Pencairan BST Kemensos di Solo, Ditemukan Data Ganda dan Warga Mampu Dapat Rp600 Ribu

Zulfikar SyZulfikar Sy - Minggu, 17 Mei 2020
Pencairan BST Kemensos di Solo, Ditemukan Data Ganda dan Warga Mampu Dapat Rp600 Ribu

Warga kurang mampu di Solo, Jawa Tengah mendapatkan Bantuan Langsung Tunai (BLT) dari Kemensos, Jumat (15/5). (MP/Ismail)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Penyaluran Bantuan Sosial Tunai (BST) COVID-19 dari Kementerian Sosial (Kemensos) tahap pertama di Solo, Jawa Tengah ditemukan adanya data penerima yang tidak sesuai. Data tersebut ditemukan saat proses pencairan dana BST senilai Rp600.000 per KK di PT Pos Indonesia lewat kantor kelurahan masing-masing.

Wali Kota Solo FX Hadi Rudyatmo mengatakan, dalam proses pencairan dana BST, masih ditemukan data ganda serta data yang tak tepat sasaran. Data ganda yang dimaksud adalah warga kurang mampu yang sudah menerima bantuan dari Pemkot, Pemprov Jawa Tegah ataupun Program Keluarga Harapan (PKH), dan Bantuan Pangan Non-Tunai (BPNT).

Baca Juga:

Rawan Pencurian, Gibran Ronda Malam Keliling Kampung Pukul Kentungan

"Ada beberapa temuan data ganda. Warga tersebut mendapat undangan pencairan BST di PT Pos Indonesia meskipun juga merupakan penerima program bantuan lain. Kami coret akhirnya," kata dia.

Rudy mengatakan ada juga warga dengan kesadaran diri mengembalilan uang BST Rp600.000 ke Dinas Sosial (Dinsos). Selain itu, juga ada warga yang sudah mampu, tetapi mendapatkan BST.

"Dana BST akhirnya dikembalikan. Ini jadi bahan evaluai pada pencairan BST tahap kedua bulan Juni mendatang," kata Rudy.

 Warga kurang mampu di Solo, Jawa Tengah mendapatkan Bantuan Langsung Tunai (BLT) dari Kemensos, Jumat (15/5). (MP/Ismail)
Warga kurang mampu di Solo, Jawa Tengah mendapatkan Bantuan Langsung Tunai (BLT) dari Kemensos, Jumat (15/5). (MP/Ismail)

Kepala Dinsos Kota Solo Tamso mengungkapkan, ada sebanyak 44.127 KK yang diusulkan dapat BST COVID-19. Dari banyaknya penerima itu, baru 34.000 yang mendapatkan undangan pencairan tahap pertama.

"Pencairan dilakukan bertahap. Undangan dicetak oleh kantor pos. Kami mendistribusikan ke warga lewat kelurahan," katanya.

Baca Juga:

Anies Serukan Mudik Secara Virtual

Ia menambahkan, dalam memastikan agar tidak ada data yang tak sesuai, tiap kelurahan membentuk Pokja Data. Mereka bertugas memverifikasi data dan menyesuaikan dengan kondisi lapangan.

"Pokja ini yang bekerja untuk memastikan bantuan BST benar-benar tepat sasaran. Kami ajak warga peran aktif melaporkan jika ada bantuan salah sasaran," tutup dia. (Ism)

Baca Juga:

Solo Zoo Galang Donasi untuk Beli Pakan Hewan Terancam Kelaparan, 17 Ribu Tiket Terjual

