Pengadaan Jilbab Polri Habiskan Dana Rp600 Juta
Polwan Berjilbab (Foto: Humas Mabes Polri)
MerahPutih Nasional - Kepala Bagian Penerangan Umum (Kabagpenum) Mabes Polri Komisaris Besar Rikwanto mengungkap dana pengadaan jilbab Polri mencapai Rp600 juta. Dana ini bersumber dari dana pemerintah untuk pengadaan barang. (Baca: Wakapolri: Peran Humas Polri Semakin Penting)
"Kerudung itu tidak hanya menutup kepala terus selesai. Kalau kerudung roknya enggak diperbaiki sama saja. Biar gerakannya cepat," kata Rikwanto kepada Merahputih.com di Mabes Polri, Jakarta, Jumat (27/3).
Rikwanto menjelaskan, setiap polisi wanita (polisi wanita) akan mendapat dua jilbab. Untuk merealisasikan jilbab Polwan ini, imbuh Rikwanto, membutuhkan waktu yang cukup lama. (Baca: Ketok Aturan Polwan Berhijab, Netizen Puji Polri)
Keputusan penggunaan jilbab Polri awalnya akan diresmikan di masa awal kepemimpinan Sutarman, 2013. Surat keputusan akhirnya baru diresmikan kemarin, Rabu (25/3). Keputusan ini tertuang dalam surat Keputusan Kapolri Nomor 245/III/2015 tanggal 25 Maret 2015, tentang perubahan atas sebagian surat keputusan Kapolri Nopol: SKEP/702/X/2005 tanggal 30 September 2006 tentang penyebutan pakaian dinas seragam Polri dan PNS Polri. (mad)
Bagikan
Fredy Wansyah
Berita Terkait
Mutasi 85 Perwira Polri, Pengamat Ingatkan Jangan Sekadar Formalitas
Kasus Penghasutan Bakar Mabes Polri, Laras Faizati Divonis Masa Percobaan 6 Bulan
Hasutan Pembakaran Mabes Polri, Laras Faizati Divonis 6 Bulan Percobaan
Polri Pastikan Layanan 110 Bisa Diakses Seluruh Warga Indonesia Tanpa Biaya
6 Orang Polisi Jadi Tersangka Pengeroyokan Diduga 'Mata Elang' di Kalibata Jakarta
Apel Kasatwil 2025 Digelar 3 Hari, Lebih dari 600 Pejabat Kepolisian Hadir di Mako Brimob
Mabes Polri Respons Putusan MK, Atur Ulang Penugasan Anggota ke Jabatan Sipil
MK Putuskan Polisi Aktif Dilarang Jabat di Luar Institusi, Mabes: Itu Berdasar Permintaan
Prabowo Ikut Musnahkan Barang Bukti Narkoba, Pengamat: Bandar Mulai Ketar-ketir
Momen Presiden Prabowo Subianto Pimpin Pemusnahan Narkoba 214,84 Ton di Jakarta