Headline

Pengamat Beberkan Alasan Kenapa Kivlan Zen Diperlakukan Berbeda dengan Soenarko

Eddy FloEddy Flo - Rabu, 10 Juli 2019
 Pengamat Beberkan Alasan Kenapa Kivlan Zen Diperlakukan Berbeda dengan Soenarko

ersangka kasus dugaan makar dan kepemilikan senjata ilegal yang juga mantan Danjen Kopassus Mayjen TNI (Purn) Soenarko (Foto: antaranews)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.Com - Perbedaan perlakuan terhadap tersangka kasus pidana, Mayjen (Purn) Soenarko dan Mayjen (Purn) Kivlan Zen menimbulkan pro dan kontra di publik. Pasalnya, pemerintahan Joko Widodo seakan lebih 'pro' terhadap Soenarko.

Pengamat politik Wempy Hadir menilai, perbedaan perlakuan bisa saja terjadi karena adanya proaktif dari tersangka dengan penyidik.

Penangguhan penahanan Soenarko dikabulkan dengan penjamin yang terdiri dari Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto dan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan. Penangguhan penahanan tersebut dikabulkan karena Soenarko dinilai kooperatif selama pemeriksaan.

"Penangguhan penahanan terjadi karena ada yang mau menjamin yang bersangkutan," kata Wempy kepada MerahPutih.Com di Jakarta, Rabu (10/7).

Pengamat Politik Wempy Hadir
Pengamat politik Wempy Hadir (Foto: Dok Pribadi)

Wempy mencontohkan bahwa Soenarko memiliki reputasi yang baik terhadap bangsa. Salah satunya saat peristiwa Gerakan Aceh Merdeka belasan tahun silam.

Wempy menganggap, tidak diterimanya penangguhan penahan terhadap Kivlan Zen tentu bukan karena dia vokal dalam menyerang Jokowi selama ini. Terutama soal isu Partai Komunis Indonesia (PKI) yang kerap dihembuskan.

"Saya melihat bahwa bisa saja yang bersangkutan tidak kooperatif. Hal tersebut bisa membuat yang bersangkutan untuk memperoleh penangguhan penahanan," jelas Wempy.

Wempy menganggap, pertanyaan publik bisa diredam jika pihak kepolisian menjelaskan kepada publik terkait dengan alasan penangguhan penahanan tersebut.

"Saya berharap bahwa penegakan hukum kita tidak diintervensi oleh kepentingan apapun. Sehingga anggapan yang mengatakan bahwa semua orang sama di mata hukum tidak menjadi jargon semata," jelas Wempy.

"Selain itu, wibawa penegakan hukum harus dijaga sehingga tidak dibajak atas dasar kepentingan orang atau kelompok tertentu," pungkas Wempy.

Kivlan Zen ditahan di Rutan Guntur
Mayjen TNI (Purn) Kivlan Zen menyuruh sejumlah eksekutor untuk membunuh Direktur Eksekutif Charta Politika Yunarto Wijaya, hal ini terungkap lewat pengakuan tersangka kepada penyidik (antaranews)

Penyidik memang memiliki pertimbangan tersendiri terkait penangguhan penahanan seorang tersangka.

Keputusan dikabulkannya permohonan penangguhan penahanan seorang tersangka bukan hanya karena faktor penjamin.

BACA JUGA: Terungkap Kode 'Silent' di Sidang Suap Jual Beli Jabatan di Kemenag

Komisioner KPU Ilham Saputra Dicopot dari Jabatan Ketua Divisi Teknis dan Logistik

Soenarko memang dikenal kooperatif sementara Kivlan cenderung sebaliknya. Soenarko telah ditetapkan sebagai tersangka dugaan kepemilikan senjata api ilegal sejak Mei 2019 dan ditahan di Rutan POM Guntur, Jakarta Selatan.

Sementara, Kivlan telah ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan makar dan kepemilikian senjata api ilegal untuk rencana pembunuhan tokoh nasional.

