Penembakan Terencana di Birmingham, AS, Tewaskan 4 Orang
Penembakan di Birmingham tewaskan 4 orang.(Foto: pexels-byron-sullivan)
MERAHPUTIH.COM - PENEMBAKAN terencana yang menargetkan seseorang di Birmingham, Negara Bagian Alabama, AS, malah menewaskan empat. Korban tewas serta 17 korban luka ialah mereka yang tak sengaja terjebak dalam baku tembak.
Aksi yang diyakini polisi sebagai penembakan berencana yang menargetkan satu orang itu terjadi sekitar tengah malam di distrik hiburan Five Points South nan ramai. Beberapa pelaku tiba di lokasi, keluar dari kendaraan mereka, dan mulai melancarkan tembakan. Para pelaku kemudian melarikan diri. Demikian pernyataan Kepala Polisi Birmingham Scott Thurmond dalam konferensi pers pada Minggu (23/9), dikutip Birmingham Times, seperti dilansir ANTARA.
Polisi percaya para penembak dibayar untuk membunuh target tertentu, tapi korban lain terjebak dalam baku tembak. "Seseorang bersedia memberi uang untuk membunuh orang tersebut," kata Thurmond.
Departemen Kepolisian Birmingham bekerja sama dengan FBI dan lembaga penegak hukum lainnya sedang menyelidiki penembakan tersebut. Hingga kini, pihak berwenang belum mengidentifikasi atau menangkap tersangka. Mereka meminta masyarakat yang memiliki informasi untuk melapor.
Baca juga:
Dalam siaran pers, polisi menyebut para penembak mungkin menggunakan perangkat konversi senapan mesin ilegal, yang mengubah senjata semiotomatis menjadi senjata otomatis penuh. Hal itu memungkinkan tembakan terus-menerus hanya dengan satu kali tarikan pelatuk.
Penggunaan perangkat semacam itu, yang diklasifikasikan sebagai senapan mesin ilegal oleh Biro Alkohol, Tembakau, Senjata Api, dan Bahan Peledak (ATF), telah menjadi perhatian yang semakin meningkat di wilayah tersebut.
Wali Kota Birmingham Randall Woodfin mengecam meningkatnya kekerasan senjata api, menyebutnya sebagai ‘epidemi’.(*)
Baca juga:
Terjadi Penembakan Massal di Mississippi AS, 3 Tewas Belasan Luka-Luka
Bagikan
Berita Terkait
Demo Bela Venezuela di Depan Kedubes AS, Perhimpunan Ojol Sebut Amerika tak lagi Jadi Acuan Demokrasi
Unggahan di Truth Social, Trump Mengklaim Sebagai Presiden Sementara Venezuela
AS Siapkan Rencana Aneksasi, Pasukan NATO Bakal Ditempatkan di Greenland
Senat AS Loloskan Resolusi Kewenangan Perang, Tolak Ancaman Militer Donald Trump terhadap Venezuela
Presiden AS Donald Trump akan Bertemu Pemimpin Oposisi Venezuela Maria Corina Machado, meski Ogah Bekerja Sama
Presiden Donald Trump Tarik Keikutsertaan Amerika Serikat dari Puluhan Organisasi Internasional, Sebut tak Melayani Kepentingan Negaranya
Gedung Putih Tegas akan Dikte Keputusan dan Penjualan Minyak Venezuela
Menlu: AS Ingin Beli Greenland Bukan Menginvasi
Culik Nicolas Maduro, Presiden AS Donald Trump Klaim Venezuela akan Serahkan 50 Juta Barel Minyak kepada AS
AS Akan Kontrol Penjualan 50 Juta Barel Minyak Venezuela, Larang Kerjasama Dengan China