Kesehatan

Penelitian Terbaru: Golongan Darah A Kemungkinan Lebih Rentan Tertular Corona

Ananda Dimas PrasetyaAnanda Dimas Prasetya - Rabu, 18 Maret 2020
Penelitian Terbaru: Golongan Darah A Kemungkinan Lebih Rentan Tertular Corona

Golongan darah A rentan virus Corona dibanding O (Foto: Pixabay/jarmoluk)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

SETELAH status COVID-19 dinyatakan sebagai pandemi oleh World Health Organization (WHO), ilmuwan dari berbagai negara melakukan beragam penelitian terkait penyebarannya. Termasuk di negara tempat kasus virus Corona pertama kali ditemukan, Tiongkok.

Baca juga:

Vaksin Corona Sudah Ada, Seperti Apa Khasiatnya?

Menurut sebuah studi pendahuluan baru yang dilakukan di Tiongkok, orang dengan golongan darah A mungkin lebih rentan terhadap virus Corona, sedangkan mereka yang memiliki darah tipe O bisa lebih resistan. Dilansir dari laman thestar, peneliti medis di Tiongkok mengambil pola golongan darah lebih dari 2.000 pasien yang terinfeksi virus di Wuhan dan Shenzhen, lalu membandingkannya dengan populasi sehat setempat.

Para peneliti yang tergabung dalam tim menemukan bahwa pasien golongan darah A menunjukkan tingkat infeksi yang lebih tinggi dan mereka cenderung mengalami gejala yang lebih parah. Sedangkan, golongan darah O memiliki risiko yang secara signifikan lebih rendah untuk penyakit menular dibandingkan dengan golongan darah non-O.

Penelitian Terbaru: Golongan Darah A Kemungkinan Lebih Rentan Tertular Corona
Para peneliti menguji dengan mengambil pola golongan darah (Foto: Twitter/@ChinaScience)

"Orang-orang dari golongan darah A mungkin perlu memperkuat perlindungan pribadi untuk mengurangi kemungkinan infeksi," tulis para peneliti di Center for Evidence-Based dan Medicine Translational yang berbasis di Wuhan.

Namun, tim yang dipimpin oleh Wang Xinghuan menyatakan bahwa studi ini baru penemuan 'awal', dan masih dikembangkan untuk temuan yang konkret. Tim peneliti mendesak pemerintah dan fasilitas medis untuk mempertimbangkan perbedaan golongan darah ketika merencanakan langkah-langkah mitigasi atau merawat pasien dengan virus.

Baca juga:

Pandemi Corona, Mengapa 'Social Distancing' Perlu Dilakukan?

Penelitian Terbaru: Golongan Darah A Kemungkinan Lebih Rentan Tertular Corona
Golongan darah A memiliki persentase kematian 61% lebih tinggi dibanding O (Foto: Unsplash/hikendal)

Studi ini juga memeriksa 206 pasien yang meninggal akibat virus Corona. Sebanyak 85 korban memiliki golongan darah A, sedangkan 52 korban memiliki golongan darah O. Golongan darah A memiliki persentase kematian 61% lebih tinggi dari golongan darah O.

Melansir laman nypost, para ilmuwan yang tidak terlibat dengan penelitian ini mengatakan kepada South China Morning Post bahwa ukuran sampel yang jauh lebih besar diperlukan untuk memandu praktik medis.

Jika golongan darah kamu tipe A, tidak perlu panik, itu tidak berarti kamu akan terinfeksi 100%. Dan jika kamu tipe O, itu tidak berarti kamu benar-benar aman juga. Mencuci tangan dan mengikuti panduan yang dikeluarkan oleh pihak berwenang perlu diterapkan. (Arb)

Baca juga:

Teladan! Ini Alasan Pemulihan Corona di Korea Selatan Berlangsung Cepat

#Virus Corona #Pasien Corona #Penyakit Corona #Virus #Penyebaran Virus
Bagikan
Ditulis Oleh

Ananda Dimas Prasetya

nowhereman.. cause every second is a lesson for you to learn to be free.

Berita Terkait

Indonesia
Ancaman Super Flu Intai Sekolah, DPR Minta Protokol Kesehatan Diterapkan Kembali
Ancaman super flu kini mengintai sekolah. DPR pun meminta protokol kesehatan diterapkan kembali di lingkungan sekolah.
Soffi Amira - Sabtu, 10 Januari 2026
Ancaman Super Flu Intai Sekolah, DPR Minta Protokol Kesehatan Diterapkan Kembali
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Penularan Virus Super Flu Dinilai Lebih Cepat dan Berbahaya dari COVID-19
Penularan virus Super Flu dinilai lebih cepat dan berbahaya dibanding COVID-19. Lalu, apakah informasi ini benar?
Soffi Amira - Sabtu, 10 Januari 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Penularan Virus Super Flu Dinilai Lebih Cepat dan Berbahaya dari COVID-19
Indonesia
Dinkes DKI Jakarta Minta Warga Tak Panik Terkait Virus Super Flu, Tapi Tetap Waspada
Dinkes DKI Jakarta memastikan belum ditemukan kasus Super Flu Influenza A subclade K. Masyarakat diminta tetap waspada tanpa panik.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 08 Januari 2026
Dinkes DKI Jakarta Minta Warga Tak Panik Terkait Virus Super Flu, Tapi Tetap Waspada
Indonesia
DPR Soroti Ancaman Superflu, Pemerintah Diminta Bertindak Tanpa Tunggu Lonjakan Kasus
Anggota Komisi IX DPR RI meminta pemerintah gencarkan sosialisasi penggunaan masker dan perkuat kesiapan faskes untuk mencegah penularan superflu di Indonesia.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 06 Januari 2026
DPR Soroti Ancaman Superflu, Pemerintah Diminta Bertindak Tanpa Tunggu Lonjakan Kasus
Indonesia
Ribuan Warga Terkena Ispa Akibat Pembakaran Lapak Limbah Ilegal, Virus dan Bakteri Dapat Menular
Aktivitas itu menuai keluhan masyarakat lantaran asap pembakaran mengganggu kenyamanan warga sekitar.
Alwan Ridha Ramdani - Minggu, 05 Oktober 2025
Ribuan Warga Terkena Ispa Akibat Pembakaran Lapak Limbah Ilegal, Virus dan Bakteri Dapat Menular
Dunia
Ilmuwan China Temukan Virus Corona Kelelawar Baru yang Sama dengan COVID-19, Disebut Dapat Menular ke Manusia Lewat
Virus baru ini berasal dari subgenus merbecovirus, yang juga termasuk virus penyebab Middle East Respiratory Syndrome (MERS).
Dwi Astarini - Jumat, 21 Februari 2025
 Ilmuwan China Temukan Virus Corona Kelelawar Baru yang Sama dengan COVID-19, Disebut Dapat Menular ke Manusia Lewat
Indonesia
Kaspersky Blokir Lebih 36 Juta Ancaman Siber Lokal di Indonesia
Angka ini menurun 29,44 persen dibandingkan dengan periode yang sama tahun 2023, ketika jumlah insiden lokal yang terdeteksi mencapai 51.261.542.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 18 Februari 2025
Kaspersky Blokir Lebih 36 Juta Ancaman Siber Lokal di Indonesia
Indonesia
DPRD DKI Minta Dinkes Tak Remehkan Virus HMPV, Takut seperti COVID-19
DPRD DKI meminta Dinkes untuk tidak meremehkan virus HMPV. Hal itu ditakutkan seperti wabah COVID-19.
Soffi Amira - Senin, 13 Januari 2025
DPRD DKI Minta Dinkes Tak Remehkan Virus HMPV, Takut seperti COVID-19
Indonesia
IDI: Anak-Anak di Bawah 14 Tahun Rentan Terinfeksi Virus HMPV
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes RI) melalui keterangan tertulisnya, telah menemukan infeksi Virus HMPV menyerang anak-anak di Indonesia.
Wisnu Cipto - Rabu, 08 Januari 2025
IDI: Anak-Anak di Bawah 14 Tahun Rentan Terinfeksi Virus HMPV
Indonesia
Kasus HMPV Masuk ke Indonesia, Menkes Imbau Tak Usah Panik
Kasus HMPV masuk ke Indonesia, Menkes Budi Gunawan pun mengimbau masyarakat tak perlu panik.
Soffi Amira - Rabu, 08 Januari 2025
Kasus HMPV Masuk ke Indonesia, Menkes Imbau Tak Usah Panik
Bagikan