#Kota Solo #Virus Corona
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Solo Makin Jauh Dari Kota Paling Toleran, Wali Kota Siapkan Berbagai Festival
Pihaknya optimis dengan upaya-upaya ini dapat memperkuat citra Kota Solo sebagai daerah yang menjunjung tinggi keberagaman dan kerukunan antar umat beragama.
Alwan Ridha Ramdani - Sabtu, 25 April 2026
Solo Makin Jauh Dari Kota Paling Toleran, Wali Kota Siapkan Berbagai Festival
Indonesia
Motif di Balik Apel ASN Solo Hari Pertama Masuk Kerja Usai Lebaran Depan Gunungan Sampah
Lokasi apel yang tidak biasa ini dipilih sebagai simbol bahwa persoalan sampah di Kota Surakarta adalah tantangan nyata yang harus ditangani serius.
Wisnu Cipto - Kamis, 26 Maret 2026
Motif di Balik Apel ASN Solo Hari Pertama Masuk Kerja Usai Lebaran Depan Gunungan Sampah
Indonesia
Dana Transfer Daerah Dipangkas Rp 218 Miliar, Pemkot Solo Lakukan Rasionalisasi APBD 2026
Sekda Kota Solo tegaskan pemotongan TKD bersifat sementara dan akan disesuaikan kembali mengikuti perkembangan ekonomi nasional.
Ananda Dimas Prasetya - Minggu, 19 Oktober 2025
Dana Transfer Daerah Dipangkas Rp 218 Miliar, Pemkot Solo Lakukan Rasionalisasi APBD 2026
Indonesia
UEA Resmi Hibahkan RS Kardiologi Emirates-Indonesia Senilai Rp 417,3 Miliar ke Pemkot Solo
RS Kardiologi dibangun menggunakan dana hibah UEA nilai mencapai Rp 417,3 miliar atau setara USD 25 juta saat pemerintahan Walkot Solo Gibran Rakabuming Raka.
Frengky Aruan - Selasa, 30 September 2025
UEA Resmi Hibahkan RS Kardiologi Emirates-Indonesia Senilai Rp 417,3 Miliar ke Pemkot Solo
Indonesia
Rudy Jabat Plt DPD PDIP Jateng, Teguh Gantikan Jadi Ketua PDIP Solo
“Dalam rapat yang digelar Jumat malam dihadiri anggota dewan, Pengurus DPC dan PAC, saya dipilih menjadi Plt Ketua DPC PDIP Kota Solo menggantikan FX Hadi Rudyatmo yang ditunjuk Ketum Megawati Soekarnoputri menjadi Plt Ketua DPD PDIP Jateng,” kata Teguh
Frengky Aruan - Sabtu, 23 Agustus 2025
Rudy Jabat Plt DPD PDIP Jateng, Teguh Gantikan Jadi Ketua PDIP Solo
Indonesia
501 Warga Binaan Rutan Kelas 1 Solo Dapat Remisi
Remisi ini dapat mengurangi angka penghuni di Rutan Kelas 1 Surakarta.
Frengky Aruan - Selasa, 19 Agustus 2025
501 Warga Binaan Rutan Kelas 1 Solo Dapat Remisi
Indonesia
Rumah Kecil Pahlawan Nasional Slamet Riyadi Memprihatinkan, DPRD Solo Ajukan Dana Revitalisasi APBD
Rumah kecil Slamet Riyadi terakhir direhab tahun 1937.
Frengky Aruan - Senin, 18 Agustus 2025
Rumah Kecil Pahlawan Nasional Slamet Riyadi Memprihatinkan, DPRD Solo Ajukan Dana Revitalisasi APBD
Indonesia
SDN Masih Kurang Siswa, DPRD Solo Pertanyakan Rekrutmen Siswa Sekolah Rakyat Jenjang SD
Ketua Komisi IV DPRD Kota Solo, Sugeng Riyanto mengatakan sampai saat ini mendapatkan penjelasan resmi terkait mekanisme seleksi, rekrutmen siswa, kurikulum, hingga dampak terhadap keberadaan SD reguler yang sudah eksis di Kota Solo.
Frengky Aruan - Jumat, 25 Juli 2025
SDN Masih Kurang Siswa, DPRD Solo Pertanyakan Rekrutmen Siswa Sekolah Rakyat Jenjang SD
Indonesia
Terlempar dari Daftar 10 Besar Kota Toleransi, Walkot Solo: Kami Sedang Menyusun Perda
Pemkot Solo akan membuat program supaya Solo masuk lima besar kota paling toleransi di Indonesia.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 30 Mei 2025
Terlempar dari Daftar 10 Besar Kota Toleransi, Walkot Solo: Kami Sedang Menyusun Perda
Indonesia
Demo Hari Buruh Internasional Solo, Massa Soroti Gelombang PHK Massal
Massa mengkritik kebijakan-kebijakan pemerintah di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto yang tidak prorakyat.
Dwi Astarini - Jumat, 02 Mei 2025
Demo Hari Buruh Internasional Solo, Massa Soroti Gelombang PHK Massal
Bagikan