia Bergejolak
Optimisme itu muncul karena sejumlah indikator ekonomi nasional masih menunjukkan performa positif.
Dwi Astarini - Jumat, 22 Mei 2026
DPR Yakin Ekonomi RI Tumbuh 6 Persen di 2027 meski Dunia Bergejolak
Indonesia
Badai PHK Intai Sektor Manufaktur, Hasil Simulasi Bisa Sampai 20 Ribu Pekerja
Center of Reform on Economics (CORE) Indonesia memperingatkan potensi badai pemutusan hubungan kerja (PHK) di sektor manufaktur pada kuartal II 2026.
Wisnu Cipto - Rabu, 20 Mei 2026
Badai PHK Intai Sektor Manufaktur, Hasil Simulasi Bisa Sampai 20 Ribu Pekerja
Berita
Ekonomi Indonesia Tumbuh 5,61 Persen, DPR Soroti Dominasi Belanja Pemerintah
Komisi XI DPR RI memberikan apresiasi atas pertumbuhan ekonomi yang naik 5,61 persen.
Soffi Amira - Jumat, 08 Mei 2026
Ekonomi Indonesia Tumbuh 5,61 Persen, DPR Soroti Dominasi Belanja Pemerintah
Indonesia
Pertumbuhan Ekonomi 5,61 Persen Tidak Dirasakan Dunia Usaha, Malah Tekanan Biaya Meningkat
Pelemahan nilai tukar rupiah menjadi salah satu faktor utama yang menekan kinerja usaha, terutama bagi sektor yang bergantung pada bahan baku impor.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 06 Mei 2026
Pertumbuhan Ekonomi 5,61 Persen Tidak Dirasakan Dunia Usaha, Malah Tekanan Biaya Meningkat
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Berkat MBG, Kenaikan Ekonomi Indonesia Capai 8 Persen di Tengah Konflik Global
Beredar informasi yang menyebut pertumbuhan ekonomi Indonesia menembus angka 8 persen di tengah konflik global.
Frengky Aruan - Minggu, 26 April 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Berkat MBG, Kenaikan Ekonomi Indonesia Capai 8 Persen di Tengah Konflik Global
Indonesia
Menkeu Akui Indonesia dalam Mode Survival, Bukan Business as Usual
Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa tegaskan Indonesia dalam kondisi survival mode, bukan business as usual
Wisnu Cipto - Rabu, 22 April 2026
Menkeu Akui Indonesia dalam Mode Survival, Bukan Business as Usual
Indonesia
Di Forum IMF-World Bank, Menkeu Sebut Indonesia Ciptakan Lapangan Kerja Berkualitas
Transformasi tersebut didorong melalui tiga pilar utama, yakni investasi, industrialisasi, dan produktivitas.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 21 April 2026
Di Forum IMF-World Bank, Menkeu Sebut Indonesia Ciptakan Lapangan Kerja Berkualitas
Indonesia
Prabowo Perintahkan Menteri Bersikap Realistis Kelola Ekonomi dan Kekakayaan Negara
Prabowo menyampaikan apresiasi kepada Menko Perekonomian Airlangga bersama timnya serta menteri-menteri telah bekerja keras pada tahun pertama pemerintahan
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 13 Februari 2026
Prabowo Perintahkan Menteri Bersikap Realistis Kelola Ekonomi dan Kekakayaan Negara
Indonesia
Airlangga Yakinkan Ekonomi Indonesia Lepas Landas Menuju 8 Persen
Pertumbuhan ekonomi tahun 2026 ditargetkan berada pada kisaran 5,4-5,6 persen dengan fokus pada sektor pertanian, manufaktur, digital, dan energi
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 13 Februari 2026
Airlangga Yakinkan Ekonomi Indonesia Lepas Landas Menuju 8 Persen
Indonesia
Prabowo Sebut Keraguan terhadap Ekonomi Indonesia Turunkan Moral Bangsa
Presiden Prabowo menyatakan ekonomi Indonesia akan bangkit di tengah tantangan global. Sebut konsumsi rumah tangga, penerimaan pajak, dan kinerja BUMN menunjukkan tren positif.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 13 Februari 2026
Prabowo Sebut Keraguan terhadap Ekonomi Indonesia Turunkan Moral Bangsa
Bagikan