Kivlan Zen sebelumnya mengirimkan surat kepada Menteri Pertahanan, Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan, Pangkostrad, Kepala Staf Kostrad, dan Danjen Kopassus, untuk meminta perlindungan hukum dan jaminan penangguhan kepada polisi.(Knu)

#Kivlan Zen #Makar #Polda Metro Jaya
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Eddy Flo

Simple, logic, traveler wanna be, LFC and proud to be Indonesian
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Masinis KA Anggrek Jadi Tersangka Tabrakan Maut KRL Bekasi, Polisi Ungkap Soal Pengereman
Polisi menetapkan masinis KA Anggrek sebagai tersangka tabrakan KRL di Bekasi yang menewaskan 16 orang. Penyidik menyoroti pengereman dari jarak 263 meter.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 29 September 2026
Masinis KA Anggrek Jadi Tersangka Tabrakan Maut KRL Bekasi, Polisi Ungkap Soal Pengereman
Indonesia
Polda Metro Jaya Siapkan 8 Kantong Parkir untuk FIFA ASEAN Cup 2026 di GBK
Polda Metro Jaya menyiapkan 8 kantong parkir untuk FIFA ASEAN Cup 2026 di GBK. Simak lokasi dan kapasitas motor serta mobil yang tersedia.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 25 September 2026
Polda Metro Jaya Siapkan 8 Kantong Parkir untuk FIFA ASEAN Cup 2026 di GBK
Indonesia
Viral Bedah Buku Feby Indriani Dibubarkan, Polisi Endus Dugaan Penistaan Agama
Pembubaran diskusi buku Feby Indriani di Bogor berbuntut panjang! Polda Metro Jaya turun tangan usut dugaan penistaan agama dan ancaman SARA.
Wisnu Cipto - Jumat, 25 September 2026
Viral Bedah Buku Feby Indriani Dibubarkan, Polisi Endus Dugaan Penistaan Agama
Indonesia
73 Demo Warnai Jakarta Hari Ini, 26.386 Personel Dikerahkan Buat Pengamanan
Polda Metro Jaya mengimbau masyarakat agar mencari rute alternatif guna menghindari kepadatan di area unjuk rasa.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 24 September 2026
73 Demo Warnai Jakarta Hari Ini, 26.386 Personel Dikerahkan Buat Pengamanan
Indonesia
Polda Metro Buru Pelaku di Balik Peredaran Kacang Tanah yang Diduga Ilegal
Penyelidikan dilakukan terhadap seluruh rangkaian aktivitas barang tersebut.
Dwi Astarini - Rabu, 16 September 2026
Polda Metro Buru Pelaku di Balik Peredaran Kacang Tanah yang Diduga Ilegal
Indonesia
Polda Metro Bongkar 49,85 Ton Kacang Tanah Diduga Ilegal, Dokumen Impor tak Lengkap
Dugaan pelanggaran dalam kasus ini berkaitan dengan persyaratan impor dan ketentuan karantina.
Dwi Astarini - Rabu, 16 September 2026
Polda Metro Bongkar 49,85 Ton Kacang Tanah Diduga Ilegal, Dokumen Impor tak Lengkap
Indonesia
Ada Persija vs Persib di GBK, Polda Metro Siapkan Rekayasa Lalu Lintas dan Kantong Parkir
Persija vs Persib akan digelar di GBK, Sabtu (12/9). Polda Metro telah menyiapkan kantong parkir untuk masyarakat yang menonton.
Soffi Amira - Jumat, 11 September 2026
Ada Persija vs Persib di GBK, Polda Metro Siapkan Rekayasa Lalu Lintas dan Kantong Parkir
Indonesia
Laga Persija vs Persib di GBK masih Terkendala Izin Keamanan
Polda Metro Jaya masih membahas permohonan izin pertandingan yang menjadi salah satu duel paling dinanti di kompetisi musim ini.
Dwi Astarini - Rabu, 09 September 2026
Laga Persija vs Persib di GBK masih Terkendala Izin Keamanan
Indonesia
Polisi Tangkap Bandar Besar Obat Keras di Tanah Abang, Ratusan Ribu Butir Barang Bukti Diamankan
RS (38), pria yang disebut bandar besar obat keras di Tanah Abang, ditangkap polisi setelah masuk DPO. Total tersangka dalam kasus ini menjadi enam orang.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 03 September 2026
Polisi Tangkap Bandar Besar Obat Keras di Tanah Abang, Ratusan Ribu Butir Barang Bukti Diamankan
Indonesia
Kerusuhan DPR 27 Agustus Bukan Ulah Pendemo, Polda Buru Dalang di Balik Layar
Polda Metro Jaya mendalami dugaan aktor intelektual, penyedia dana, dan penggerak massa di balik kerusuhan DPR 27 Agustus. Polisi tegaskan kerusuhan bukan dilakukan pengunjuk rasa.
Wisnu Cipto - Rabu, 02 September 2026
 Kerusuhan DPR 27 Agustus Bukan Ulah Pendemo, Polda Buru Dalang di Balik Layar
Bagikan