Pengakuan Kusuma Hartanto, Juru Parkir yang Siap Donorkan Mata untuk Novel

Thomas KukuhThomas Kukuh - Minggu, 25 Februari 2018
Pengakuan Kusuma Hartanto, Juru Parkir yang Siap Donorkan Mata untuk Novel

Kusuma Hartanto, Jukir yang ingin mendonorkan matanya untuk Novel Baswdan. (Facebook)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Sosok Kusuma Hartanto mendadak ramai menjadi perbincangan di media sosial. Dalam postingan akun milik Muttaqin Ilham, pria yang sehari-hari menjadi juru parkir di sekitar jalan RE Martadinata, Sukabumi, Jawa Barat itu mengaku siap mendonorkan matanya untuk penyidik KPK Novel Baswedan. Lantas bagaimana kehidupan sehari-hari Kusuma Hartanto yang juga dikenal sebagai muazin keliling itu?

Bagi warga Kota Sukabumi, sejatinya Kusuma cukup populer. Selain sebagai jukir, Kusuma dikenal sebagai muazim keliling. Bermodal suara merdunya, dia kerap menyerukan panggilan azan di beberapa masjid sekitar Sukabumi.

"Kalau subuh (azan) di Masjid Baitul Rahman, di RW 9 Kelurahan Sriwedari. Zuhur di Masjid Baitul Makmur RW 10. Ashar di Masjid As Soleh RW 3. Sedangkan Magrib dan Isya di Masjid daerah Gang Tirta yang tidak jauh dari tempat saya menjaga parkir," ucapnya seperti dilansir JawaPos, Sabtu (24/2).

Menjadi muazim keliling, sejatinya sudah dilakukan sejak sepuluh tahun lalu. Menurut pria yang sudah 15 tahun mualaf itu, menjadi muazim adalah untuk mencari keberkahan. "Intinya, saya mencari keridaan Allah yang mudah dan murah. Inginnya sih bisa umrah atau naik haji. Tapi kan mahal," ujarnya.

Selain itu, di saku Kusuma selalu terselip sebuah buku. Ya, buku yang dibacanya itu tak jauh dari ilmu keagamaan. "Saya seorang mualaf. Ilmu agama saya tidak seperti yang lainnya. Makanya saya sering bawa buku keagamaan," ujarnya.

Nah, buku tersebut dibacanya sembari melakukan aktifitas menjaga pakir. Saat ditanya tentang keinginannya untuk mendonorkan mata kepada penyidik KPK Novel Baswedan, Kusuma mengaku dirinya tidak mencari sensasi.

Kusuma mengaku terharu saat melihat penyambutan yang luar biasa atas kedatangan Novel Baswedan dari Singapura. Karena mengetahui bahwa mata kiri Novel masih belum bisa berfungsi dengan baik, dia pun berniat mendonorkan matanya. "Saat itu juga saya ingin mendonorkan mata saya untuk Pak Novel," tandasnya.

Novel Baswedan
Caption

(*)

#Kusuma Hartanto #Novel Baswedan
Bagikan
Ditulis Oleh

Thomas Kukuh

Berita Terkait

Indonesia
Novel Baswedan: TWK KPK Manipulatif, Pimpinan Baru Jangan Lanjutkan Kebijakan Firli
Novel tegaskan proses TWK yang menjadi dasar pemberhentian puluhan pegawai itu sarat dengan manipulasi dan pelanggaran hukum.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 20 Oktober 2025
Novel Baswedan: TWK KPK Manipulatif, Pimpinan Baru Jangan Lanjutkan Kebijakan Firli
Indonesia
Novel Baswedan Ditunjuk Jadi Wakil Kepala Satgassus Optimalisasi Penerimaan Negara
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo membentuk Satuan Tugas Khusus (Satgassus) Optimalisasi Penerimaan Negara yang bertugas mendampingi kementerian agar dapat meningkatkan penerimaan negara dalam berbagai sektor.
Frengky Aruan - Senin, 16 Juni 2025
Novel Baswedan Ditunjuk Jadi Wakil Kepala Satgassus Optimalisasi Penerimaan Negara
Indonesia
Novel Baswedan Soroti Pencalonan Nurul Ghufron sebagai Hakim Agung: Harusnya Gagal Administrasi
Novel Baswedan mengingatkan bahwa seorang Hakim Agung harus memiliki standar etik yang tinggi karena berperan sebagai tangan Tuhan di dunia.
Frengky Aruan - Rabu, 16 April 2025
Novel Baswedan Soroti Pencalonan Nurul Ghufron sebagai Hakim Agung: Harusnya Gagal Administrasi
Indonesia
MK Mulai Sidangkan Gugatan Novel Baswedan Terkait Syarat Usia Capim KPK
Pegawai KPK yang telah menjabat lima tahun juga berhak mendaftar sebagai calon pimpinan.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 22 Juli 2024
MK Mulai Sidangkan Gugatan Novel Baswedan Terkait Syarat Usia Capim KPK
Indonesia
Saat Hasto PDIP Duduk Berdampingan dengan Rocky Gerung hingga Novel Baswedan
Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto menghadiri Koentjaraningrat Memorial Lecture XXI/2024.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 03 Juni 2024
Saat Hasto PDIP Duduk Berdampingan dengan Rocky Gerung hingga Novel Baswedan
Indonesia
Novel Baswedan Harap Nawawi Pomolango Bisa Perbaiki KPK
Posisi Nawawi di pucuk pimpinan KPK memunculkan harapan baru.
Zulfikar Sy - Selasa, 28 November 2023
Novel Baswedan Harap Nawawi Pomolango Bisa Perbaiki KPK
Indonesia
Abraham Samad Cs Gunduli Rambut Bentuk Rasa Syukur Firli Tersangka
Menurut Samad, aksi cukur rambut juga menjadi simbol bahwa KPK harus dibersihkan dari sesuatu yang kotor.
Andika Pratama - Kamis, 23 November 2023
Abraham Samad Cs Gunduli Rambut Bentuk Rasa Syukur Firli Tersangka
Indonesia
Novel Baswedan Sebut Firli Bahuri Berpotensi Melarikan Diri
"Besar kemungkinan Firli akan melarikan diri. Penyidik mestinya pertimbangkan untuk dilakukan upaya paksa atau penangkapan agar kasusnya bisa segera tuntas," kata Novel
Andika Pratama - Senin, 23 Oktober 2023
Novel Baswedan Sebut Firli Bahuri Berpotensi Melarikan Diri
Indonesia
Selain SYL, Ada Kepala Daerah Diduga Jadi Korban Pemerasan Oknum KPK
Novel Baswedan memperoleh informasi terkait kepala daerah yang juga menjadi korban dugaan pemerasan oknum di lembaga antirasuah.
Zulfikar Sy - Minggu, 15 Oktober 2023
Selain SYL, Ada Kepala Daerah Diduga Jadi Korban Pemerasan Oknum KPK
Indonesia
Penangkapan SYL Disebut Upaya Ketua KPK Tutupi Dugaan Pemerasan
Polda Metro Jaya tengah menyidik kasus dugaan pemerasan oleh pimpinan KPK terkait dengan penanganan kasus dugaan korupsi Kementan.
Zulfikar Sy - Jumat, 13 Oktober 2023
Penangkapan SYL Disebut Upaya Ketua KPK Tutupi Dugaan Pemerasan
Bagikan