Peneliti Temukan Spesies Baru Ikan Siprinid di China Selatan

Dwi AstariniDwi Astarini - Selasa, 01 Oktober 2024
Peneliti Temukan Spesies Baru Ikan Siprinid di China Selatan

Foto yang diambil pada September 2024 menunjukkan 'Opsariichthys rubriventris', spesies ikan cyprinid baru, di Kabupaten Huidong, Kota Huizhou, Provinsi Guangdong, China Selatan.(Foto: ANTARA/Xinhua)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MERAHPUTIH.COM - SPESIES baru ikan siprinid ditemukan di Kota Huizhou, Provinsi Guangdong, China Selatan. Para peneliti memberi nama ikan temuan baru ini dengan Opsariichthys rubriventris. Temuan ini dipublikasikan dalam jurnal internasional Diversity.

Seperti dilansir ANTARA, Opsariichthys rubriventris dideskripsikan sebagai spesies endemik unik Guangdong. Ikan ini mendiami bagian hulu sungai di daerah aliran Sungai Mutiara.

Spesies baru ini dapat dibedakan dari kerabatnya lewat beberapa karakteristik, termasuk 13 hingga 14 sisik predorsal, rahang bawah yang menonjol sedikit melebihi rahang atas, dan pipi yang memiliki dua baris tubercle memanjang. Ikan jantan dewasa menunjukkan warna oranye kemerahan pada rahang bawah, perut, sirip dada, dan tepi anterior sirip analnya.

Baca juga:

Konservasi Tembok Besar, China Galang Dana Publik



Salah seorang satu penulis makalah Zhou Jiajun mengungkapkan penemuan ini sangat penting untuk memahami evolusi genus Opsariichthys dan untuk melindungi keanekaragaman ikan di aliran Sungai Mutiara.

Menurut Zhou, spesies ini memiliki lingkup persebaran yang sempit dan skala populasi yang kecil. Dengan warna yang cerah dan nilai hias yang tinggi, ikan ini menjadi buruan dalam perdagangan ikan hias. Namun, beberapa habitat menjadi sulit ditemukan karena penangkapan ikan yang berlebihan. Hal itu menyoroti perlunya peningkatan perhatian dan perlindungan.(*)

Baca juga:

2 Panda China Pulang Kampung, Tinggalkan Finlandia

#Sains
Bagikan
Ditulis Oleh

Dwi Astarini

Love to read, enjoy writing, and so in to music.

Berita Terkait

Fun
Water Turbine Project: Inisiatif Pendidikan Seni Museum MACAN untuk Isu Air dan Lingkungan
Museum MACAN meluncurkan Water Turbine Project, program pendidikan seni kolaborasi dengan Grundfos Indonesia. Angkat isu air, lingkungan, dan keberlanjutan.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 18 Desember 2025
Water Turbine Project: Inisiatif Pendidikan Seni Museum MACAN untuk Isu Air dan Lingkungan
Lifestyle
Ribuan Jejak Kaki Dinosaurus Ditemukan di Pegunungan Italia, Polanya Rapi bahkan Membentuk Pertahanan
Jejak-jejak yang sebagian berdiameter hingga 40 sentimeter itu tersusun sejajar dalam barisan paralel.
Dwi Astarini - Rabu, 17 Desember 2025
Ribuan Jejak Kaki Dinosaurus Ditemukan di Pegunungan Italia, Polanya Rapi bahkan Membentuk Pertahanan
Indonesia
Temui Jokowi di Solo, Dato Tahir Bocorkan Tanggal Peresmian Museum Sains dan Teknologi
Founder dan Chairman Mayapada Group, Dato Sri Tahir, menemui Jokowi di Solo. Ia mengatakan, Museum Sains dan Teknologi diresmikan Maret 2026.
Soffi Amira - Jumat, 12 Desember 2025
Temui Jokowi di Solo, Dato Tahir Bocorkan Tanggal Peresmian Museum Sains dan Teknologi
ShowBiz
Studi Terbaru Ungkap Popularitas Berpotensi Turunkan Harapan Hidup Musisi, Gaya Hidup dan Kesibukan Tur Jadi Faktornya
Studi yang dipublikasikan di Journal of Epidemiology & Community Health ini menyebut popularitas mempersingkat usia hingga 4,6 tahun.
Dwi Astarini - Jumat, 28 November 2025
 Studi Terbaru Ungkap Popularitas Berpotensi Turunkan Harapan Hidup Musisi, Gaya Hidup dan Kesibukan Tur Jadi Faktornya
Indonesia
Sepakat Kerja Sama di Bidang Ekonomi dan Sains, Presiden Brasil Harap Bisa Untungkan 2 Negara
Brasil dan Indonesia sepakat bekerja sama di bidang ekonomi dan sains. Presiden Brasil, Luiz Inacio Lula da Silva, berharap kerja sama ini bisa menguntungkan dua negara.
Soffi Amira - Kamis, 23 Oktober 2025
Sepakat Kerja Sama di Bidang Ekonomi dan Sains, Presiden Brasil Harap Bisa Untungkan 2 Negara
Dunia
Ilmuwan Peneliti Material Baru Terima Hadiah Nobel Kimia, Temuannya Dapat Bantu Selamatkan Planet
Penemuan mereka berpotensi mengatasi beberapa masalah terbesar di planet ini, termasuk menangkap karbon dioksida untuk membantu mengatasi perubahan iklim dan mengurangi polusi plastik melalui pendekatan kimia.
Dwi Astarini - Jumat, 10 Oktober 2025
 Ilmuwan Peneliti Material Baru Terima Hadiah Nobel Kimia, Temuannya Dapat Bantu Selamatkan Planet
Dunia
Tiga Ilmuwan Raih Hadiah Nobel Fisika, Berjasa dalam Komputasi Kuantum
Membuka jalan bagi lahirnya generasi baru komputer superkuat.
Dwi Astarini - Rabu, 08 Oktober 2025
Tiga Ilmuwan Raih Hadiah Nobel Fisika, Berjasa dalam Komputasi Kuantum
Lifestyle
Kayak Manusia, Kucing Juga Bisa Kena Demensia
Temuan ini akan membantu ilmuwan mencari pengobatan baru bagi manusia.
Dwi Astarini - Jumat, 15 Agustus 2025
Kayak Manusia, Kucing Juga Bisa Kena Demensia
Lifestyle
Populasi Serangga Terancam Alterasi Pola El Nino yang Dipicu Perubahan Iklim
Artropoda disebut menjadi sumber makanan penting bagi burung dan hewan yang lebih besar.??
Dwi Astarini - Kamis, 07 Agustus 2025
Populasi Serangga Terancam Alterasi Pola El Nino yang Dipicu Perubahan Iklim
Dunia
Arkeolog Temukan Bukti Penyintas Letusan Gunung Vesuvius Kembali Tinggal di Reruntuhan Pompeii
Pompeii setelah tahun 79 muncul kembali, bukan sebagai kota, melainkan sebagai kumpulan bangunan yang rapuh dan suram, semacam kamp.
Dwi Astarini - Kamis, 07 Agustus 2025
Arkeolog Temukan Bukti Penyintas Letusan Gunung Vesuvius Kembali Tinggal di Reruntuhan Pompeii
Bagikan