MERAHPUTIH.COM - CELIOS memaparkan Indonesia akan mengalami 82 persen pertumbuhan orang super kaya selama lima tahun mendatang, terhitung dari 2026 ke 2031. Data tersebut dikutip dari laporan Knight Franks The Wealth Report 2026. Dari data yang dikutip Celios, mereka menjelaskan bahwa pertumbuhan 82 persen orang super kaya di Indonesia, hasil dari angka 3.833 (orang super kaya 2026) ke 6.966 (orang super kaya 2031).
Angka tersebut menempatkan Indonesia di posisi puncak, mengalahkan negara Arab Saudi, Polandia, Vietnam, Autralia, Swedia, Amerika Serikat, Rumania, Filipina, dan Singapura.
Angka pertumbuhan orang super kaya di Indonesia sangat fantastis, bahkan menyaingi jauh pertumbuhan orang super kaya dari negara adidaya. Sebagai perbandingan, Amerika Serikat diproyeksi pertumbuhan orang super kayanya hanya 387.422 selama 5 tahun mendatang. Indonesia juga mengalahkan Swedia yang proyeksi pertumbuhan orang super kayanya sebanyak 10.633.
Baca juga:
Menurut Celios, proyeksi ini bukan berarti sinyal positif bagi negara Indonesia. Celios melihat situasi ini akan menciptakan ketimpangan ekstrem dengan gap yang sangat jauh.
"Kekayaan di puncak melesat, sedangkan upah dan daya beli kelas menengah ke bawah tertinggal. Ketika pertumbuhan terkonsentrasi di kelompok atas, jurang ketimpangan justru makin lebar bukan makin sempit," tulis Celios, dikutip dari Instagram @celios, Minggu (12/7).
Menurut Celios, adanya gap yang terlalu jauh tersebut disebabkan pemerintah Indonesia masih menyasar pajak komsumsi, bukan pajak kekayaan.
10 daftar Negara dengan Proyeksi Pertumbuhan Orang Super Kaya dari 2026 ke 2031
Data berdasarkan pemaparan Celios di dalam Knight Franks The Wealth Report 2026 menyebut 10 negara teratas dengan pertumbuhan orang super kaya selama lima tahun mendatang, yakni:
1. Indonesia naik sebanyak 82 persen.
Tahun 2026 sebanyak 3.833 menjadi 6.966
2. Arab Saudi, sebanyak 63 persen
Tahun 2026 4.388 menjadi 7.162 pada 2031.
3. Polandia sebanyak 63 persen
Tahun 2026 3.014 menjadi 4.966
4. Vietnam sebanyak 59 persen
Tahun 2026 1.233 menjadi 1.960
5. Autralia sebanyak 59 persen
Tahun 2026 ada 16.460 menjadi 26.095
6. Swedia sebanyak 55 persen
Tahun 2026 6.845 menjadi 10.633
7. Amerika Serikat sebanyak 54 persen
Tahun 2026 251.352 menjadi 387.422
8. Rumania sebannyak 50 persen
Tahun 2026 sebanyak 749 menjadi 1.120
9. Filipina sebanyak 49 persen
Tahun 2026 1.910 menjadi 2.844
10. Singapura sebanyak 46 persen
Tahun 2026 7.171 menjadi 10.495.(Tka)
Baca juga:

