Peneliti Ungkap Efek Menjanjikan Kayu Manis Redakan Migrain Kronis

Dwi AstariniDwi Astarini - Kamis, 27 Maret 2025
Peneliti Ungkap Efek Menjanjikan Kayu Manis Redakan Migrain Kronis

Kayu manis disebut berpotensi redakan migrain kronis.(foto:pexels-ngo-tr-ng-an)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MERAHPUTIH.COM - KAYU manis, salah satu dari tiga rempah utama dunia, menjajikan dalam meredakan gejala migrain kronis. Demikian terungkap dalam sebuah studi terbaru.

Profesor Kwon Seung-won dan Lee Han-gyul dari Stroke and Neurological Disorders Center di Kyung Hee University Korean Medicine Hospital mengungkapkan, pada Senin (24/3), mereka telah mengonfirmasi efek positif kayu manis pada gejala migrain yang sulit diobati. Migrain kronis merujuk pada sakit kepala yang terus-menerus dan semakin parah seiring waktu.

Para peneliti merawat seorang pria berusia 73 tahun yang tidak mengalami perbaikan meskipun telah mengonsumsi obat migrain selama tiga tahun setelah didiagnosis. Ia diberi resep obat herbal yang mengandung kayu manis. Gejala yang ia alami kemudian dievaluasi menggunakan Numerical Rating Scale (NRS) untuk rasa sakit.

Skor NRS pasien (dalam skala 10 poin) dan frekuensi sakit kepala (empat kali per minggu) secara bertahap menurun tergantung pada berapa hari ia mengonsumsi pengobatan herbal. Pada hari ke-42, skor NRS-nya turun menjadi 5 dan frekuensinya menjadi sekali seminggu. Hal itu cukup baginya untuk menghentikan pengobatan migrain sebelumnya. Pada hari ke-146, skor NRS-nya menjadi 2, dan sakit kepala hanya terjadi nol hingga satu kali per minggu, menunjukkan hampir sembuh total.

Baca juga:

Minum Kopi dengan Kayu Manis Tenyata Dapat Bantu Jaga Kesehatan Otak



"Migrain dan bentuk nyeri saraf lainnya semakin diyakini terkait dengan peradangan," kata Han-gyul, dikutip The Korea Times.

"Studi kami menunjukkan kayu manis memainkan peran kunci dalam meredakan gejala migrain dengan menghambat produksi sitokin peradangan,” imbuhnya.

Studi sebelumnya juga menunjukkan kayu manis membantu mengurangi peradangan, melindungi sel-sel dari kerusakan, dan meningkatkan kekebalan tubuh.(dwi)

Baca juga:

Baiknya Kayu Manis untuk Tubuh

#Kesehatan #Kuliner #Kayu Manis #Manfaat Kayu Manis
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Dwi Astarini

Editor, jurnalis, dan profesional komunikasi bilingual (Indonesia–Inggris) dengan pengalaman lebih dari 15 tahun di industri media, jurnalistik, dan pengembangan konten. Telah bekerja di berbagai media nasional dan proyek editorial, membantu menghasilkan, menyunting, serta mengelola konten yang informatif, akurat, dan relevan bagi publik. Lulusan Sastra Inggris Universitas Udayana yang kini berfokus pada penyuntingan berita dan feature, pengembangan narasi, serta memastikan setiap konten memenuhi standar jurnalistik yang tinggi. Perjalanan karier meliputi hampir satu dekade di Media Indonesia dan terlibat sebagai editor freelance untuk berbagai publikasi, termasuk proyek buku foto jurnalistik bersama Galeri Foto Jurnalistik ANTARA (GFJA).
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Presiden Prabowo Perintahkan Persingkat Antrean Layanan BPJS
Selain itu tidak boleh ada lagi diskriminasi pelayanan antara peserta BPJS Kesehatan dan pasien non-BPJS.
Dwi Astarini - Selasa, 29 September 2026
Presiden Prabowo Perintahkan Persingkat Antrean Layanan BPJS
Indonesia
Program Ambulans Udara Mulai Diujicobakan Pakai Helikopter
Pemerintah telah melakukan uji coba melalui latihan evakuasi medis menggunakan helikopter di Kabupaten Pesisir Barat, Lampung.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 28 September 2026
Program Ambulans Udara Mulai Diujicobakan Pakai Helikopter
Tekno
Risiko Jantung Mengintai di Balik Maraknya Fenomena 'Mendadak Atlet'
Tren olahraga ekstrem seperti lari dan Hyrox kian marak, namun fenomena mendadak atlet tanpa cek kesehatan justru memicu risiko fatal henti jantung!
Wisnu Cipto - Jumat, 25 September 2026
Risiko Jantung Mengintai di Balik Maraknya Fenomena 'Mendadak Atlet'
Kuliner
Belajar Trik Makan Mi Instan Sehat ala Gen Z Korea, Dobel Manfaat sebagai Pereda Pengar
Mi instan sebagian besar terdiri dari karbohidrat olahan, tapi rendah serat.
Dwi Astarini - Rabu, 23 September 2026
Belajar Trik Makan Mi Instan Sehat ala Gen Z Korea, Dobel Manfaat sebagai Pereda Pengar
Olahraga
Joanna Wietrzyk Alami Inkontinensia Feses di Tengah Lomba HYROX, Tetap Finis dan Jadi Juara
Atlet HYROX asal Australia Joanna Wietrzyk mengalami inkontinensia feses saat lomba di Beijing, tetapi tetap bertanding hingga keluar sebagai juara.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 17 September 2026
Joanna Wietrzyk Alami Inkontinensia Feses di Tengah Lomba HYROX, Tetap Finis dan Jadi Juara
Kuliner
Gandeng G-DRAGON, McDonald's Hadirkan Menu Gochujang Butter di 13 Negara Asia
Menu gojuchang butter akan diluncurkan secara bertahap di negara-negara yang berpartisipasi mulai 17 September.
Dwi Astarini - Selasa, 15 September 2026
  Gandeng G-DRAGON, McDonald's  Hadirkan Menu Gochujang Butter di 13 Negara Asia
Kuliner
Gelombang Panas di Prancis Bikin Sampanye Lebih Memabukkan
Penaikan kadar alkohol itu terkait dengan gelombang panas ekstrem yang melanda musim panas tahun ini.
Dwi Astarini - Selasa, 15 September 2026
 Gelombang Panas di Prancis Bikin Sampanye Lebih Memabukkan
Dunia
Rekor Baru Jepang! Warga Berusia 100 Tahun Tembus 100 Ribu, 87,6% Perempuan
umlah lansia berusia 100 tahun ke atas di Jepang tembus 107.677 orang per September 2026. Sebanyak 87,6% di antaranya adalah wanita. Simak data lengkapnya!
Wisnu Cipto - Selasa, 15 September 2026
Rekor Baru Jepang! Warga Berusia 100 Tahun Tembus 100 Ribu, 87,6% Perempuan
Indonesia
Menkes Butuh USD 27 Miliar Buat Meningkatan Usia Harapan Hidup Jadi 76 Tahun
Untuk memenuhi itu, katanya, pihaknya pun berupaya membangun kepercayaan dari para mitra global dan filantropis.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 15 September 2026
Menkes Butuh USD 27 Miliar Buat Meningkatan Usia Harapan Hidup Jadi 76 Tahun
Indonesia
Pemerintah Klaim Program CKG Telah Jangkau 130 Juta Jiwa
Program ini difokuskan untuk memperkuat deteksi dini penyakit sekaligus meningkatkan kualitas hidup masyarakat Indonesia.
Dwi Astarini - Sabtu, 12 September 2026
Pemerintah Klaim Program CKG Telah Jangkau 130 Juta Jiwa
Bagikan