Pengakuan Kusuma Hartanto, Juru Parkir yang Siap Donorkan Mata untuk Novel
Kusuma Hartanto, Jukir yang ingin mendonorkan matanya untuk Novel Baswdan. (Facebook)
MerahPutih.com - Sosok Kusuma Hartanto mendadak ramai menjadi perbincangan di media sosial. Dalam postingan akun milik Muttaqin Ilham, pria yang sehari-hari menjadi juru parkir di sekitar jalan RE Martadinata, Sukabumi, Jawa Barat itu mengaku siap mendonorkan matanya untuk penyidik KPK Novel Baswedan. Lantas bagaimana kehidupan sehari-hari Kusuma Hartanto yang juga dikenal sebagai muazin keliling itu?
Bagi warga Kota Sukabumi, sejatinya Kusuma cukup populer. Selain sebagai jukir, Kusuma dikenal sebagai muazim keliling. Bermodal suara merdunya, dia kerap menyerukan panggilan azan di beberapa masjid sekitar Sukabumi.
"Kalau subuh (azan) di Masjid Baitul Rahman, di RW 9 Kelurahan Sriwedari. Zuhur di Masjid Baitul Makmur RW 10. Ashar di Masjid As Soleh RW 3. Sedangkan Magrib dan Isya di Masjid daerah Gang Tirta yang tidak jauh dari tempat saya menjaga parkir," ucapnya seperti dilansir JawaPos, Sabtu (24/2).
Menjadi muazim keliling, sejatinya sudah dilakukan sejak sepuluh tahun lalu. Menurut pria yang sudah 15 tahun mualaf itu, menjadi muazim adalah untuk mencari keberkahan. "Intinya, saya mencari keridaan Allah yang mudah dan murah. Inginnya sih bisa umrah atau naik haji. Tapi kan mahal," ujarnya.
Selain itu, di saku Kusuma selalu terselip sebuah buku. Ya, buku yang dibacanya itu tak jauh dari ilmu keagamaan. "Saya seorang mualaf. Ilmu agama saya tidak seperti yang lainnya. Makanya saya sering bawa buku keagamaan," ujarnya.
Nah, buku tersebut dibacanya sembari melakukan aktifitas menjaga pakir. Saat ditanya tentang keinginannya untuk mendonorkan mata kepada penyidik KPK Novel Baswedan, Kusuma mengaku dirinya tidak mencari sensasi.
Kusuma mengaku terharu saat melihat penyambutan yang luar biasa atas kedatangan Novel Baswedan dari Singapura. Karena mengetahui bahwa mata kiri Novel masih belum bisa berfungsi dengan baik, dia pun berniat mendonorkan matanya. "Saat itu juga saya ingin mendonorkan mata saya untuk Pak Novel," tandasnya.
(*)
Bagikan
Thomas Kukuh
Berita Terkait
Novel Baswedan: TWK KPK Manipulatif, Pimpinan Baru Jangan Lanjutkan Kebijakan Firli
Novel Baswedan Ditunjuk Jadi Wakil Kepala Satgassus Optimalisasi Penerimaan Negara
Novel Baswedan Soroti Pencalonan Nurul Ghufron sebagai Hakim Agung: Harusnya Gagal Administrasi
MK Mulai Sidangkan Gugatan Novel Baswedan Terkait Syarat Usia Capim KPK
Saat Hasto PDIP Duduk Berdampingan dengan Rocky Gerung hingga Novel Baswedan
Novel Baswedan Harap Nawawi Pomolango Bisa Perbaiki KPK
Abraham Samad Cs Gunduli Rambut Bentuk Rasa Syukur Firli Tersangka
Novel Baswedan Sebut Firli Bahuri Berpotensi Melarikan Diri
Selain SYL, Ada Kepala Daerah Diduga Jadi Korban Pemerasan Oknum KPK
Penangkapan SYL Disebut Upaya Ketua KPK Tutupi Dugaan Pemerasan